← Beranda
Kata Sains, Orang yang Memiliki Hobi Spesifik Akan Hidup Lebih Bahagia, Cerdas, dan Sehat
Vindi Rayinda AyudyaJumat, 4 September 2026 | 22.03 WIB
Ilustrasi orang dengan hobi spesifik (Magnific)

 

 

JawaPos.com - Memiliki hobi bukan hanya tentang mencari kesenangan setelah menjalani rutinitas yang melelahkan. 

Aktivitas yang dilakukan secara konsisten di waktu luang ternyata juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, terutama ketika hobi tersebut membuat tubuh aktif sekaligus memberikan stimulasi bagi otak.

Salah satu hobi yang menarik perhatian adalah menari. Aktivitas yang sering dianggap sekadar hiburan ini ternyata memiliki berbagai manfaat, mulai dari membantu tubuh tetap aktif, meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, hingga mendukung fungsi kognitif.

Menariknya, seseorang tidak harus menjadi penari profesional untuk memperoleh manfaat tersebut. 

Menari di kelas, mengikuti gerakan melalui video di rumah, atau sekadar bergerak mengikuti musik favorit tetap dapat menjadi aktivitas fisik yang menyenangkan.

Seperti informasi dalam artikel ini YourTango yang menjadi rujukan membahas bagaimana menari sebagai hobi dikaitkan dengan kehidupan yang lebih bahagia, sehat, dan aktif secara mental, dengan merujuk pada sejumlah penelitian dan pendapat ahli.

Berikut alasan mengapa menari dapat menjadi salah satu hobi yang layak dipertimbangkan.

1. Menari Membuat Tubuh Tetap Aktif Tanpa Terasa Seperti Olahraga Berat

Salah satu alasan menari menarik sebagai hobi adalah karena aktivitas ini mampu membuat tubuh bergerak secara aktif tanpa selalu terasa seperti sedang menjalani latihan olahraga yang monoton.

Ketika seseorang berjalan di atas treadmill atau menggunakan alat olahraga tertentu, gerakannya cenderung berulang. Sementara itu, menari melibatkan berbagai pola gerakan yang membutuhkan koordinasi antara kaki, tangan, pinggul, tubuh, dan kepala.

YourTango mengutip penjelasan ahli ortopedi bahwa berbagai gerakan dalam tari dapat melibatkan kelompok otot yang berbeda. Latihan tari juga dapat membantu membangun kekuatan, terutama pada bagian kaki, pinggul, dan inti tubuh.

Hal tersebut membuat menari menjadi pilihan menarik bagi orang yang cepat bosan dengan olahraga konvensional.

Menari juga memiliki banyak variasi. Ada salsa, zumba, balet, hip-hop, jazz, tari tradisional, hingga sekadar menari bebas mengikuti lagu favorit.

Artinya, seseorang dapat memilih bentuk gerakan sesuai kemampuan dan kesukaannya.

Tidak perlu langsung memaksakan diri mengikuti koreografi sulit. Bahkan beberapa menit bergerak aktif setiap hari dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat.

Yang membuatnya berbeda adalah unsur kesenangan. Ketika seseorang menikmati musik dan gerakannya, aktivitas fisik tersebut terasa lebih ringan sehingga kemungkinan untuk melakukannya secara rutin pun dapat meningkat.

2. Hobi Menari Dapat Membantu Mengelola Stres

Stres merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Pekerjaan, tanggung jawab keluarga, masalah keuangan, hingga berbagai tekanan sosial dapat membuat pikiran terasa penuh.

Di tengah kondisi tersebut, memiliki aktivitas yang menyenangkan dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan jeda mental.

Menari menarik karena menggabungkan aktivitas fisik dengan musik. Keduanya dapat membuat seseorang mengalihkan perhatian dari berbagai persoalan yang sedang memenuhi pikirannya.

YourTango mengutip sebuah penelitian di Swedia yang melibatkan 112 remaja perempuan dengan berbagai keluhan seperti stres, kecemasan, depresi, serta nyeri punggung dan leher. Kelompok yang mengikuti kelas tari secara rutin menunjukkan perbaikan pada kesehatan mental dan suasana hati.

Temuan tersebut tentu tidak berarti menari merupakan pengganti perawatan profesional untuk masalah kesehatan mental. Namun, hasil tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas fisik yang menyenangkan dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesejahteraan emosional.

Ketika menari, seseorang juga dituntut untuk memperhatikan gerakan, irama, dan koordinasi tubuh. Fokus tersebut dapat membantu pikiran berhenti sejenak dari kekhawatiran yang terus berputar.

Itulah sebabnya menari dapat terasa seperti “istirahat” meskipun tubuh sebenarnya sedang bekerja.

Setelah beberapa menit bergerak mengikuti musik, seseorang mungkin merasa lebih ringan dan memiliki energi berbeda untuk melanjutkan aktivitasnya.

3. Menari Tidak Hanya Menggerakkan Tubuh, tetapi Juga Melatih Otak

Manfaat menari tidak berhenti pada kebugaran fisik.

Ketika seseorang mempelajari koreografi, otak harus mengingat urutan gerakan, mengikuti ritme, memperkirakan perubahan gerakan, dan mengoordinasikan berbagai bagian tubuh secara bersamaan.

Dengan kata lain, menari merupakan aktivitas yang menggabungkan unsur fisik dan kognitif.

YourTango mengutip sebuah tinjauan sistematis tahun 2024 yang menemukan bahwa pada orang dewasa berusia 17 hingga 54 tahun, tari menunjukkan manfaat terhadap fungsi kognitif seperti memori sekaligus membantu mengurangi stres dan gejala depresi. 

Pada kelompok usia di atas 55 tahun, tari juga menunjukkan dampak positif terhadap kesehatan kognitif, termasuk memori dan kelancaran verbal.

Hal tersebut membuat menari menarik sebagai aktivitas yang dapat menstimulasi tubuh dan pikiran sekaligus.

Tentu, seseorang tidak boleh menyimpulkan bahwa menari otomatis membuat seseorang lebih cerdas daripada orang lain. Kecerdasan merupakan sesuatu yang kompleks dan dipengaruhi banyak faktor.

Namun, aktivitas yang menuntut koordinasi, pembelajaran, ingatan, dan konsentrasi memang dapat memberikan stimulasi mental.

Semakin kompleks koreografi yang dipelajari, semakin banyak pula informasi yang harus diproses.

Itulah mengapa belajar menari dapat menjadi aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menantang otak.

Bagi orang yang ingin mencari hobi baru yang tidak hanya membuat tubuh bergerak, menari dapat menjadi pilihan yang menarik.

4. Musik dan Gerakan Dapat Meningkatkan Suasana Hati

Pernahkah Anda merasa lebih bersemangat setelah mendengarkan lagu favorit?

Jika iya, pengalaman tersebut sebenarnya menjadi salah satu alasan mengapa menari dapat terasa begitu menyenangkan.

Musik memiliki kemampuan untuk membangkitkan kenangan, emosi, dan energi tertentu. Ketika musik tersebut dipadukan dengan gerakan tubuh, pengalaman emosionalnya dapat terasa semakin kuat.

YourTango mengutip penelitian yang menemukan bahwa kelas tari dapat memberikan peningkatan suasana hati dalam jangka pendek. 

Rasa pencapaian ketika seseorang berhasil menguasai gerakan baru juga dapat memberikan pengalaman positif yang terbawa ke aktivitas lain.

Hal sederhana seperti berhasil mengikuti satu koreografi yang sebelumnya terasa sulit dapat menciptakan rasa puas.

Seseorang mungkin awalnya merasa tidak mampu mengikuti gerakan. Namun, setelah berlatih beberapa kali, tubuh mulai terbiasa dan gerakan menjadi lebih lancar.

Pengalaman tersebut memberikan pesan psikologis yang sederhana tetapi penting: “Saya ternyata bisa mempelajarinya.”

Perasaan berhasil ini dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Menari juga memungkinkan seseorang memilih musik yang sesuai dengan suasana hati. Ketika sedang bersemangat, ia dapat memilih lagu yang energik. Ketika ingin bersantai, ia dapat memilih musik dengan tempo lebih lembut.

Dengan begitu, hobi ini dapat menjadi bentuk rekreasi yang menyenangkan sekaligus memberikan ruang bagi seseorang untuk mengekspresikan dirinya.

5. Menari Dapat Membantu Menjaga Keseimbangan Tubuh

Seiring bertambahnya usia, kemampuan menjaga keseimbangan dan koordinasi tubuh menjadi semakin penting.

Menari melibatkan perubahan posisi, perpindahan berat badan, koordinasi kaki dan tangan, serta kemampuan mengikuti ritme. Karena itu, aktivitas ini dapat menjadi latihan yang menarik untuk koordinasi tubuh.

YourTango mengutip sebuah studi kecil pada 2020 yang menemukan bahwa memasukkan tari ke dalam aktivitas fisik orang dewasa lanjut usia meningkatkan keseimbangan dan dikaitkan dengan penurunan risiko jatuh sebesar 31 persen.

Hasil tersebut perlu dipahami secara proporsional karena ukuran dan konteks penelitian dapat memengaruhi seberapa luas temuan tersebut dapat diterapkan.

Namun, secara umum, latihan yang melibatkan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan memang relevan untuk menjaga kemampuan bergerak.

Menari memiliki kelebihan karena latihan tersebut dikemas dalam bentuk aktivitas yang menyenangkan.

Seseorang tidak harus merasa sedang menjalani latihan keseimbangan yang membosankan. Ia dapat belajar langkah demi langkah sambil menikmati musik.

Bagi orang yang sudah berusia lanjut, tentu jenis tarian dan intensitasnya perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh serta kemampuan masing-masing.

Tidak perlu mengejar gerakan sulit.

Tujuan utamanya adalah tetap aktif, bergerak dengan aman, dan menikmati prosesnya.

Dengan pendekatan seperti itu, menari dapat menjadi hobi yang menyenangkan sekaligus mendukung kualitas hidup dalam jangka panjang.

6. Menari Dapat Memberikan Rasa Pencapaian

Salah satu hal yang sering membuat sebuah hobi bertahan lama adalah adanya perasaan berkembang. Menari menawarkan hal tersebut secara jelas.

Seseorang dapat memulai dari gerakan paling sederhana. Setelah beberapa minggu, ia mungkin mampu mengikuti satu lagu. Beberapa waktu kemudian, ia dapat menghafal koreografi yang lebih rumit.

Setiap perkembangan memberikan rasa pencapaian.

YourTango menjelaskan bahwa pengalaman mengembangkan dan menyempurnakan kemampuan gerak dapat berkontribusi terhadap peningkatan suasana hati dan kesejahteraan.

Yang menarik, proses tersebut tidak harus dibandingkan dengan kemampuan orang lain.

Seseorang dapat menetapkan ukuran keberhasilannya sendiri.

Jika minggu lalu ia hanya mampu mengikuti setengah koreografi dan minggu ini berhasil menyelesaikannya, itu sudah merupakan perkembangan.

Cara berpikir seperti ini dapat membuat hobi terasa lebih sehat secara psikologis.

Tidak ada tuntutan harus menjadi yang terbaik. Tidak ada keharusan tampil sempurna.

Anda hanya perlu menjadi sedikit lebih baik dibandingkan diri sendiri sebelumnya.

Bagi orang yang sehari-hari menghadapi pekerjaan dan tanggung jawab yang sulit dikendalikan, pengalaman memiliki satu aktivitas yang perkembangannya dapat dilihat secara nyata bisa terasa sangat memuaskan.

Gerakan yang awalnya terasa asing perlahan menjadi familiar.

Dan ketika sebuah lagu dimainkan kembali, tubuh mulai mengetahui apa yang harus dilakukan.

Perasaan sederhana tersebut dapat menjadi salah satu sumber kebahagiaan yang membuat seseorang ingin terus bergerak.

7. Menari Bisa Menjadi Aktivitas Sosial yang Menyenangkan

Menari memang dapat dilakukan sendirian di rumah, tetapi aktivitas ini juga memiliki dimensi sosial yang menarik.

Kelas tari, komunitas dance, atau kegiatan menari bersama dapat mempertemukan seseorang dengan orang-orang yang memiliki minat serupa.

Interaksi tersebut berbeda dengan pertemuan sosial yang hanya berisi percakapan. Dalam kegiatan tari, orang-orang memiliki aktivitas bersama yang menjadi titik awal interaksi.

YourTango juga menyinggung bahwa menari dapat menjadi pengalaman yang bersifat sosial dan membantu menciptakan hubungan melalui aktivitas bersama.

Bagi sebagian orang, hal ini dapat menjadi cara yang lebih natural untuk bersosialisasi.

Mereka tidak harus langsung mencari topik pembicaraan. Mereka cukup mengikuti kelas, berlatih gerakan, kemudian perlahan mengenal orang-orang di sekitarnya.

Tentu saja, tidak semua orang ingin menjadikan hobi sebagai aktivitas sosial.

Jika lebih nyaman menari sendirian di kamar, itu juga tidak masalah.

Teknologi membuat seseorang dapat mengikuti berbagai kelas tari secara daring dari rumah. Dengan demikian, aktivitas tersebut dapat disesuaikan dengan karakter dan kenyamanan masing-masing.

Yang penting adalah menemukan cara menikmati hobi tanpa menjadikannya sumber tekanan baru.

Hobi seharusnya menjadi aktivitas yang memberikan energi, bukan kewajiban yang membuat seseorang semakin stres.

Jika menari bersama orang lain terasa menyenangkan, lakukan. Jika lebih nyaman sendirian, nikmati pula versi tersebut.

8. Menari Dapat Menjadi Hobi yang Membuat Hidup Terasa Lebih Menyenangkan

Pada akhirnya, salah satu alasan terbesar seseorang sebaiknya memiliki hobi adalah karena hidup tidak hanya berisi pekerjaan dan kewajiban.

Ada kebutuhan untuk melakukan sesuatu yang benar-benar memberikan rasa senang.

YourTango merangkum berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa menari memiliki hubungan dengan sejumlah manfaat fisik, emosional, dan kognitif. 

Aktivitas ini dapat membuat tubuh aktif, membantu suasana hati, memberikan stimulasi mental, serta menciptakan pengalaman sosial dan rasa pencapaian.

Namun, penting untuk tidak memahami judul “lebih bahagia, cerdas, dan sehat” secara harfiah sebagai jaminan bahwa setiap orang yang menari pasti memiliki kehidupan yang lebih baik.

Manfaat hobi sangat bergantung pada frekuensi, intensitas, kondisi individu, dan bagaimana aktivitas tersebut dilakukan.

Yang lebih penting adalah menemukan aktivitas yang benar-benar disukai dan mampu dilakukan secara konsisten.

Jika Anda menyukai musik dan senang bergerak, menari bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Tidak perlu menunggu sampai pandai.

Tidak perlu memiliki tubuh seperti penari profesional.

Tidak perlu tampil di depan banyak orang.

Cukup putar lagu favorit, bergerak mengikuti irama, dan nikmati prosesnya.

Sebab, terkadang hobi yang paling bermanfaat bukanlah aktivitas yang terlihat paling mengesankan, melainkan sesuatu yang membuat kita ingin melakukannya lagi dan lagi.

Kesimpulan: Hobi Bukan Sekadar Pengisi Waktu Luang

Memiliki hobi dapat memberikan warna berbeda dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas, mengembangkan kemampuan, mengekspresikan diri, dan menjaga tubuh tetap aktif.

Dalam artikel YourTango yang menjadi rujukan, menari menjadi contoh menarik karena aktivitas ini memadukan gerakan fisik, musik, koordinasi, pembelajaran, dan interaksi sosial. 

Sejumlah penelitian yang dibahas di dalamnya mengaitkan tari dengan manfaat terhadap suasana hati, stres, kebugaran, keseimbangan, serta fungsi kognitif.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti seseorang harus memaksakan diri untuk menari.

Setiap orang memiliki preferensi berbeda. Yang terpenting adalah menemukan hobi yang membuat tubuh bergerak, pikiran terstimulasi, dan hati merasa senang.

Jadi, jika selama ini Anda menganggap hobi hanya sebagai cara membuang waktu, mungkin sudah saatnya melihatnya dari perspektif berbeda. 

Hobi yang tepat dapat menjadi bagian kecil dari rutinitas yang membuat hidup terasa lebih sehat, aktif, dan bermakna.

***

 
EDITOR: Novia Tri Astuti