← Beranda
Diet yang Tepat untuk Orang yang Kelebihan Berat Badan: Aturan dan Pilihan Makanan
Cicilia MargaretthaKamis, 3 September 2026 | 21.04 WIB
Penurunan berat badan / Pexels

JawaPos.com - Mengatasi masalah kelebihan berat badan (overweight) seringkali dipersepsikan sebatas menghitung kalori atau memangkas porsi makan secara drastis.

Namun, banyak orang yang gagal mempertahankan berat badan ideal dalam jangka panjang karena mengabaikan faktor psikologis, hubungan emosional dengan makanan, serta pemahaman mendalam atas pola perilaku harian.

Diet sejati berfokus pada kesadaran psikologis (psychological awareness), perubahan respons emosional terhadap stres, serta penyelarasan gaya hidup yang berkelanjutan.

Melansir dari laman Yourtango pada Kamis (03/09), diet yang benar-benar efektif bagi orang yang kelebihan berat badan bukanlah tentang penderitaan atau batasan ketat yang menyiksa.

Secara ilmiah, efektivitas penataan berat badan jangka panjang sangat bergantung pada pendekatan komprehensif yang melibatkan kesadaran makan (mindful eating) dan pengelolaan stres.

Pendekatan nutrisi yang dikombinasikan dengan regulasi emosi serta peningkatan efikasi diri secara signifikan dapat meningkatkan kepatuhan program diet.

Kondisi ini terbukti secara klinis mencegah fenomena yo-yo diet dan membantu mengontrol dorongan makan akibat emosi (emotional eating).

Berikut adalah prinsip diet yang tepat dan berkelanjutan bagi Anda yang ingin mengontrol berat badan:

1. Ubah pola pikir dari restriction ke nourishment

Alih-alih berfokus pada makanan apa saja yang dilarang, ubahlah sudut pandang Anda untuk memilih makanan utuh yang kaya nutrisi.

Menganggap makanan sebagai bahan bakar berkualitas bagi tubuh membantu mengurangi rasa tertekan secara psikologis.

2. Kenali pemicu emotional eating

Banyak orang makan bukan karena lapar fisik, melainkan untuk mengatasi rasa cemas, kesepian, atau stres.

Menyadari emosi dasar sebelum mengambil makanan adalah langkah awal yang krusial untuk memutus rantai perilaku impulsif.

3. Terapkan metode mindful eating

Biasakan makan tanpa gangguan gawai atau televisi, hal ini juga berdampak pada kesehatan otak Anda jangka panjang.

Mengunyah perlahan dan menikmati setiap gigitan memberikan waktu bagi sinyal otak untuk merespons rasa kenyang secara akurat, sehingga mencegah porsi berlebih.

4. Utamakan makanan utuh (whole foods) dan serat tinggi

Prioritaskan asupan makanan dengan kandungan protein berkualitas, sayuran, dan karbohidrat kompleks.

Makanan jenis ini membutuhkan waktu pencernaan lebih lama, menjaga gula darah tetap stabil, serta memberikan rasa kenyang yang bertahan lebih lama.

5. Tetapkan target rasional dan bertahap

Penurunan berat badan yang sehat berfokus pada proses bertahap. Menetapkan target yang realistis, seperti penurunan 0,5 hingga 1 kilogram per minggu, jauh lebih aman dan mudah dipertahankan dibanding hasil instan yang berisiko.

Secara keseluruhan, diet yang tepat bukanlah hukuman bagi tubuh, melainkan bentuk kepedulian untuk meningkatkan kualitas hidup jangka panjang.

Dengan menggabungkan pemahaman nutrisi dan kesadaran emosional, berat badan ideal dapat dicapai secara alami.

Namun, selalu ingat bahwa kondisi metabolisme setiap individu berbeda, dan memerlukan perhatian tertentu.

Sebelum memulai perubahan pola makan secara mendasar, berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik atau ahli gizi terdaftar merupakan langkah yang bijak untuk mendapatkan panduan personal yang aman.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho