← Beranda
8 Manfaat Merajut dan Merenda untuk Kesehatan Mental, Benarkah Bisa Membantu Menyembuhkan Trauma dan ADHD?
Endah Primasari UtamiRabu, 13 Mei 2026 | 20.26 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang merajut atau merenda (Freepik)

JawaPos.com - Para psikolog setuju bahwa melakukan aktivitas seperti merajut dan merenda dapat memberikan berbagai manfaat psikologis, termasuk kesehatan mental seseorang.

Dilansir JawaPos.com dari Parade pada Rabu (13/5), salah satunya psikolog Dr. Brandy Smith, PhD yang mengatakan bahwa merajut dan merenda dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai, terutama jika seseorang melakukannya selama 20 - 30 menit dalam sehari.

Lebih lanjut, Dr. Smith mengungkapkan bahwa memang benar kalau merajut dan merenda dapat menyembuhkan trauma. Tapi, perlu diingat, merajut dan merenda hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang damai yang sangat diperlukan oleh seseorang yang sedang mengatasi trauma apa pun.

Dr. Smith juga mengungkapkan bahwa aktivitas merajut dan merenda dapat membantu meningkatkan fokus karena bersifat repetitif atau berulang dan dapat diikuti oleh kebanyakan orang.

Baca Juga: 8 Dampak Nyata Doomscrolling terhadap Kualitas Tidur dan Kesehatan Mental yang Jarang Disadari

Ini bermanfaat bagi seseorang dengan ADHD. Walau demikian, masih diperlukan penelitian dan studi lebih lanjut terkait hal ini.

Selain kedua hal tersebut, Dr. Smith mengungkapkan delapan manfaat lainnya dari aktivitas merajut dan merenda terkait kesehatan mental seseorang.

1. Memberikan Sesuatu untuk Dilakukan dan Dinantikan

Ketahuilah bahwa menemukan aktivitas di luar pekerjaan penting untuk kesehatan mental seseorang. Merajut dan merenda contohnya, aktivitas yang dapat dilakukan banyak orang dan menjadi cara mudah untuk menyibukkan diri, demikian penjelasan Dr. Smith.

2. Bermanfaat bagi Orang yang Berorientasi pada Tujuan

Dr. Smith mengungkapkan bahwa merajut dan merenda adalah aktivitas yang sempurna bagi orang yang suka dengan kegiatan 'produktif' serta memiliki hasil akhir yang bermakna.

3. Pengulangan dapat Menenangkan

Dr. Smith mengatakan bahwa pengulangan dapat menenangkan hingga mencapai titik meditatif. Sistem saraf tubuh yang melakukan aktivitas berulang dapat membantu untuk relaksasi.

Ini bisa didapatkan dari merajut dan merenda, sifat berulangnya dapat menciptakan rasa tenang, terutama jika seseorang mengalami hari yang panjang dan penuh tekanan.

4. Memberi Sesuatu untuk Difokuskan

Studi menunjukkan bahwa memfokuskan energi dan perhatian pada aktivitas tertentu, seperti merajut dan merenda benar-benar membantu untuk meningkatkan jaringan kewaspadaan dan orientasi di otak orang tersebut.

Ini sangat bermanfaat, khususnya bagi orang yang merasa kehilangan focus sepanjang hari atau kurang produktif dari yang diinginkannya.

Baca Juga: 3 Bukti Ilmiah Mengapa Tidur Siang Membantu Fokus dan Kesehatan Mental Lebih Baik

5. Membantu Fokus ke Tempat Lain

Meski merajut atau merenda mengharuskan seseorang tetap fokus pada saat itu, tapi secara mengejutkan hal itu juga dapat membantu seseorang fokus ke tempat lain, demikian yang dikatakan Dr. Smith.

Misalnya saja seseorang yang membawa proyek merajut dan merendanya ke dalam rapat atau pertemuan sosial. Mungkin bagi sebagian orang itu membuat mereka 'tidak memerhatikan', tapi sebagian yang lain justru menjadikan mereka lebih fokus.

6. Berfungsi sebagai Ungkapan Kasih Sayang

Dr. Smith mengatakan bahwa membuat barang hasil dari merajut atau merenda dan memberikannya kepada orang lain adalah salah satu bentuk dari ungkapan kasih sayang atau perhatian serta membangkitkan perasaan 'senang' di dalam dirinya.

7. Merupakan Saluran Kreativitas

Penelitian menunjukkan kalau mengekspresikan kreativitas di luar aktivitas sehari-hari dengan cara tertentu bermanfaat bagi semua orang. Merajut dan merenda menjadi aktivitas yang dapat dipertimbangkan, demikian yang diungkapkan Dr. Smith lebih lanjut.

8. Memberikan Keterlibatan Sensorik

Baik merajut maupun merenda sangat melibatkan tangan dan ini bagus untuk otak seseorang, demikian kata Dr. Smith.

Baca Juga: Tetap Waras, Ini 7 Tanda Bahwa Pekerjaan Mulai Mengganggu Kesehatan Mental Kamu

EDITOR: Candra Mega Sari