← Beranda
Hidup Terasa Kosong dan Hampa? Segera Lakukan 5 Cara Ini Sebelum Mental Health Anda Semakin Terpuruk
Shania Vivi Armylia PutriSabtu, 25 April 2026 | 15.54 WIB
Ilustrasi seseorang yang merasa hampa/freepik

 

 

JawaPos.com-Hidup merupakan suatu proses, di mana ada kalanya seseorang merasa lelah, kosong, dan mulai mempertanyakan makna hidup.

Rasa tidak puas pada hubungan pekerjaan, kehidupan rumah, atau  hubungan sosial terkadang membuat seseorang merasa kosong dan hampa.

Terlebih saat anda memasuki quarter life crisis, kondisi mental health sering terasa rapuh dan terguncang.

Namun, ingat bahwa anda tidak akan pernah sendirian. Saat hidup terasa kehilangan arah dan semuanya tampak semakin berat, ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk memulihkan makna kehidupan.

Dikutip dari laman psychcentral.com ingatlah lima cara ini saat hidup terasa hampa dan kosong

  1. Self talk

Perjalanan menemukan tujuan hidup bisa sangat menantang. Namun, pada proses ini sesegera mungkin melakukan self talk secara positif bisa berpengaruh besar pada semangat hidup anda. Anda bisa memulainya dengan menjauh dari distraksi sosial media, kemudian mulai mengingat kembali dan bertanya pada diri sendiri soal hal-hal yang bisa membuat bahagia, passion dan minat, motivasi yang bisa mendorong anda, serta arti kesuksesan bagi diri anda. 

  1. Bersyukur

Melatih rasa syukur bisa anda lakukan dengan menerima hal-hal baik di sekitar anda. Rasa syukur mampu membuat seseorang melihat keadaan dari sudut pandang yang lebih positif. Bersyukur juga bisa mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.

  1. Temukan kembali kebahagiaan hidup

Terkadang hal-hal kecil dan sederhana bisa bermakna besar bagi kehidupan. Anda bisa menemukan makna di balik pemandangan yang indah atau keberkahan dari Tuhan. Cara sederhana seperti makan dengan mindfulness, memasang alarm.dan merencanakan rutinitas pagi bisa mengembalikan makna hidup anda.

  1. Tetap terkoneksi

Bernostalgia pada kenangan positif, mendengarkan musik, atau menggambar bisa mendorong anda untuk mengingat fase-fase bahagia di dalam hidup. Anda juga bisa berfokus pada pengalaman positif yang bisa memulihkan makna hidup.

  1. Cari bantuan 

Anda tidak harus menjalani segalanya dengan sendiri. Pertimbangkan untuk bertemu dengan terapis atau psikolog untuk membantu menghadapi perasaan yang beral. Ingat, mental health anda sama berharganya dengan kesehatan fisik.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti