JawaPos.com – Setiap pemilik hewan peliharaan tentu ingin menciptakan lingkungan yang paling aman dan nyaman bagi sahabat berbulunya.
Namun, terkadang ancaman mematikan dapat bersembunyi di barang-barang rumah tangga yang paling biasa.
Melansir daily express, berikut lima barang di rumah yang berpotensi beracun bagi kucing.
1. Minyak esensial
Baca Juga: Jadwal Waktu Shalat Hari Ini Minggu, 16 Agustus 2026 Untuk Wilayah Indramayu dan Sekitarnya
Banyak orang menganggap minyak esensial sepenuhnya aman karena bersifat alami.
Namun, minyak esensial bisa sangat beracun bagi kucing karena tubuh mereka kekurangan enzim hati tertentu yang dibutuhkan untuk memecah senyawa tumbuhan.
Jenis yang paling berbahaya: tea tree oil, peppermint oil, dan citrus oil.
Sumber tersembunyi: lilin aromaterapi, produk pembersih rumah tangga, dan pengharum ruangan.
Kucing dapat dirugikan melalui kontak langsung dengan kulit, dengan menjilati partikel kecil dari bulunya saat membersihkan diri atau hanya dengan menghirup uap pekat dari pengharum ruangan.
2. Produk penumbuh rambut
Perawatan untuk mengatasi kerontokan rambut pada manusia, terutama yang mengandung minoxidil, sangat berbahaya bagi kucing.
Bahkan setetes kecil atau kontak tak sengaja dengan bantal, tangan, atau pakaian Anda yang terkontaminasi oleh kucing dapat menyebabkan gagal jantung parah, penurunan tekanan darah yang kritis, dan edema paru.
Jika Anda menggunakan produk semacam itu, kucing Anda tidak boleh masuk ke kamar tidur.
3. Tanaman hias dan bunga
Buket bunga segar atau tanaman pot baru dapat mempercantik interior, tetapi juga bisa menyebabkan kerusakan permanen pada organ dalam hewan peliharaan.
Varietas beracun: bunga lili, tulip, hydrangea, daffodil, dan jenis-jenis palem dalam ruangan.
Konsekuensi: mulai dari iritasi parah pada mulut dan selaput lendir hingga kegagalan organ total.
Pastikan Anda menyimpan semua tanaman di rak tinggi atau di ruangan yang tidak dapat dijangkau kucing.
Sebelum membawa tanaman baru ke rumah, selalu periksa seberapa beracun tanaman tersebut bagi hewan peliharaan Anda.
4. Salep dan krim pereda nyeri
Seperti halnya minyak esensial, kucing tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk memproses obat-obatan topikal manusia dengan aman.
Karena kucing terus-menerus membersihkan diri, krim medis apa pun yang tertinggal di kulit Anda dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh mereka.
Berikut ini adalah beberapa hal yang sangat berbahaya:
- gel antiinflamasi, seperti yang mengandung ibuprofen
- gel terapi penggantian hormon
- krim psoriasis yang mengandung vitamin D
- obat kemoterapi topikal, seperti fluorouracil.
Bahkan sedikit saja zat-zat ini dapat menyebabkan kegagalan organ atau kematian.
Pemilik kucing harus mencuci tangan secara menyeluruh setelah mengoleskan krim dan menutupi area kulit yang diobati dengan pakaian saat hewan peliharaan berada di dekatnya.