JawaPos.com - Konsumsi buah potong untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan serat memang terasa sangat praktis.
Anda hanya perlu melahap tanpa repot mengupas, karena sebelumnya sudah dilakukan.
Namun, yang menjadi persoalan adalah buah potong cenderung lebih mudah basi karena tidak ada lapisan pelindung yang membuatnya lebih cepat mengalami proses oksidasi dan pembusukan.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman happyfresh dan mitra10 pada (08/09) buah potong cenderung tidak tahan lama dan mudah mengalami oksidasi karena enzim alami dari buah yang bereaksi dengan oksigen. Kondisi tersebut dapat menyebabkan perubahan pada warna, tekstur, dan aroma buah potong.
Hal tersebut membuat kualitas buah potong dapat menurun lebih cepat dibandingkan buah yang masih ada kulit.
Selanjutnya, buah potong juga lebih rentan terkontaminasi oleh bakteri.
Daging buah yang terbuka menjadi pintu masuk yang mudah bagi mikroorganisme, bakteri, debu dan jamur untuk menempel mencari nutrisi di dalam buah dan berkembang biak.
Selain itu, kontaminasi bakteri juga dapat terjadi sejak proses mengupas dan memotong buah. Seperti berasal dari air yang tidak bersih, tidak mencuci tangan saat mengupas, sampai alat potong dapur yang terkontaminasi silang karena tidak dicuci setelah memproses bahan makanan mentah.
Salah satu bakteri yang rentan menjangkiti buah potong dari kontaminasi silang adalah bakteri Escherichia coli (E coli). E Coli pada buah potong umumnya berkaitan dengan kebersihan air yang kurang baik, termasuk berasal dari kontaminasi silang pada tangan, air, ataupun peralatan dapur yang digunakan.
Untuk mencegah buah potong anda lebih cepat busuk, maka anda perlu melakukan cara penyimpanan yang tepat. Berikut beberapa langkah menyimpan buah potong agar lebih tahan lama dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri.
-
Balut dengan plastic wrap
Plastik wrap atau wadah kedap udara dapat menjadi pelindung untuk buah potong anda. Keduanya dapat melindungi permukaan buah potong dari perubahan suhu dan udara, sementara wadah kedap udara dapat menahan kelembaban agar buah potong anda cepat busuk.
Pastikan wadah kedap udara anda dalam keadaan bersih dan tidak basah, untuk menghindari kerusakan pada kualitas buah anda.
-
Beri perasan jeruk nipis
Buah yang sudah dipotong pada umumnya akan lebih mudah teroksidasi. Perubahan warna yang cepat ini dapat terjadi karena permukaan buah menjadi lebih sensitif terhadap paparan suhu dan udara.
Kondisi yang lembab dan oksidasi buah dapat mendukung kerusakan pada buah.sehingga, anda perlu menambahkan perasan jeruk nipis atau lemon pada permukaan buah untuk membantu mencegah proses oksidasi berlangsung lebih cepat.
-
Pakai larutan gula dan cuka
Selain perasan jeruk nipis,anda juga dapat menggunakan campuran larutan gula dan cuka. Sebelum menyimpan buah, anda dapat memberikan larutan cuka dan gula pada buah potong anda.
Cara ini memang dapat menyebabkan sedikit perubahan pada rasa, tetapi dapat membantu membuat buah potong bertahan lebih lama saat disimpan di dalam kulkas.
-
Rendam dengan air dingin
Merendam buah dengan air dingin juga dapat membuat daya simpan buah potong anda lebih lama, bahkan sampai dalam kurun waktu 6 jam.
Air dingin dapat membantu menghambat proses oksidasi, sekaligus mempertahankan enzim alami, sehingga proses oksidasi dapat berlangsung lebih lambat.
-
Lapisi wadah penyimpan dengan tisu untuk buah
Buah dengan tekstur lembek dengan kandungan air tinggi seperti melon, pepaya, dan semangka potong cenderung lebih mudah rusak.
Sebaiknya lapisi bagian dalam wadah penyimpanan buah potong khusus agar dapat menyerap kandungan air berlebih dari buah.
-
Atur dalam suhu yang tepat
Penyimpanan buah potong juga perlu diperhatikan. Perlu dibedakan antara buah yang memiliki sifat lembab dan buah yang memiliki kandungan air tinggi. Penyimpanan buah potong di kulkas perlu dilakukan dengan mengatur suhu 3-7 derajat celcius.
Buah dengan sifat lembab ditaruh di area chiller, sementara khusus buah yang memiliki kandungan air banyak sebaiknya diletakkan pada rak kulkas.
-
Konsumsi tidak lebih dari 2-3 hari
Buah potong sebaiknya tidak disimpan terlalu lama, meskipun sudah ditaruh didalam kulkas. Batas maksimal konsumsi buah potong yang disimpan di kulkas adalah sekitar tiga hari,sedangkan buah potong yang dibiarkan pada suhu ruang sebaiknya tidak dimakan setelah lebih dari dua jam.