JawaPos.com – Memilih menu makan malam ternyata tidak hanya berkaitan dengan rasa kenyang. Waktu dan jenis makanan yang dikonsumsi juga dapat memengaruhi kenyamanan tubuh ketika bersiap untuk tidur.
Beberapa makanan dan minuman mengandung senyawa yang dapat meningkatkan kewaspadaan, sementara jenis lainnya berpotensi menyebabkan rasa begah, kembung, atau keluhan pencernaan. Kondisi tersebut tentu dapat membuat tubuh lebih sulit rileks ketika waktu tidur tiba.
Karena itu, memperhatikan pilihan menu pada malam hari dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menciptakan rutinitas tidur yang lebih nyaman.
Dilansir dari English Jagran, berikut lima jenis makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari menjelang waktu tidur.
Baca Juga: Tak Hanya Obat, Ini 5 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Flu
1. Makanan dan minuman berkafein
Kafein merupakan stimulan yang dapat membuat tubuh tetap terjaga. Kopi menjadi salah satu sumber kafein yang paling dikenal, tetapi senyawa ini juga dapat ditemukan pada teh, cokelat, minuman energi, dan sejumlah produk lainnya.
Jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur, kafein dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk dan berpotensi mengurangi kualitas tidur.
Bagi Anda yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya perhatikan juga waktu konsumsi minuman atau makanan yang mengandung zat tersebut.
2. Makanan tinggi pati atau karbohidrat
Pasta, nasi, roti, dan makanan tinggi karbohidrat lainnya sebenarnya tidak harus sepenuhnya dihindari. Namun, mengonsumsi makanan dalam jumlah besar menjelang tidur dapat membuat sebagian orang merasa terlalu kenyang atau tidak nyaman.
Porsi yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko perut terasa penuh dan kembung. Karena itu, pilih porsi makan malam yang sesuai dan berikan jeda sebelum berbaring.
3. Makanan yang digoreng
Kentang goreng, ayam goreng, donat, dan makanan tinggi lemak lainnya bisa terasa menggugah selera untuk makan malam. Namun, makanan seperti ini cenderung lebih sulit dicerna dibandingkan menu yang lebih ringan.
Mengonsumsi makanan berlemak dalam jumlah banyak pada malam hari dapat membuat perut terasa penuh atau tidak nyaman. Pada sebagian orang, kondisi tersebut juga dapat memperburuk keluhan refluks asam.
Jika ingin tidur lebih nyaman, pilih makanan yang tidak terlalu berminyak dan hindari makan dalam porsi berlebihan menjelang waktu tidur.
4. Buah citrus
Jeruk, lemon, jeruk nipis, dan buah citrus lainnya kaya akan vitamin serta nutrisi penting. Meski demikian, makanan dengan tingkat keasaman tinggi dapat menjadi pemicu keluhan bagi sebagian orang yang memiliki masalah refluks atau sensitif terhadap makanan asam.
Konsumsi buah citrus terlalu dekat dengan waktu berbaring berpotensi membuat gejala seperti rasa panas di dada atau asam lambung terasa lebih mengganggu pada orang tertentu.
Bukan berarti buah citrus harus dihindari sepenuhnya. Perhatikan respons tubuh dan waktu konsumsinya, terutama jika Anda sering mengalami keluhan setelah makan.
5. Keju
Keju, terutama jenis yang tinggi lemak, dapat terasa cukup berat jika dikonsumsi dalam jumlah banyak pada malam hari. Pada sebagian orang, makanan tinggi lemak dapat menyebabkan rasa kenyang berkepanjangan atau gangguan pencernaan.
Beberapa jenis keju seperti cheddar, brie, dan parmesan dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang, tetapi porsinya tetap perlu diperhatikan.
Agar tidur lebih nyaman, sebaiknya hindari makan dalam jumlah berlebihan menjelang waktu tidur dan beri tubuh cukup waktu untuk mencerna makanan.
Pada akhirnya, respons setiap orang terhadap makanan bisa berbeda. Selain memperhatikan jenis makanan, makan malam dalam porsi wajar dan memberi jeda beberapa jam sebelum tidur juga dapat membantu tubuh lebih siap beristirahat.