JawaPos.com - Cincau merupakan olahan makanan tradisional yang diperoleh dari ekstrak daun tanaman Cyclea barbata (cincau hijau) atau Mesona palustris (cincau hitam).
Daun tanaman ini diolah dengan cara diperas dan dicampur air hingga menghasilkan cairan alami. Setelah diperas, cairan cincau akan didiamkan sementara hingga teksturnya mengental dan kenyal.
Kemudian, lapisan cincau yang sudah jadi akan dipotong dadu dan disajikan sebagai pelengkap minuman atau hidangan penutup yang menyegarkan.
Biasanya cincau disajikan sebagai bahan tambahan untuk beragam minuman segar, es campur, es buah, bahkan milk tea.
Kandungan Nutrisi dalam Cincau
Sebelum membahas manfaatnya, mari kita perhatikan terlebih dahulu kandungan gizi yang terdapat dalam daun cincau.
Dikutip dari HelloSehat, dalam setiap 100 gram cincau, terdapat sekitar 122 kkal energi, 6 gram protein dan 26 gram karbohidrat.
Selain itu, bahan pangan ini juga mengandung berbagai mineral penting seperti kalsium sebanyak 100 mg, fosfor 100 mg, dan zat besi 3,3 mg. Dari sisi vitamin, cincau menyediakan vitamin B1 sekitar 80 mg, serta vitamin C hingga 17 gram.
Manfaat Mengonsumsi Cincau
Setelah mengetahui kandungan nutrisi yang terdapat dalam cincau, berikut ini adalah manfaat yang akan didapat jika mengonsumsi cincau dalam jumlah yang tepat.
1. Meredakan Radang Tenggorokan
Bila sakit flu menyerang, umumnya akan disertai dengan radang tenggorokan yang membuat rasa tidak nyaman saat menelan makanan maupun minuman.
Pada kondisi ini, tekstur cincau yang lunak dan mudah ditelan dapat menjadi pilihan untuk dikonsumsi, tentunya tanpa tambahan es.
Selain itu, meskipun kandungan vitamin C pada cincau tidak banyak, zat gizi ini tetap berperan dalam mendukung daya tahan tubuh sehingga membantu mempercepat pemulihan dari infeksi penyebab flu.
2. Meningkatkan Kesehatan Usus dan Lambung
Dikutip dari HelloSehat, terdapat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Procedia Chemistry, yang mengungkap bahwa daun cincau hijau mengandung senyawa flavonoid.
Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang diyakini dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan.
Berkat kandungan flavonoid tersebut, mengonsumsi daun cincau hijau dipercaya mampu membantu mengurangi keluhan maag yang disebabkan oleh tukak lambung.
3. Mengatasi Diare
Kandungan senyawa bioaktif dalam cincau diketahui dapat membantu mempercepat pemulihan diare.
Dikutip dari Alodokter, ekstrak daun cincau menunjukkan efektivitas yang sebanding dengan loperamide, yaitu obat yang biasa digunakan untuk mengatasi diare.
Namun, hingga saat ini uji penelitian mengenai cincau sebagai obat diare masih terbatas pada hewan, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk memastikan manfaatnya pada manusia.
4. Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan
Mengonsumsi cincau bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Manfaat ini berasal dari senyawa gula di dalamnya yang dapat melawan bakteri penyebab sakit perut.
Selain itu, daun cincau juga kaya akan vitamin B dan C yang berperan dalam membantu meredakan diare.
Ditambah lagi, kandungan seratnya mampu membantu membersihkan saluran pencernaan secara alami.
5. Memelihara Daya Tahan Tubuh
Cincau diyakini dapat membantu menjaga fungsi serta kinerja sistem imun, sehingga tubuh lebih terlindungi dari berbagai infeksi dan penyakit.
Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa bioaktif di dalamnya, seperti klorofil, alkaloid, terandin, saponin, dan flavonoid.
Dikutip dari Alodokter, hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa-senyawa bioaktif tersebut berperan sebagai imunomodulator, yaitu zat yang membantu menyeimbangkan komponen dalam sistem kekebalan tubuh, termasuk jumlah serta fungsi sel darah putih (leukosit).