← Beranda
5 Makanan yang Memiliki Antioksidan Tinggi untuk Menu Sahur dan Berbuka Puasa Agar Tubuh Tetap Bertenaga
Akhmad Iqbal FirmansyahSabtu, 7 Maret 2026 | 20.24 WIB
Ilustrasi makanan yang memiliki antioksidan tinggi. (Freepik)

JawaPos.com – Saat menjalani ibadah puasa, kesehatan tubuh harus tetap terjaga sepanjang hari.

Tubuh membutuhkan asupan makanan yang tidak hanya mengenyangkan tapi juga memberikan energi tambahan dan menyehatkan.

Salah satu makanan yang penting untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka adalah yang kaya antioksidan.

Antioksidan dapat melawan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan membantu menjaga kesehatan jantung serta metabolisme tubuh.

Baca Juga: Sehari Wisata Kuliner di Cirebon: 7 Makanan Legendaris dan Viral yang Wajib Dicoba dari Nasi Jamblang hingga Es Durian Viral

Antioksidan ini juga berperan penting untuk mengurangi resiko terkena penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.

Dilansir dari Eating Well, inilah lima makanan yang memiliki antioksidan tinggi sehingga cocok untuk menu sahur dan berbuka agar tubuh tetap bertenaga.

1.     Blackberry

Blackberry adalah buah yang memiliki kandungan nutrisi yang sangat melimpah sehingga menjadi buah yang menyehatkan.

Per 100 gram blackberry memiliki kandungan 100 hingga 138 mg anthocyanin, menjadikan salah satu buah yang memiliki antioksidan tinggi.

Banyak manfaatkan yang dapat diberikan dari mengkonsumsi blackberry saat sahur atau berbuka puasa.

Seperti tinggi serat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan membuat tubuh tidak mudah merasa lapar.

Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi dapat meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat puasa.

Dengan kandungan vitamin yang melimpah, blackberry menjadi makanan yang dapat menjaga kesehatan jantung.

Saat bulan puasa, blackberry sering dijadikan sebagai bahan tambahan untuk smoothie, salad buah, atau topping yogurt.

Baca Juga: Cegah Bulu Wajah dengan Rutin Konsumsi 7 Makanan Ini, Wanita Pasti Suka

2.     Black Currant

Blackcurrant adalah buah jenis berry kecil yang memiliki rasa asam manis dengan sensasi segar.

Buah ini memiliki kandungan sekitar 113 hingga 158 mg anthocyanin setiap 100 gram yang kita konsumsi.

Banyak manfaat yang diberikan oleh buah ini terutama jika dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa.

Black currant dapat membantu melawan stres oksidatif dan mendukung kesehatan jantung jangka panjang.

Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi membuat kesehatan tubuh tetap terjaga dan terlihat bugar sepanjang hari.

Ketika bulan puasa, buah ini cocok untuk menjadi selai, minuman, atau hidangan penutup sebagai menu tambahan sahur atau berbuka puasa.

3.     Ceri Hitam

Ceri hitam atau ceri manis adalah buah yang memiliki kandungan anthocyanin yang sangat baik untuk tubuh.

Setiap 100 gram ceri manis terdapat sekitar 169 mg anthocyanin yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selama bulan puasa, buah ini cocok dikonsumsi sebagai bahan tambahan untuk hidangan penutup saat sahur atau berbuka.

Dengan kandungan vitamin C yang tinggi, serat alami, dan senyawa anti inflamasi, membuat tubuh tetap bugar dan sehat.

Mengkonsumsi ceri saat berbuka dapat membantu memulihkan energi dalam tubuh setelah seharian berpuasa.

4.     Elderberry

Elderberry menjadi salah satu buah yang memiliki kandungan anthocyanin yang paling tinggi.

Bahkan per 100 gram buah ini memiliki kandungan hingga 485 mg anthocyanin yang bagus untuk tubuh.

Namun, elderberry tidak boleh dimakan mentah karena bisa bersifat toksik karena buah ini perlu diolah dulu.

Banyak olahan yang bisa dibuat dari buah ini, seperti sirup, teh herbal, selai, atau suplemen vitamin.

Oleh karena itu, elderberry cocok dikonsumsi untuk sahur atau berbuka karena meningkatkan kekebalan tubuh.

5.     Beras Hitam

Tak hanya buah, beras hitam juga merupakan makanan yang memiliki kandungan anthocyanin yang tinggi.

Berasal dari biji-bijian seperti beras, dan setiap 100 gram memiliki sekitar 456 mg anthocyanin yang baik untuk tubuh.

Manfaat yang diberikan beras hitam sangat banyak, karena kaya akan serat, zat besi, dan mineral penting.

Beras hitam menjadi salah satu alternatif untuk mengganti nasi putih yang lebih sehat untuk menu sahur.

Ini karena beras hitam dapat memberikan energi tambahan yang jauh lebih stabil dan nutrisi yang lengkap.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho