← Beranda
Tak Melulu Deodoran, Ini 5 Cara Alami untuk Mengurangi Bau Badan
Diajeng Gentalia Rifani• Jumat, 18 September 2026 | 04.52 WIB
5 Tips untuk Mengatasi Bau Badan dengan Cepat

JawaPos.com – Bau badan bisa menjadi persoalan yang mengganggu rasa percaya diri, terutama ketika seseorang harus beraktivitas di luar rumah dalam waktu lama.

Bau tersebut umumnya berkaitan dengan keringat yang bercampur dengan bakteri di permukaan kulit. Karena itu, menjaga kebersihan tubuh, memilih pakaian yang tepat, serta memperhatikan sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat membantu mengurangi masalah tersebut.

Selain menggunakan produk penghilang bau badan, beberapa langkah sederhana juga dapat dilakukan di rumah. Namun, bahan alami tidak selalu cocok untuk semua jenis kulit dan penggunaannya tetap perlu dilakukan dengan hati-hati.

Dilansir dari Alodokter dan Halodoc, berikut sejumlah cara yang dapat membantu mengurangi bau badan.

Baca Juga: Ingin Bebas Bau Badan? 7 Kesalahan Ini Sebaiknya Mulai Ditinggalkan

1. Pilih Pakaian yang Memiliki Sirkulasi Udara Baik

Pemilihan pakaian ternyata dapat memengaruhi kenyamanan tubuh ketika berkeringat. Pakaian yang terlalu panas atau tidak memungkinkan udara bersirkulasi dengan baik dapat membuat keringat lebih mudah terperangkap.

Untuk aktivitas sehari-hari, bahan seperti katun dapat menjadi pilihan karena relatif nyaman dan memungkinkan sirkulasi udara. Sementara itu, pakaian khusus olahraga umumnya dirancang menggunakan bahan yang dapat membantu mengelola kelembapan.

Kebersihan pakaian juga tidak kalah penting. Segera ganti pakaian yang sudah basah oleh keringat dan jangan lupa mengganti kaus kaki secara rutin.

Untuk mengurangi bau kaki, gunakan alas kaki yang memungkinkan sirkulasi udara serta pastikan kaki tetap bersih dan kering.

2. Berhati-hati Menggunakan Cuka Sari Apel

Cuka sari apel kerap disebut sebagai salah satu bahan rumahan yang dapat membantu mengurangi bau badan karena memiliki sifat asam dan mengandung senyawa dengan aktivitas antimikroba.

Namun, mengoleskan cuka secara langsung ke kulit tidak selalu aman, terutama bagi orang dengan kulit sensitif. Cairan yang bersifat asam dapat menyebabkan rasa perih atau iritasi.

Jika ingin mencoba bahan ini, jangan gunakan pada kulit yang terluka, mengalami iritasi, atau baru saja dicukur. Hentikan penggunaan apabila muncul rasa terbakar, kemerahan, atau keluhan lain pada kulit.

Untuk mengatasi bau badan, menjaga kebersihan tubuh dan menggunakan produk yang memang diformulasikan untuk kulit biasanya merupakan pilihan yang lebih terukur.

3. Jangan Sembarangan Mengoleskan Lemon

Air perasan lemon juga sering digunakan sebagai bahan alami untuk mengurangi bau badan. Kandungan asamnya dipercaya dapat memengaruhi lingkungan kulit sehingga bakteri penyebab bau lebih sulit berkembang.

Meski begitu, lemon dapat menimbulkan iritasi pada sebagian orang. Mengoleskan perasan lemon pada kulit yang baru dicukur atau mengalami luka bahkan dapat menyebabkan rasa perih.

Karena itu, penggunaan lemon secara langsung pada ketiak sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati. Jika kulit mudah mengalami iritasi, lebih baik menghindari metode ini dan memilih produk perawatan yang memang ditujukan untuk area ketiak.

4. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Apa yang dikonsumsi juga dapat berpengaruh terhadap aroma tubuh pada sebagian orang.

Beberapa jenis makanan dan minuman tertentu, seperti makanan dengan aroma kuat, makanan pedas, atau minuman berkafein, dapat memengaruhi keringat atau membuat tubuh terasa lebih mudah berkeringat pada sebagian orang.

Namun, respons setiap orang berbeda. Karena itu, tidak perlu langsung menghilangkan semua jenis makanan tersebut dari menu harian.

Cara yang lebih sederhana adalah memperhatikan apakah makanan tertentu secara konsisten membuat tubuh lebih mudah berkeringat atau menyebabkan aroma tubuh berubah. Jika iya, konsumsinya dapat dikurangi sambil tetap menjaga pola makan yang seimbang.

5. Hati-Hati Menggunakan Baking Soda

Baking soda juga cukup populer sebagai bahan rumahan untuk mengurangi bau badan. Sifatnya yang dapat membantu menetralkan senyawa asam membuat bahan ini sering digunakan sebagai alternatif penghilang bau.

Namun, baking soda dapat menyebabkan iritasi pada kulit tertentu, khususnya jika digunakan terlalu sering atau dalam konsentrasi yang tidak sesuai.

Karena itu, jangan langsung mengoleskan baking soda dalam jumlah banyak ke ketiak. Jika kulit terasa perih, gatal, kemerahan, atau mengalami iritasi setelah penggunaan, segera hentikan dan bersihkan area tersebut.

Pada dasarnya, mengurangi bau badan tidak hanya bergantung pada satu bahan tertentu. Menjaga kebersihan tubuh, mandi secara teratur, mengeringkan kulit dengan baik, mengganti pakaian setelah berkeringat, dan menggunakan produk yang sesuai dengan kondisi kulit merupakan langkah penting untuk membantu menjaga tubuh tetap segar.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho