JawaPos.com – Menyimpan makanan di dalam kulkas memang menjadi salah satu cara untuk memperlambat kerusakan. Namun, tidak semua makanan dapat bertahan lama meski sudah berada dalam suhu dingin.
Beberapa jenis makanan justru dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri apabila disimpan terlalu lama. Bahkan setelah melewati waktu tertentu, makanan tersebut berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan.
Dilansir dari EatingWell, berikut tiga makanan yang sebaiknya tidak disimpan lebih dari 48 jam di dalam kulkas.
Baca Juga: Jangan Andalkan Wortel Saja, Tambahkan 4 Makanan Ini untuk Menjaga Mata
1. Daging dan Makanan Laut yang Belum Matang Sempurna
Daging maupun makanan laut yang masih kurang matang memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi bakteri berbahaya seperti E. coli, Listeria, dan Salmonella.
Proses memasak dengan suhu yang tepat dapat membantu membunuh bakteri tersebut. Namun, jika makanan hanya dimasak setengah matang, sebagian mikroorganisme berbahaya masih dapat bertahan.
Bakteri dapat berkembang biak karena mendapatkan sumber nutrisi dari protein hewani. Oleh sebab itu, makanan jenis ini sebaiknya segera dikonsumsi atau dipanaskan kembali hingga mencapai suhu aman sebelum dimakan.
Memperhatikan cara penyimpanan dan waktu konsumsi menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.
2. Salad
Salad yang terbuat dari sayuran mentah juga perlu mendapat perhatian khusus saat disimpan di kulkas.
Sayuran hijau yang telah dipotong dapat mengeluarkan cairan dan nutrisi dari jaringan yang rusak. Kondisi lembap tersebut dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri.
Beberapa bakteri yang sering dikaitkan dengan sayuran mentah antara lain E. coli, Listeria, Salmonella, hingga norovirus.
Semakin lama salad berada di dalam kulkas, terutama dalam kondisi lembap, semakin besar kemungkinan kualitasnya menurun dan risiko kontaminasi meningkat.
3. Nasi dan Pasta
Nasi dan pasta yang disimpan terlalu lama juga dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila proses pendinginannya tidak dilakukan dengan benar.
Salah satu bakteri yang perlu diwaspadai adalah Bacillus cereus, bakteri yang dapat menghasilkan racun dan menyebabkan gangguan pencernaan seperti muntah maupun diare.
Masalah biasanya terjadi ketika nasi atau pasta dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang sebelum dimasukkan ke kulkas. Kondisi tersebut dapat membuat spora bakteri berkembang dan menghasilkan racun yang sulit hilang meski makanan kembali dipanaskan.
Karena itu, nasi dan pasta sebaiknya segera didinginkan dan disimpan dengan cara yang tepat agar lebih aman dikonsumsi.
Menjaga kebersihan, memperhatikan waktu penyimpanan, serta mengonsumsi makanan dalam kondisi segar menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan keluarga.