JawaPos.com - Saat berlibur, sering kali kita ingin mengajak orang tua atau kakek nenek kita yang sudah sepuh untuk ikut. Namun, tidak banyak hal dapat mereka lakukan karena tubuh mereka yang sudah melemah.
Salah satu kegiatan yang pasti terjadi saat berlibur adalah perjalanannya, entah itu jarak jauh atau dekat. Selain itu, metode perjalanannya juga perlu didiskusikan dengan semua peserta liburan.
Banyak hal dapat menjadi tantangan bagi kita dan mereka yang sudah sepuh ini. Maka perlu persiapan yang matang agar perjalanan ke tujuan dapat berjalan dengan lancar.
Berikut tips dan saran yang dapat dicoba:
Baca Juga: Ramalan Shio Besok Senin 23 Maret 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi
Lakukan penelitian dan perencanaan
Dilansir dari Caring Senior Service, semuanya dimulai dengan seleksi destinasi yang dapat mengakomodasi kebutuhan dan keperluan anggota keluarga lansia kita.
Cari hotel yang ramah manula, biasanya mereka memiliki kamar di lantai dasar atau akses mudah untuk lansia. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari klinik.
Hindari pula perjalanan yang terlalu jauh, atau dilakukan pada cuaca buruk. Hindari pula destinasi yang sulit untuk dijangkau.
Dilansir dari AARP, selain hotel atau tempat akomodasi, tempat makan, tujuan wisata, dan sebagainya juga harus dapat diakses dengan mudah oleh mereka.
Baca Juga: Ketika Masalah Jadi Jalan Rezeki, Ini 6 Zodiak yang Diam-Diam Beruntung pada 23 Maret 2026
Tidak ada salahnya untuk mengontak pihak hotel atau tujuan untuk menanyakan apakah mereka memiliki pintu masuk yang tidak memiliki tangga, toilet dengan pegangan, bahkan meminta kamar di lantai dasar.
Siapkan dokumen penting
Dilansir dari A Place for Mom, ketika melakukan perjalanan dengan lansia, kita perlu mempersiapkan segalanya. Salah satunya adalah dokumen dan berkas penting mereka.
Kita perlu mengumpulkan kartu identitas, berkas kesehatan terbaru, dan berkas atau kartu asuransi mereka.
Apabila diperlukan, temui dokter mereka untuk meminta catatan atau surat dokter yang berisikan kondisi kesehatan, obat-obatan yang sekarang dikonsumsi, peralatan medis yang digunakan (kalau ada), dan kontak dokter tersebut.
Selain itu, kalau perjalanan dilakukan dengan pesawat, kita harus bersiap bahwa para lansia akan melalui pengecekan yang lebih mendetail. Terutama mereka dengan peralatan mobilitas, alat dengar, dan lain-lain.
Lakukan pemeriksaan medis
Dilansir dari National Council on Aging, tidak hanya untuk para lansia dengan penyakit kronis, semua lansia sebaiknya melakukan pemeriksaan medis sebelum melakukan perjalanan jauh.
Kita juga perlu hadir pada saat pemeriksaan ini, karena kita yang bertanggung jawab atas kondisi mereka.
Selain itu, kita juga perlu mempersiapkan barang-barang yang membuat mereka nyaman dan sehat sebelum, selama, dan sesudah perjalanan tersebut.
Rencanakan waktu istirahat
Perjalanan jauh dapat melelahkan semua orang, terutama anggota lansia. Maka sebaiknya temukan informasi tentang rest area dan kapan saja kita dapat berhenti untuk istirahat.
Selain dalam perjalanan tersebut, saat berkegiatan pula. Liburan keluarga biasanya juga melibatkan anak-anak yang ingin berwisata dengan aktivitas, namun tidak semua lansia dapat bergabung. Tugas kita adalah menjadwalkan waktu istirahat yang pas untuk semua anggota keluarga.
Ketika berlibur dengan lansia, kita perlu memprioritaskan kenyamanan dan keamanan mereka. Maka penting untuk berhenti dan istirahat saat bisa. Siapkan bantal leher, gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman, cemilan favorit, dan air minum yang cukup.
Pilih metode perjalanan yang mudah untuk kita pula
Kita sebagai pengasuh juga berhak untuk menikmati liburan tersebut. Dengan perencanaan dan persiapan yang cukup, kita juga dapat bersenang-senang pula.
Maka tidak ada salahnya kita menyewa agen atau jasa yang dapat membantu kita. Seperti perawat, agen liburan, dan lain-lain yang memiliki pengalaman dalam hal ini.