← Beranda
Jangan Asal Minum, 8 Minuman Ini Baik Dikonsumsi Setelah Banyak Makan Daging
Diajeng Gentalia RifaniKamis, 10 September 2026 | 06.09 WIB
Minuman yang Dapat Menetralkan Tubuh Setelah Banyak Makan Daging. (freepik)

JawaPos.com – Menyantap daging dalam jumlah banyak terkadang membuat perut terasa penuh, begah, atau kurang nyaman. Kondisi tersebut bisa terjadi karena makanan tinggi protein dan lemak membutuhkan proses pencernaan yang relatif lebih lama.

Selain memperhatikan porsi makanan, memilih minuman yang tepat juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus membuat tubuh terasa lebih segar setelah makan.

Dilansir dari akun YouTube Kunci Sehat, terdapat sejumlah minuman yang kerap dipilih setelah mengonsumsi banyak daging. Berikut beberapa di antaranya.

Baca Juga: 5 Minuman yang Bisa Bantu Menjaga Kolesterol Tetap Terkendali, Mudah Dibuat di Rumah

1. Air Lemon

Air lemon dapat menjadi pilihan minuman menyegarkan setelah menyantap hidangan berbahan daging. Kandungan vitamin C pada lemon juga membantu tubuh dalam proses penyerapan zat besi dari makanan.

Agar tidak menambah asupan gula secara berlebihan, air lemon sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula atau dengan sedikit pemanis sesuai kebutuhan.

2. Jus Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang dikenal dapat membantu proses pemecahan protein. Karena itu, buah ini kerap dikonsumsi setelah makanan yang kaya protein, termasuk daging.

Jus nanas juga memiliki rasa asam dan segar sehingga dapat menjadi pilihan ketika perut terasa terlalu penuh setelah makan.

3. Jus Pepaya

Pepaya mengandung enzim papain yang berperan dalam membantu pemecahan protein. Kandungan serat di dalam buah ini juga mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Mengonsumsi pepaya dalam bentuk buah utuh umumnya memberikan tambahan serat lebih baik dibandingkan jus yang telah disaring.

4. Jus Jambu Biji

Jambu biji merupakan buah yang kaya serat dan vitamin. Kandungan seratnya dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan sekaligus menjadi bagian dari pola makan yang baik untuk menjaga kadar kolesterol.

Jika dibuat menjadi jus, sebaiknya hindari penggunaan gula dalam jumlah berlebihan agar manfaat nutrisinya tidak tertutup oleh tambahan kalori.

5. Jus Apel

Apel mengandung pektin, yaitu jenis serat larut yang dapat mendukung kesehatan pencernaan dan membantu menjaga kadar kolesterol.

Selain itu, apel memiliki berbagai senyawa antioksidan. Untuk mendapatkan lebih banyak serat, mengonsumsi apel secara utuh dapat menjadi pilihan dibandingkan hanya meminum sarinya.

6. Teh Jahe

Teh jahe dapat menjadi minuman hangat yang nyaman setelah makan. Jahe secara tradisional banyak digunakan untuk membantu meredakan keluhan pencernaan ringan seperti mual dan rasa tidak nyaman pada perut.

Bagi yang sensitif terhadap makanan atau minuman tertentu, konsumsi jahe tetap perlu disesuaikan karena pada sebagian orang rasa pedasnya dapat memicu keluhan lambung.

7. Infused Water Mentimun dan Mint

Campuran air dengan irisan mentimun dan daun mint bisa menjadi alternatif minuman rendah kalori yang menyegarkan.

Minuman ini terutama bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Rasa segar dari mentimun dan mint juga dapat membuat tubuh terasa lebih nyaman setelah menyantap makanan dalam jumlah banyak.

8. Air Kelapa

Air kelapa mengandung sejumlah elektrolit, termasuk kalium dan magnesium, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Minuman ini dapat dikonsumsi setelah makan daging, terutama ketika tubuh membutuhkan minuman yang menyegarkan. Namun, pilih air kelapa tanpa tambahan gula agar asupan gula tetap terkendali.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho