JawaPos.com – Kehidupan dewasa yang terasa berat bisa menjadi jauh lebih ringan ketika beberapa tugas tahunan dilakukan secara terencana.
Tidak semua hal perlu dilakukan setiap hari karena beberapa tugas cukup diselesaikan sekali setahun untuk menjaga produktivitas.
Membangun rutinitas tahunan yang konsisten membantu menciptakan gaya hidup yang lebih teratur dan jauh lebih berkelanjutan.
Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (8/7), berikut sebelas hal yang hanya perlu dilakukan setahun sekali namun terbukti membuat kehidupan sehari-hari terasa jauh lebih baik.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Work From Home yang Diam-Diam Membuat Anda Lebih Produktif daripada Bekerja di Kantor
1. Membersihkan rumah secara mendalam
Pembersihan menyeluruh seperti mencuci dinding, membersihkan sudut lemari, dan memoles peralatan cukup dilakukan sekali setahun.
Lingkungan yang berantakan terbukti membebani otak dan mengurangi kemampuan fokus secara signifikan dalam jangka panjang.
Rutinitas harian seperti mencuci piring dan menyapu tetap perlu, namun pembersihan besar cukup direncanakan secara tahunan.
2. Menyortir dan mereset lemari pakaian
Mengeluarkan pakaian yang tidak lagi dipakai dalam setahun terakhir adalah langkah paling jujur dalam mengelola lemari.
Mempertahankan pakaian yang tidak pas atau tidak pernah dipakai hanya menghabiskan ruang yang bisa digunakan lebih baik.
Melakukan ini secara tahunan membebaskan kamu dari beban sentimental dan memastikan lemari benar-benar bekerja untukmu.
3. Merapikan laci penyimpanan serba ada
Setiap rumah pasti memiliki laci penuh barang acak yang tidak tahu harus disimpan di mana lagi.
Pendekatan "tak terlihat tak dipikirkan" terhadap laci ini hanya bisa bertahan sampai suatu titik tertentu.
Menyortirnya sekali setahun cukup untuk membuang barang yang tidak diperlukan dan menjaga area tersebut tetap fungsional.
4. Memeriksakan kesehatan secara rutin
Pergi ke dokter saat tubuh sehat mungkin terasa tidak perlu, namun pemeriksaan tahunan justru mencegah masalah kecil membesar.
Dokter yang mengenal kondisi dasarmu saat sehat akan jauh lebih siap memberikan perawatan terbaik saat kamu sakit.
Menjadwalkan pemeriksaan tahunan adalah salah satu bentuk perawatan diri yang paling konkret dan berdampak jangka panjang.
5. Meminta umpan balik dari atasan
Tidak semua perusahaan secara otomatis menjadwalkan tinjauan kinerja, sehingga kamu mungkin perlu mengambil inisiatif sendiri.
Meminta umpan balik secara proaktif menunjukkan komitmen terhadap pertumbuhan profesional yang berkelanjutan.
Gunakan momen ini untuk menyoroti pencapaian terbesar sepanjang tahun dan mengidentifikasi satu area yang ingin terus berkembang.
6. Berhenti berlangganan layanan yang tidak digunakan
Kotak masuk email yang penuh dan langganan yang terlupakan membuang waktu dan uang secara diam-diam setiap bulannya.
Meluangkan satu hari setahun untuk meninjau semua langganan digital membantu memangkas pengeluaran yang tidak perlu.
Merapikan kehidupan digital bukan hanya soal hemat uang, tetapi juga soal mengurangi kebisingan yang mengganggu fokus.
7. Melakukan evaluasi mendalam bersama pasangan
Pasangan yang sibuk mudah terjebak dalam rutinitas tanpa pernah benar-benar mengevaluasi kondisi hubungan mereka secara mendalam.
Psikolog John Gottman menyarankan percakapan tahunan yang dimulai dengan saling berbagi lima hal yang diapresiasi dari pasangan.
Sesi ini memberi ruang untuk membicarakan hal-hal yang berjalan baik sekaligus kekhawatiran yang perlu dibicarakan dengan jujur.
8. Merevisi anggaran keuangan
Sebagian besar aspek keuangan mungkin sudah terikat pada kebutuhan pokok, namun merevisi anggaran tetap memberi rasa kendali.
Pendekatan terbaik adalah memantau pengeluaran sepanjang tahun dengan pemeriksaan kecil mingguan secara konsisten.
Kemudian, lakukan tinjauan besar setahun sekali untuk memastikan rencana keuangan masih relevan dengan kondisi kehidupan terkini.
9. Memperbarui curriculum vitae
CV yang diperbarui secara tahunan selalu siap digunakan saat kesempatan tak terduga muncul kapan saja.
Proses ini juga membantu mengevaluasi apakah ada keterampilan baru yang perlu dipelajari untuk tetap relevan di industri.
Memperlakukan CV sebagai dokumen hidup yang terus berkembang adalah kebiasaan profesional yang sangat menguntungkan jangka panjang.
10. Melakukan audit kesehatan mental
Sama seperti keuangan dan karier, kesehatan mental juga perlu diperiksa secara berkala minimal sekali dalam setahun.
Luangkan waktu untuk menilai apa yang sudah berjalan baik, apa yang menguras energi, dan apa yang perlu diubah.
Tidak perlu menyelesaikan segalanya sekaligus, cukup temukan satu hal kecil untuk difokuskan dan dibenahi secara bertahap.
11. Memulai tradisi baru yang bermakna
Kehidupan dewasa yang teratur tidak akan terasa cukup jika tidak ada hal yang benar-benar dinantikan setiap tahunnya.
Memulai tradisi baru bersama orang-orang tersayang tidak harus mahal atau rumit, yang terpenting adalah menghadirkan kebahagiaan.
Merayakan musim, mengumpulkan sahabat, atau memulai ritual kecil bersama keluarga adalah cara terbaik menjaga hubungan tetap hidup.