← Beranda
Turunkan Berat Badan dengan Pola Hidup Sehat, Lengkapi dengan 5 Minuman Ini
Rabbany WanadrianiSelasa, 21 Juli 2026 | 22.38 WIB
ilustrasi orang yang minum malam hari. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Memilih minuman yang tepat pada malam hari dapat menjadi salah satu pelengkap pola hidup sehat, terutama bagi mereka yang sedang berupaya menjaga atau menurunkan berat badan. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, beberapa jenis minuman juga diketahui dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung proses metabolisme.

Meski demikian, tidak ada satu jenis minuman yang dapat secara langsung membakar lemak atau menurunkan berat badan tanpa diimbangi pola makan bergizi dan aktivitas fisik yang teratur. Konsumsi minuman sehat sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan hidup yang seimbang.

Melansir EatingWell, terdapat lima minuman yang dapat dipilih untuk dikonsumsi pada malam hari sebagai pendukung program pengelolaan berat badan dan gaya hidup sehat.

Baca Juga: 10 Minuman yang Disukai Usus, Bantu Jaga Pencernaan Tetap Optimal

1. Kefir

Kefir adalah minuman susu fermentasi yang rasanya mirip dengan yogurt asam.

Minuman ini mengandung protein dan probiotik yang dapat menurunkan berat badan.

Satu gelas kefir mengandung 9 g protein. Kefir memberikan rasa kenyang dan bantu menekan keinginan makan di malam hari.

Mengonsumsi protein sebelum tidur juga membantu menstabilkan kadar gula darah sepanjang malam, mengalihkan tubuh ke mode pembakaran lemak selama puasa.

Kefir mengandung protein whey dan kasein, dua jenis protein yang merangsang sintesis protein otot semalaman jika dikonsumsi sebelum tidur.

Selain itu, kandungan kalsium dan vitamin D mendukung pemulihan otot dan kesehatan tulang.

Mikrobioma usus yang seimbang semakin dikaitkan dengan pengaturan berat badan yang lebih baik karena dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin.

2. Air

Minum air putih di malam hari tidak secara langsung meningkatkan metabolisme, tetapi dapat menciptakan rasa kenyang dan mengurangi kebiasaan ngemil di malam hari.

Mulailah dengan segelas air putih sebelum atau saat makan malam.

Pertama, minumlah segelas air, lalu makanlah camilan kaya protein Anda.

3. Teh hijau

Teh hijau tidak hanya bebas kalori tetapi juga kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), antioksidan kuat yang bantu membakar lemak.

Memilih teh tanpa kafein sangat ideal menjelang waktu tidur, terutama jika Anda sensitif terhadap kafein.

Meskipun teh hijau berkafein mengandung lebih banyak katekin, teh hijau tanpa kafein tetap mempertahankan sebagian besar kandungan katekinnya.

4. Jus ceri

Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur rasa lapar seperti ghrelin dan leptin, yang menyebabkan peningkatan nafsu makan dan keinginan untuk makan.

Jus ceri asam merupakan sumber melatonin alami, hormon yang mendukung kualitas tidur.

Selain itu, jus ceri mengandung polifenol, termasuk antosianin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

5. Minuman fungsional

Minuman fungsional adalah kategori minuman non-alkohol yang mengandung bahan-bahan bermanfaat bagi kesehatan seperti probiotik, prebiotik, herbal, vitamin, mineral, atau senyawa lainnya.

Ini termasuk minuman prebiotik, kombucha, teh yang diberi tambahan nutrisi, atau susu nabati.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho