← Beranda
11 Kebiasaan Finansial Orang yang Terlihat Pelit tapi Sebenarnya Jago Kelola Keuangan
Mohammad Maulana IqbalJumat, 12 Juni 2026 | 16.54 WIB
Kebiasaan finansial orang yang terlihat pelit tapi sebenarnya jago kelola keuangan (Magnific/Freepik)

JawaPos.com - Orang yang terlihat pelit belum tentu benar-benar pelit, karena banyak di antara mereka justru cerdas kelola keuangan dengan kebiasaan finansial yang terencana.

Kebiasaan finansial yang kuat dan tips hemat uang yang konsisten membuat mereka lebih siap menghadapi guncangan ekonomi dibandingkan kebanyakan orang.

Cerdas kelola keuangan bukan soal menolak pengeluaran, melainkan tentang membuat setiap rupiah bekerja secara maksimal untuk tujuan yang lebih besar.

Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (12/6), berikut sebelas kebiasaan finansial yang membedakan orang yang terlihat pelit namun sebenarnya sangat cerdas kelola keuangan dengan tips hemat uang yang efektif.

Baca Juga: 11 Kebiasaan Finansial Orang yang Selalu Miskin meski Berpenghasilan Tinggi Menurut Psikologi

1. Memperhatikan detail-detail kecil dalam pengeluaran

Orang yang cerdas kelola keuangan sangat sadar bahwa hal-hal kecil seperti kupon, pengembalian barang, dan penghematan utilitas berkontribusi besar dalam jangka panjang.

Kebiasaan memanfaatkan diskon dan program cashback secara konsisten bahkan bisa menghemat lebih dari 40 persen dari total pengeluaran belanja kebutuhan.

2. Merencanakan dan menepati tujuan keuangan jangka panjang

Menurut para ahli dari Merrill, memiliki rencana keuangan jangka panjang meningkatkan kepercayaan diri dalam pengeluaran sehari-hari dan memperkuat ketahanan saat krisis.

Orang yang cerdas kelola keuangan tahu kapan harus berhemat dan kapan boleh membuat pembelian yang lebih besar sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan.

3. Bersabar sebelum melakukan pembelian besar

Orang yang bijak dalam mengelola uang tidak terburu-buru membeli sesuatu, melainkan menunggu momen yang tepat sebelum membuat keputusan finansial besar.

Berbeda dari konsumen impulsif yang mudah terpancing iklan, mereka mengutamakan perencanaan dan pertimbangan matang demi ketenangan pikiran jangka panjang.

4. Menerapkan kebiasaan finansial gaya lama yang terbukti efektif

Tips hemat uang bergaya lama seperti menjahit pakaian sendiri, berkebun, dan membuat hadiah buatan tangan ternyata secara nyata mengurangi pengeluaran bulanan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang muda yang belajar literasi keuangan dari orang tua lebih mungkin memiliki anggaran, tabungan, dan dana darurat dibandingkan teman sebaya.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Mulai Ditinggalkan Seseorang Setelah Kondisi Finansialnya Lebih Stabil

5. Memantau kondisi keuangan secara rutin dan ketat

Orang yang cerdas kelola keuangan selalu memeriksa rekening bank mereka secara konsisten untuk mengetahui setiap transaksi yang masuk maupun keluar.

Menurut para ahli dari Chase Bank, memantau rekening secara rutin juga membantu mendeteksi tagihan penipuan, langganan uji coba yang lupa dibatalkan, dan pengeluaran tidak perlu.

6. Mengotomatiskan tabungan ke beberapa rekening berbeda

Kebiasaan finansial yang cerdas adalah langsung memindahkan sebagian penghasilan ke rekening tabungan terpisah secara otomatis setiap kali menerima gaji.

Cara ini memungkinkan seseorang mengatur anggaran dari sisa penghasilan tanpa tergoda menggunakan uang yang sudah dialokasikan untuk tabungan atau dana darurat.

7. Mengutamakan kualitas daripada kuantitas dalam setiap pembelian

Orang yang cerdas kelola keuangan tidak keberatan membayar lebih mahal untuk produk berkualitas tinggi yang tidak perlu sering diganti dalam waktu dekat.

Kebiasaan finansial ini berlaku untuk berbagai kebutuhan mulai dari sepatu dan pakaian hingga furnitur dan kendaraan yang digunakan sehari-hari.

Baca Juga: 11 Kebiasaan Belanja yang Tunjukkan Seseorang Cerdas Kelola Finansial Menurut Psikologi

8. Selalu membandingkan harga sebelum membeli apapun

Tips hemat uang yang konsisten diterapkan oleh orang-orang ini adalah membandingkan harga dari berbagai toko sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.

Dengan memanfaatkan teknologi dan fitur price matching di toko seperti Target dan Walmart, mereka bisa mendapat harga terbaik tanpa harus berpindah-pindah toko.

9. Hidup nyaman di bawah kemampuan finansial yang dimiliki

Hidup di bawah kemampuan berarti konsisten membelanjakan lebih sedikit dari penghasilan untuk kebutuhan, tagihan, dan pengeluaran umum setiap bulannya.

Menurut Capital One, kebiasaan finansial ini tidak harus membuat seseorang tidak nyaman selama didukung oleh perencanaan anggaran dan pemahaman tentang pemicu pengeluaran.

10. Melunasi tagihan kartu kredit tepat waktu setiap bulan

Orang yang cerdas kelola keuangan memprioritaskan pelunasan saldo kartu kredit secara penuh setiap bulan untuk menghindari bunga yang menggerus tabungan.

Menurut Consumer Financial Protection Bureau, kebiasaan ini secara signifikan meningkatkan skor kredit yang berdampak besar pada investasi dan pembelian besar di masa depan.

11. Menghindari langganan yang tidak benar-benar dibutuhkan

Rata-rata konsumen menghabiskan sekitar Rp16 juta per tahun hanya untuk berbagai layanan berlangganan yang sebagian besar jarang atau tidak pernah digunakan.

Orang yang cerdas kelola keuangan secara rutin mengevaluasi semua langganan aktif mereka dan memangkas yang tidak memberikan nilai nyata bagi kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Ingin Stabil secara Finansial? Terapkan 8 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

EDITOR: Candra Mega Sari