← Beranda
6 Strategi Sederhana Menghadapi Bad Day demi Menjaga Kesehatan Mental
Risma Azzah FatinSabtu, 25 Juli 2026 | 21.04 WIB
Ilustrasi sedang alami bad mood (Freepik)

JawaPos.com – Setiap orang pernah mengalami hari yang buruk atau bad day akibat berbagai penyebab, mulai dari masalah pekerjaan, konflik dengan orang lain, hingga kelelahan fisik dan mental.

Kondisi tersebut merupakan hal yang wajar, tetapi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memengaruhi kesehatan emosional.

Berikut 6 cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi hari buruk dan mengembalikan suasana hati menjadi lebih baik, seperti dilansir dari laman Daily Motivation.

Baca Juga: Kenali 5 Langkah Tepat Melepaskan Amarah untuk Jaga Kesehatan Mental dan Emosi Tetap Stabil

1.     Menumbuhkan Rasa Syukur

Melatih rasa syukur dapat membantu mengalihkan perhatian dari hal-hal negatif yang terjadi sepanjang hari. Mengingat berbagai hal baik, sekecil apa pun, mampu mengurangi rasa kecewa dan meningkatkan ketenangan batin. Kebiasaan ini juga membantu seseorang melihat masalah dari sudut pandang yang lebih positif.

2.     Memenuhi Kebutuhan Tidur

Tidur yang cukup menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan fisik dan mental. Kurang tidur dapat membuat tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan lebih rentan mengalami perubahan suasana hati. Oleh karena itu, menjaga pola tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam sangat dianjurkan.

3.     Meluangkan Waktu Berkualitas untuk Diri Sendiri

Menyisihkan waktu untuk beristirahat sejenak dapat membantu meredakan tekanan yang dirasakan. Duduk dengan tenang, mengatur napas, atau menikmati suasana tanpa gangguan dapat memulihkan energi dan pikiran. Langkah sederhana ini sering kali membuat seseorang lebih siap menghadapi sisa aktivitas hari itu.

4.     Menikmati Makanan Favorit secara Bijaksana

Mengonsumsi makanan atau minuman favorit dapat menjadi cara sederhana untuk memperbaiki suasana hati. Namun, kebiasaan tersebut sebaiknya dilakukan secukupnya dan tidak dijadikan pelarian dari emosi negatif. Menikmati hidangan bersama keluarga atau teman juga dapat memberikan dukungan emosional yang positif.

5.     Meluapkan Rasa Frustrasi dengan Cara Sehat

Mengekspresikan emosi secara sehat dapat membantu mengurangi tekanan yang menumpuk. Seseorang dapat melampiaskan rasa kesal dengan berbicara kepada orang tepercaya, menulis jurnal, atau mencari tempat yang aman untuk mengekspresikan perasaannya. Cara tersebut dinilai lebih baik dibandingkan memendam emosi atau meluapkannya kepada orang lain.

6.     Memilih Sikap Optimistis dan Mencari Bantuan Jika Diperlukan

Menanamkan sikap optimistis dapat membantu seseorang percaya bahwa setiap masalah memiliki jalan keluar. Meski demikian, perasaan sedih atau kecewa tetap perlu diakui dan dipahami, bukan diabaikan. Apabila hari buruk terus berulang dan sulit diatasi, berkonsultasi dengan dokter, konselor, atau terapis merupakan langkah yang tepat untuk mendapatkan bantuan profesional.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho