← Beranda
6 Tips Aman Bukber di Restoran Agar Tak Kemalingan, Waspada Modus Geser Tas!
Ryandi ZahdomoKamis, 5 Maret 2026 | 23.18 WIB
Ilustrasi buka puasa bersama/freepik

JawaPos.com - Momen buka puasa bersama (bukber) di restoran atau mall seharusnya menjadi ajang silaturahmi yang hangat.

Namun, keramaian dan keriuhan saat bedug Maghrib justru sering menjadi celah bagi para pelaku kriminal untuk beraksi.

Baru-baru ini, kabar kurang mengenakkan datang dari komika kondang Praz Teguh. Restoran miliknya yang berlokasi di Jalan Margonda Raya, Depok, menjadi sasaran aksi pencurian.

Insiden yang terekam CCTV ini menunjukkan betapa tenangnya pelaku menggasak barang berharga saat korban sedang lengah.

Baca Juga: Viral Restoran Praz Teguh di Depok Disatroni Pencuri, Laptop hingga iPhone Pengunjung Raib

Jangan biarkan euforia bukber membuat Anda abai. Agar kejadian tersebut tidak menimpa Anda, simak 6 tips aman menjaga barang bawaan saat bukber berikut ini.

1. Pilih Posisi Duduk yang Strategis

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah pemilihan meja. Hindari duduk di area yang terlalu dekat dengan pintu keluar-masuk atau jalur utama lalu lalang orang asing.

Meja yang berada di pojok atau bagian tengah ruangan cenderung lebih aman karena ruang gerak pelaku untuk melarikan diri menjadi lebih terbatas.

Jika Anda duduk di dekat pintu, pelaku dapat dengan mudah menyambar barang berharga dan langsung menghilang ke keramaian luar dalam hitungan detik.

Pastikan posisi Anda memungkinkan Anda untuk memantau siapa saja yang melintas di sekitar meja rombongan.

Baca Juga: Usai Viral Video Penyekapan Pegawai di Sunter, J&T Lapor Polisi Soal Pencurian dan Penggelapan

2. Jangan Taruh Tas di Lantai atau Sandaran Kursi

Meletakkan tas di lantai atau menggantungnya di sandaran kursi belakang adalah kesalahan paling fatal yang sering terjadi saat bukber.

Pelaku kejahatan biasanya menggunakan teknik "geser tas" dengan kaki atau tangan tanpa Anda sadari karena posisi barang berada di luar jangkauan pandangan mata.

Sangat disarankan untuk selalu memangku tas atau meletakkannya di depan dada jika memungkinkan.

Jika meja memiliki pengait tas di bagian bawah yang masih dalam jangkauan tangan, gunakanlah. Pastikan tas selalu berada di sisi dalam meja, terjepit di antara Anda dan dinding atau kursi teman lainnya.

3. Waspada Ekstra Menjelang Waktu Berbuka

Titik paling rawan dalam sebuah acara bukber adalah 10 menit sebelum dan sesudah adzan Maghrib berkumandang.

Baca Juga: Sempat Berusaha Melarikan Diri, WNA Tiongkok Liu Xiaodong Didakwa Sebagai Otak Pencurian Emas dan Penggunaan Bahan Peledak Tanpa Izin

Pada momen ini, fokus semua orang di restoran biasanya teralihkan sepenuhnya pada hidangan takjil, menu utama, hingga asyiknya perbincangan awal setelah menahan lapar seharian.

Pelaku spesialis restoran sangat paham bahwa kewaspadaan Anda menurun drastis saat makanan mulai tersaji.

Di tengah keriuhan orang yang mulai menyantap hidangan, maling sering kali beraksi dengan sangat tenang, memanfaatkan situasi di mana mata semua orang tertuju pada meja makan, bukan pada barang bawaan.

4. Jangan Pernah Tinggalkan Barang Tanpa Pengawasan

Meskipun Anda merasa berada di lingkungan yang aman atau bersama teman-teman, jangan pernah meninggalkan ponsel, dompet, atau laptop di meja sendirian.

Sering kali kita merasa aman hanya karena ada teman di meja, namun teman Anda pun mungkin sedang fokus mengambil makanan atau mengobrol dengan yang lain.

Baca Juga: Viral Aksi Pencurian di Hotel Bintang Lima Jakarta Pusat, Pelaku Berbatik Terekam CCTV!

Jika Anda harus ke toilet, mengambil pesanan di kasir, atau menuju area prasmanan (buffet), bawalah barang berharga Anda.

Jika memang tidak memungkinkan, pastikan Anda menitipkannya secara personal kepada satu orang teman dan minta mereka untuk memegangnya, bukan sekadar "melihatkan" saja.

5. Datang Lebih Awal dan Lakukan Reservasi

Melakukan booking tempat terlebih dahulu memberikan Anda kendali lebih atas keamanan posisi duduk.

Dengan reservasi, Anda bisa meminta meja di area yang tidak terlalu padat atau jauh dari akses jalan umum. Kondisi restoran yang terlalu penuh sesak (overcrowded) adalah surga bagi pencuri karena mereka mudah membaur.

Datang lebih awal juga membantu Anda mengenali lingkungan sekitar sebelum suasana menjadi sangat ramai.

Baca Juga: PN Jaksel Cabut Gugatan Praperadilan, WNA Tiongkok Liu Xiaodong Jadi Tersangka Pencurian Listrik dan Penyalahgunaan Peledak di Tambang Ilegal

Anda bisa memetakan di mana letak CCTV, posisi petugas keamanan, hingga mengamati gerak-gerik orang-orang yang tampak mencurigakan sebelum konsentrasi Anda terpecah oleh hidangan berbuka.

6. Terapkan Sistem Saling Jaga dalam Rombongan

Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan individu semata. Sebelum acara makan dimulai, tidak ada salahnya untuk mengingatkan teman atau keluarga dalam rombongan agar tetap waspada terhadap barang masing-masing. Jadilah "mata tambahan" bagi orang di sebelah Anda.

Sistem saling jaga ini sangat efektif karena pelaku akan berpikir dua kali jika melihat sebuah rombongan yang tampak sigap dan memperhatikan lingkungan sekitar.

Jangan ragu untuk menegur secara halus jika melihat tas teman yang diletakkan sembarangan, karena mencegah kehilangan jauh lebih baik daripada harus berurusan dengan polisi kemudian hari.

Kehilangan barang berharga seperti laptop atau ponsel tentu akan merusak suasana Ramadan Anda. Tetap waspada dan jangan beri ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan.

Baca Juga: 5 Tempat Buka Puasa di Kuningan Paling Recommended, Cocok untuk Bukber Keluarga dan Teman

Belajar dari Modus Pencurian di Restoran Praz Teguh

Berdasarkan unggahan di akun Instagram pribadi @praz_teguh, pelaku melancarkan aksinya dengan sangat tenang.

Dalam video tersebut, terlihat pelaku perlahan-lahan menggeser sebuah tas cokelat milik korban yang diletakkan di lantai.

Kala itu, korban sedang asyik berbincang sehingga tidak menyadari bahwa tasnya terus bergerak menjauh ke arah pelaku yang berada tepat di belakangnya.

Untuk mengelabui suasana, pelaku sempat keluar restoran sambil berpura-pura sedang menerima panggilan telepon sebelum akhirnya membawa kabur tas tersebut.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, mengonfirmasi bahwa saat ini pihaknya sedang mendalami kasus tersebut untuk memburu pelaku.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Tempat Bukber di Majalengka yang Luas, Nyaman, Estetik untuk Buka Puasa Bersama

"Masih dilidik," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (5/3).

 

EDITOR: Bayu Putra