JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa orang yang menyimpan kartu ucapan memandangnya lebih dari sekadar selembar kertas biasa.
Kartu tersebut dianggap sebagai bagian kecil dari sejarah yang mencerminkan emosi antara pengirim dan penerima.
Berbagai emosi tersebut ternyata berkaitan dengan sejumlah sifat khas yang menonjol pada kelompok sentimental ini.
Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (5/9), berikut sepuluh sifat manis yang biasa dimiliki orang yang selalu menyimpan kartu ucapan yang pernah diterimanya.
1. Memiliki ingatan emosional yang kuat
Penelitian membuktikan bahwa kenangan yang terbentuk dari emosi mendalam cenderung lebih kuat dibanding kenangan lainnya.
Sebagian kartu memang dikirim karena kewajiban, namun kebanyakan berasal dari orang yang benar-benar peduli.
Seseorang cenderung menyimpan kartu ketika mengingat perasaan yang dirasakannya saat menerima kartu tersebut.
Makna dari gestur tersebut menjadi alasan utama mengapa kartu itu terus disimpan hingga bertahun-tahun.
2. Menyukai hal-hal yang terasa bermakna
Setiap orang memiliki benda tertentu yang terasa sangat bermakna dan memberikan kenyamanan bagi dirinya.
Banyak orang mungkin tidak menganggap kartu ucapan sepenting warisan keluarga, namun penyimpan kartu berpikir berbeda.
Meski tidak memiliki nilai material, kartu tersebut tetap istimewa karena siapa pengirim dan alasan pengirimannya.
Membuang kartu tersebut terasa seperti membuang bagian dari diri mereka sendiri secara emosional.
3. Menghargai usaha yang telah dilakukan orang lain
Mengeluarkan usaha berarti seseorang mengorbankan sesuatu, sehingga banyak orang cenderung memilih cara termudah.
Mengirim kartu menjadi tindakan tanpa pamrih karena mengharuskan seseorang membeli dan mengirimkannya sendiri.
Usaha tersebut dilakukan tanpa mengharapkan imbalan apa pun bagi orang yang mengirimkannya.
Penyimpan kartu menyadari usaha ini secara mendalam sehingga terus menyimpannya sebagai bentuk penghargaan.
4. Melihat keterkaitan antara masa lalu dan masa kini
Setiap orang dipengaruhi oleh masa lalunya dalam menjalani kehidupan yang dijalani saat ini.
Penyimpan kartu ucapan biasanya ingin mempertahankan sesuatu yang berasal dari perjalanan hidupnya di masa lalu.
Meski memiliki kenangan buruk, mereka tetap menyadari peran kenangan tersebut dalam membentuk dirinya sekarang.
Mereka tidak ingin melupakan perjalanan panjang serta orang-orang yang telah membantu selama proses tersebut.
5. Menikmati perasaan nostalgia
Pengalaman masa lalu seseorang wajar memengaruhi cara mereka memandang perasaan nostalgia dalam hidupnya.
Penyimpan kartu justru senang mengenang kembali kehidupan yang pernah dijalaninya di masa lalu.
Nostalgia dianggap sebagai pengalaman emosional yang menyatukan berbagai bagian identitas seseorang secara keseluruhan.
Kotak berisi kartu lama menjadi media reflektif bagi mereka untuk menelusuri kembali perjalanan hidupnya.
6. Ingin mengingat hal-hal yang bersifat sementara
Sifat alami manusia mendorong keinginan untuk mencari hal permanen agar merasa memiliki kendali penuh.
Kenyataannya, segala sesuatu berubah seiring waktu, dan menerima hal tersebut membuat hidup terasa lebih mudah.
Penyimpan kartu tidak berusaha membuat sesuatu menjadi permanen ketika hal itu memang tidak mungkin terjadi.
Mereka menyimpan kartu untuk mengenang hal penting dari masa lalu meski sudah tidak lagi relevan.
7. Memiliki kesabaran terhadap hal yang dipedulikannya
Sebagian orang mungkin menganggap menyimpan kartu ucapan sebagai kebiasaan yang kurang praktis untuk dilakukan.
Bahkan penyimpan kartu sendiri mungkin jarang membuka kembali kartu-kartu yang telah disimpannya selama ini.
Kesabaran besar dari kelompok ini terlihat karena tidak selalu mengikuti jalan yang paling logis.
Mereka menerima emosinya apa adanya tanpa merasa frustrasi terhadap kebiasaan yang dianggap tidak praktis tersebut.
8. Lebih menghargai kenangan dibanding barang materi
Perdebatan tentang pengalaman versus barang materi telah lama menjadi topik yang menarik perhatian banyak orang.
Penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan lebih besar dirasakan dari pengalaman dibanding sekadar membeli barang tambahan.
Prinsip ini juga berlaku bagi mereka yang menyimpan kartu ucapan sebagai kenangan berharga.
Mereka melihat berbagai kenangan yang tersimpan dalam kartu tersebut, bukan sekadar kertas yang tidak berarti.
9. Menghargai hubungan yang dijalaninya
Kartu ucapan biasanya dikirim kepada orang-orang yang dianggap penting dalam kehidupan seseorang.
Meski hubungan berubah seiring waktu, kartu tersebut tetap menjadi potret momen ketika hubungan itu bermakna.
Pertemanan yang kuat diketahui dapat meningkatkan kesehatan seseorang secara keseluruhan dalam jangka panjang.
Menyimpan kartu menjadi cara mereka menjaga hubungan tersebut tetap terasa dekat dan bermakna.
10. Tidak lupa untuk bersyukur
Rasa syukur diketahui dapat memperbaiki kesehatan fisik maupun mental seseorang secara keseluruhan.
Banyak orang kesulitan mengingat hal spesifik yang mereka syukuri pada bulan sebelumnya.
Penyimpan kartu memahami bahwa rasa syukur bersifat kuat namun tidak selalu bertahan lama secara alami.
Mereka ingin menyimpan pengingat nyata atas hal-hal yang membuat mereka merasa bersyukur selama ini.
***