← Beranda
Sering Mengantuk Padahal Sudah Tidur Cukup? Ini 10 Penyebab yang Perlu Diwaspadai
Fatah ElhuseinSenin, 11 Mei 2026 | 05.29 WIB
Ilustrasi tidur (Magnific)

JawaPos.com – Pernah merasa tetap mengantuk meski sudah tidur 7–8 jam? Kondisi ini cukup sering dialami banyak orang dan kerap dianggap sepele. Padahal, rasa kantuk berlebih di siang hari bisa menjadi tanda bahwa tubuh tidak benar-benar mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Tidur cukup secara durasi memang penting, tetapi kualitas tidur juga berperan besar. Jika tidur sering terganggu atau tidak nyenyak, tubuh tetap akan merasa lelah saat bangun. Akibatnya, produktivitas menurun dan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

Selain itu, kebiasaan hidup hingga kondisi medis tertentu juga bisa menjadi penyebab sering mengantuk. Karena itu, penting untuk mengenali faktor pemicunya agar bisa ditangani dengan tepat.

Dilansir dari laman resmi Alodokter dan Hello Sehat, berikut berbagai penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup.

Baca Juga: Bukan dengan Marah, Ini 7 Cara Menghadapi Orang Egois dengan Bijak dan Tenang agar Hubungan Tetap Sehat

1. Kualitas Tidur yang Buruk

Meski tidur cukup lama, kualitas tidur yang buruk dapat membuat tubuh tetap lelah. Gangguan seperti sering terbangun di malam hari, suara bising, cahaya berlebih, atau suhu ruangan tidak nyaman bisa menghambat tidur nyenyak. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan istirahat optimal sehingga mudah mengantuk keesokan harinya.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Jarang bergerak atau terlalu lama duduk dapat membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk. Aktivitas fisik membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan energi. Tanpa olahraga, tubuh cenderung kurang bertenaga meski sudah tidur cukup.

3. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa obat seperti antihistamin, obat penenang, antidepresan, hingga obat tekanan darah dapat menyebabkan rasa kantuk. Jika Anda merasa mudah mengantuk setelah mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

4. Anemia atau Kekurangan Zat Besi

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Hal ini membuat distribusi oksigen ke tubuh tidak optimal sehingga memicu rasa lelah, pusing, dan mengantuk sepanjang hari.

5. Terlalu Banyak Screen Time

Paparan layar gadget sebelum tidur dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan tubuh tetap terasa mengantuk meski sudah tidur cukup lama.

6. Gangguan Tidur seperti Sleep Apnea

Sleep apnea adalah kondisi ketika seseorang berhenti bernapas sementara saat tidur. Gangguan ini membuat tidur tidak nyenyak dan sering terbangun tanpa disadari. Gejalanya termasuk mendengkur keras, sakit kepala saat bangun, dan sulit fokus di siang hari.

7. Stres dan Masalah Psikologis

Stres, kecemasan, dan depresi dapat mengganggu kualitas tidur. Pikiran yang terus aktif membuat tidur tidak nyenyak meski durasinya cukup. Akibatnya, tubuh tetap merasa lelah dan mudah mengantuk di siang hari.

8. Sindrom Kaki Gelisah

Kondisi ini membuat seseorang memiliki dorongan untuk terus menggerakkan kaki saat tidur. Akibatnya, tidur menjadi tidak nyenyak dan menyebabkan kantuk berlebih di siang hari.

9. Narkolepsi

Narkolepsi adalah gangguan neurologis yang membuat seseorang tiba-tiba tertidur di waktu yang tidak terduga. Meski sudah tidur cukup, pengidapnya tetap merasa sangat mengantuk sepanjang hari.

10. Pola Makan yang Tidak Tepat

Konsumsi makanan tinggi lemak, gula, atau karbohidrat berlebihan dapat memicu rasa kantuk. Selain itu, kafein berlebihan dan pola makan tidak teratur juga bisa mengganggu kualitas tidur di malam hari.

Baca Juga: 5 Masalah Tersembunyi yang Jarang Disadari Banyak Orang Terkait Tidur Berkualitas, Simak!

EDITOR: Candra Mega Sari