← Beranda
Tak Perlu Rumit, 5 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Awal Program Diet Lebih Sehat
Rabbany WanadrianiRabu, 9 September 2026 | 05.06 WIB
ilustrasi orang yang minum air putih. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Menurunkan berat badan membutuhkan proses yang konsisten. Tidak cukup hanya mengubah pola makan selama beberapa hari, upaya mendapatkan berat badan yang lebih sehat juga perlu dibarengi dengan aktivitas fisik dan kebiasaan sehari-hari yang mendukung.

Rutinitas pada pagi hari dapat menjadi salah satu cara untuk membangun pola hidup yang lebih teratur. Memulai hari dengan kebiasaan yang baik dapat membantu seseorang lebih sadar terhadap pilihan makanan, aktivitas, serta kondisi tubuhnya sepanjang hari.

Meski demikian, tidak ada satu kebiasaan pagi yang secara langsung menjamin berat badan turun. Penurunan berat badan tetap dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, tidur, serta keseimbangan energi dalam jangka panjang.

Dilansir dari English Jagran, terdapat sejumlah kebiasaan yang dapat dilakukan sebelum pukul 09.00 untuk mendukung gaya hidup sehat dan program pengelolaan berat badan.

Baca Juga: Rahasia Wanita yang Tampak Awet Muda, Ternyata Ada pada 8 Kebiasaan Sebelum Tidur

Berikut lima di antaranya:

1. Awali Pagi dengan Air Putih

Setelah tidur selama beberapa jam, tubuh membutuhkan asupan cairan. Karena itu, minum air putih setelah bangun tidur dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk memenuhi kebutuhan hidrasi.

Air putih juga dapat membantu seseorang mengenali perbedaan antara rasa lapar dan rasa haus. Bagi sebagian orang, minum sebelum makan juga dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga porsi makanan lebih mudah dikendalikan.

Tidak harus selalu air hangat. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara cukup sepanjang hari.

2. Pilih Sarapan yang Mengandung Protein

Sarapan dengan kandungan protein dapat menjadi pilihan untuk memulai aktivitas. Protein diketahui dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga seseorang tidak mudah merasa lapar dalam waktu singkat.

Beberapa pilihan makanan yang dapat dimasukkan ke dalam menu sarapan antara lain telur, yogurt, kacang-kacangan, atau makanan lain yang mengandung protein.

Namun, sarapan tetap sebaiknya dibuat seimbang dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi dan porsi. Tidak semua orang juga harus sarapan pada waktu yang sama, sehingga pola makan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

3. Sisihkan Waktu untuk Bergerak

Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat setelah bangun tidur. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, melakukan peregangan, atau senam ringan bisa menjadi cara untuk membuat tubuh lebih aktif pada awal hari.

Jika dilakukan secara rutin, aktivitas fisik membantu meningkatkan pengeluaran energi dan mendukung kebugaran. Kebiasaan bergerak pada pagi hari juga dapat menjadi bagian dari rutinitas olahraga yang dilakukan secara konsisten.

Yang paling penting bukan hanya waktu pelaksanaannya, melainkan konsistensi aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.

4. Luangkan Waktu untuk Yoga atau Meditasi

Mengelola stres juga penting ketika seseorang sedang berusaha memperbaiki pola hidup.

Yoga dan meditasi dapat menjadi pilihan aktivitas pagi untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks. Kegiatan tersebut juga dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap kondisi diri, termasuk ketika menentukan pilihan makanan.

Mengurangi stres bukan berarti secara langsung membakar lemak, tetapi pengelolaan stres yang lebih baik dapat membantu seseorang mempertahankan kebiasaan sehat dan menghindari pola makan emosional.

5. Dapatkan Paparan Cahaya Pagi

Mendapatkan paparan cahaya alami pada pagi hari dapat membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Ritme sirkadian berhubungan dengan berbagai fungsi tubuh, termasuk pola tidur dan bangun. Paparan cahaya alami pada pagi hari dapat membantu tubuh mendapatkan sinyal bahwa hari telah dimulai.

Selain itu, sinar matahari merupakan sumber vitamin D. Namun, paparan sinar matahari tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan untuk menghindari risiko kerusakan kulit.

Pada akhirnya, lima kebiasaan tersebut sebaiknya dipandang sebagai bagian dari gaya hidup sehat, bukan sebagai cara instan untuk menurunkan berat badan. Hasil yang lebih berkelanjutan umumnya membutuhkan kombinasi pola makan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, tidur berkualitas, dan konsistensi dalam jangka panjang.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho