JawaPos.com – Ketika pengakuan tidak lagi berasal dari penampilan, jenis kecantikan yang berbeda mulai muncul.
Misalnya beberapa wanita memakai makeup yang sempurna, sementara yang lain menggunakan riasan tipis.
Ternyata ada sesuatu yang menarik tentang psikologi di balik pilihan makeup minimal.
Psikologi menyebut hubungan antara kosmetik dan kepercayaan diri jauh lebih kompleks daripada yang diasumsikan kebanyakan orang.
Baca Juga: Tips 19 Kebiasaan Kecil Untuk Bangun Kecerdasan dan Kognitif Otak Menurut Psikologi
Dilansir geediting, berikut psikologi tentang wanita yang memilih riasan minimal.
1. Mereka merasa nyaman dengan diri sendiri
Wanita dengan harga diri tinggi sering merasa cukup percaya diri untuk mengurangi gaya riasan.
Mereka telah melakukan introspeksi untuk menerima apa yang dilihat di cermin, termasuk ketidaksempurnaan.
Ini bukan berarti tidak memperhatikan penampilan. Justru sebaliknya. Wanita-wanita ini sama sekali tidak membutuhkan lapisan alas bedak untuk merasa pantas dilihat.
2. Mereka memprioritaskan keaslian
Wanita yang memakai makeup minimal meyakini bahwa diri sendiri lebih penting daripada dikagumi.
Mereka telah belajar bahwa orang yang tepat akan menghargai mereka tanpa memandang warna lipstiknya.
Keaslian ini melampaui penampilan fisik.
3. Mereka memiliki rasa harga diri yang kuat
Wanita dengan harga diri rendah menggunakan lebih banyak makeup untuk menyembunyikan kekurangan, sementara wanita dengan harga diri tinggi menggunakannya secara strategis untuk menarik perhatian.
Mereka membangun kepercayaan diri melalui prestasi, hubungan, pertumbuhan pribadi, dan kontribusi yang tidak ada hubungannya dengan seberapa simetris fitur wajah.
4. Mereka menolak perfeksionisme
Wanita yang memilih makeup tipis sering kali telah berdamai dengan ketidaksempurnaan.
Mereka memahami bahwa lingkaran hitam di bawah mata, warna kulit tidak merata, dan pori-pori yang terlihat adalah bagian normal dari manusia.
Penolakan terhadap perfeksionisme ini sebenarnya merupakan tanda kematangan emosional.
Mengejar standar kecantikan yang mustahil berkorelasi dengan kecemasan dan penurunan kesejahteraan.
5. Mereka memiliki batasan sehat dengan media sosial
Media sosial telah secara dramatis meningkatkan tekanan akan kecantikan.
Algoritma terus-menerus menyajikan kepada kita gambar-gambar kesempurnaan yang telah difilter.
Wanita yang menggunakan makeup tipis memiliki hubungan yang lebih sehat dengan platform-platform ini.
Mereka cenderung tidak membandingkan diri dengan para influencer atau menginternalisasi standar kecantikan yang tidak realistis.
6. Mereka menghargai efisiensi dan kepraktisan
Wanita yang hanya memakai makeup tipis sering membuat perhitungan praktis, waktu tersebut bisa digunakan dengan lebih baik untuk hal lain.
Mungkin untuk lari pagi, tidur lebih lama, membaca, atau sekadar rutinitas pagi yang lebih santai dan tidak terburu-buru.
Para wanita ini telah mengidentifikasi prioritas mereka dan mengatur hidup sesuai dengan itu.