← Beranda
Tak Ingin Cepat Loyo di Usia 60-an? Biasakan 5 Hal Ini Setiap Hari
Rabbany WanadrianiSelasa, 15 September 2026 | 21.13 WIB
ilustrasi lansia yang berolahraga. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Memasuki usia 60 tahun bukan berarti seseorang harus berhenti menjalani berbagai aktivitas. Fase ini justru dapat menjadi kesempatan untuk menikmati kehidupan dengan lebih tenang sekaligus tetap menjaga kesehatan tubuh.

Seiring bertambahnya usia, perhatian terhadap kondisi fisik menjadi semakin penting. Kebiasaan sehari-hari yang sederhana dapat membantu mempertahankan energi, mendukung kebugaran, serta menekan berbagai risiko kesehatan yang dapat muncul ketika usia bertambah.

Proses penuaan memang tidak bisa dihindari. Namun, pola hidup yang diterapkan seseorang dapat berpengaruh terhadap bagaimana tubuh menjalani proses tersebut.

Mulai dari mencukupi kebutuhan cairan hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, beberapa rutinitas berikut dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat pada usia 60-an.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Orang yang Tak Punya Keluarga Dekat untuk Bersandar, Ada yang Diam-Diam Kuat

Dilansir dari English Jagran, berikut lima kebiasaan yang dapat diterapkan untuk membantu menjaga tubuh tetap sehat dan aktif di usia 60-an.

1. Pastikan Tubuh Mendapat Cukup Cairan

Mencukupi kebutuhan air merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang penting untuk diperhatikan. Kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi yang ditandai, antara lain, dengan rasa lelah atau sakit kepala.

Asupan cairan yang cukup membantu berbagai fungsi tubuh, termasuk menjaga suhu tubuh, mendukung proses pencernaan, dan membantu tubuh menjalankan proses pembuangan zat sisa.

Karena itu, jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk minum. Selain memperhatikan air putih, konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh juga sebaiknya tidak berlebihan.

2. Luangkan Waktu untuk Bergerak Setiap Hari

Aktivitas fisik tetap dibutuhkan meski usia sudah memasuki 60-an. Tidak harus selalu melakukan olahraga berat, tubuh dapat diajak bergerak melalui aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan.

Melakukan aktivitas sekitar 30 menit secara rutin dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran. Gerakan yang dilakukan secara konsisten juga membantu mempertahankan kekuatan dan fungsi otot.

Yang terpenting, pilih aktivitas yang aman dan nyaman dilakukan secara rutin. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, jenis dan intensitas olahraga sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

3. Jangan Mengorbankan Waktu Tidur

Tidur yang cukup menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat pada segala usia, termasuk ketika memasuki usia 60-an.

Selain memperhatikan durasi tidur, membangun jadwal yang konsisten juga dapat membantu menciptakan pola istirahat yang lebih teratur. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari.

Rutinitas tersebut dapat membantu tubuh memiliki pola istirahat yang lebih teratur sehingga kualitas tidur pun dapat lebih terjaga.

4. Kendalikan Porsi Makan

Memperhatikan apa yang dikonsumsi tidak kalah penting. Pada usia 60-an, pola makan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh tanpa memberikan asupan secara berlebihan.

Makan terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat perut terasa tidak nyaman, kembung, dan tubuh terasa berat untuk beraktivitas.

Karena itu, perhatikan porsi makanan dan usahakan menu sehari-hari tetap beragam agar kebutuhan nutrisi tubuh dapat terpenuhi.

5. Jangan Lewatkan Pemeriksaan Kesehatan

Menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika tubuh mulai merasakan keluhan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting, terutama ketika usia semakin bertambah.

Kunjungan rutin ke dokter dapat membantu memantau kondisi kesehatan dan mendeteksi masalah tertentu lebih awal. Jadwal serta jenis pemeriksaan tentu dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, kondisi kesehatan, riwayat keluarga, dan faktor risiko lainnya.

Dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat dan tetap melakukan pemantauan kesehatan, usia 60-an dapat dijalani dengan lebih aktif dan berkualitas. Yang terpenting, perubahan gaya hidup dilakukan secara realistis, konsisten, serta disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho