← Beranda
9 Alasan Orang yang Belanja Bahan Makanan Online Lebih Bahagia Menurut Psikologi
Mohammad Maulana IqbalJumat, 3 Juli 2026 | 20.40 WIB
Alasan orang yang belanja bahan makanan online lebih bahagia menurut psikologi. (Magnific)

 

 

JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa kemudahan tidak selalu buruk, terutama saat digunakan untuk melindungi waktu yang berharga dalam kehidupan sehari-hari.

Orang yang memilih belanja bahan makanan secara online dibanding pergi ke toko fisik ternyata cenderung jauh lebih bahagia secara mental.

Kebiasaan ini membebaskan mereka dari kecemasan berbelanja langsung sekaligus melepaskan diri dari kekacauan ruang publik yang melelahkan.

Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (3/6), berikut sembilan alasan mengapa orang yang belanja bahan makanan secara online cenderung lebih bahagia berdasarkan sudut pandang psikologi.

1. Memiliki lebih banyak waktu luang

Banyak orang menghabiskan waktu luang mereka untuk pekerjaan rumah tangga yang membuatnya terasa seperti pekerjaan tambahan tanpa henti.

Orang dewasa melaporkan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi saat mereka membelanjakan uang untuk layanan yang menghemat waktu mereka.

Belanja bahan makanan secara daring adalah salah satu cara nyata untuk mengembalikan waktu luang yang berharga ke dalam kehidupan mereka.

2. Memiliki akses ke makanan yang lebih sehat

Banyak orang lebih mudah membuat pilihan makanan yang baik saat berbelanja online tanpa gangguan iklan dan stimulasi berlebihan di toko fisik.

Bahkan mereka yang menggunakan bantuan pangan memiliki akses ke pilihan makanan yang lebih bergizi melalui layanan pengiriman bahan makanan online.

Mereka tidak lagi terbatas pada toko di sekitar yang sering kali kurang sehat, terutama di wilayah berpenghasilan rendah.

3. Mengurangi tingkat stres harian

Setelah hari kerja yang panjang atau jadwal yang sangat sibuk, kemudahan adalah pilihan yang tepat untuk mengurangi beban kognitif.

Mengurangi tanggung jawab dari daftar tugas harian secara langsung menurunkan tingkat stres yang dialami seseorang setiap harinya.

Bagi orang tua dengan anak kecil, menghindari kerumitan membawa anak-anak ke toko juga menjadi sumber kelegaan yang nyata.

4. Lebih hadir secara penuh di rumah

Penggunaan kemudahan secara bijaksana, seperti memesan bahan makanan online, sebenarnya bisa menjadi kebiasaan yang sangat sehat.

Waktu luang yang dihasilkan dari kebiasaan ini memungkinkan mereka untuk lebih hadir dan tenang ketika berada di rumah.

Bagi orang tua sibuk maupun pekerja kantoran, kebiasaan ini membuat kehidupan terasa lebih damai dan teratur.

5. Membantu mengurangi impulsivitas dan rasa bersalah

Bagi mereka yang rentan menggunakan makanan sebagai pelarian emosional, berbelanja online mendukung pilihan yang lebih sehat dan terkontrol.

Pembelian impulsif lebih jarang terjadi saat menggunakan layanan pengantaran rumah dibandingkan saat berbelanja langsung di toko fisik.

Dengan mengurangi impulsivitas, mereka secara tidak langsung juga mengurangi risiko perasaan bersalah dan malu yang sering muncul setelahnya.

6. Menghindari kelelahan dalam mengambil keputusan

Alih-alih dihadapkan pada jutaan pilihan dan promosi di toko, orang yang berbelanja online bisa menghindari kelelahan keputusan.

Membuat keputusan menjadi jauh lebih mudah ketika mereka memiliki daftar belanja tetap atau pesanan yang sama setiap waktunya.

Menghindari kelelahan dalam mengambil keputusan membuat seseorang memiliki lebih banyak energi mental untuk hal-hal lain yang penting.

7. Melindungi energi pribadi mereka

Bagi siapapun yang merasa lelah setelah hari yang panjang, memilih kemudahan belanja online membantu melindungi energi yang tersisa.

Mereka tidak perlu khawatir menghadapi basa-basi sosial dan bisa mempertimbangkan pilihan makanan dengan tenang tanpa tekanan apapun.

Bagi introvert, mereka bisa menikmati waktu sendirian yang menyegarkan tanpa merasa terisolasi dari interaksi sosial yang diinginkan.

8. Menjadi lebih konsisten dalam kebiasaan hidup

Ketika bahan makanan tiba langsung di depan pintu, mereka tidak perlu menghabiskan dua jam atau lebih untuk berbelanja.

Waktu yang dihemat ini memberi ruang untuk memasak sendiri dan menjalankan kebiasaan sehat lainnya secara lebih konsisten.

Bagi sebagian orang, biaya kemudahan ini terasa jauh lebih sebanding dibanding waktu dan energi yang harus dikorbankan.

9. Berinvestasi pada diri mereka di masa depan

Memilih untuk membayar demi kemudahan sebenarnya adalah bentuk investasi terhadap versi diri mereka di masa mendatang.

Mereka menghemat waktu dan menghilangkan beban kerja yang tersembunyi, memastikan diri mereka memiliki makanan sehat di rumah.

Saat mengetahui minggu yang akan datang sangat sibuk, mereka memanfaatkan kemudahan ini untuk menjaga kesejahteraan diri sendiri.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti