JawaPos.com – Kolagen merupakan sejenis protein yang bisa menjaga kesehatan sel dan jaringan tubuh. Pada dasarnya, protein alami ini terdapat dalam tubuh yang menyusun kulit, tulang otot, tendon, ligamen yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Maka dari itu, kolagen sebagai pondasi utama yang memberikan kekuatan pada tulang, urat, dan jaringan ikat. Selain itu, kolagen bisa juga ditemukan pada bagian tubuh lainnya, seperti kornea mata, gigi, dan pembuluh darah.
Berbagai manfaat bisa dirasakan melalui kolagen, salah satunya adalah kemampuan menjaga struktur dan kesehatan kulit. Untuk mengetahui lebih lanjut, dalam artikel ini akan memuat manfaat kolagen berdasarkan informasi pada laman siloam hospitals.
Manfaat kolagen
Berikut daftar manfaat kolagen bagi tubuh, antara lain:
- Mencegah penuaan dan mengencangkan kulit
Manfaat kolagen untuk wajah dan kulit sudah tidak perlu diragukan lagi. Diantaranya membantu mencegah penuaan dini, mengencangkan kulit, sampai bisa mengatasi kulit kering.
Tak heran, berbagai produk skincare mengandung kolagen didalamnya. Hal ini tentu bertujuan untuk menjaga kesehatan pada kulit dan wajah, terlebih pada jangka panjang.
Jika Anda ingin memperoleh manfaat yang lebih optimal untuk wajah serta kulit, bisa dengan meminta anjuran dokter untuk berbagai jenis perawatan kecantikan yang bisa dijalani.
- Melancarkan sirkulasi darah menuju kulit
Manfaat selanjutnya dari kolagen yaitu dapat memperkuat struktur pembuluh darah dan meningkatkan elastisitasnya. Apabila peredaran darah semakin lancar, maka semakin banyak pula oksigen dan zat gizi yang dikirimkan ke sel-sel kulit. Akibatnya, kulit akan tampak lebih sehat dan cerah.
Melalui pembuluh darah yang kuat, ternyata bisa melancarkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh, salah satunya termasuk kulit.
- Menjaga kekuatan rambut
Salah satu dampak yang bisa terjadi akibat jumlah kolagen yang menurun dalam tubuh adalah penipisan rambut alias masalah rambut rontok.
Oleh karena itu, perlu cara untuk mengatasinya dengan memperbanyak jenis asupan yang mengandung asam amino. Pada hal ini, asam amino ialah jenis protein yang dibutuhkan tubuh untuk dapat memproduksi kolagen. Sehingga permasalahan yang dialami, sedikit banyaknya bisa diatasi.
- Memperlambat proses tumbuhnya uban
Manfaat lainnya dari kolagen yaitu berfungsi sebagai antioksidan yang berpotensi memperlambat proses pertumbuhan uban pada rambut. Walaupun uban sering dipengaruhi oleh faktor genetik, namun pembentukan uban bisa cepat akibat paparan radikal bebas.
Maka fungsi kolagen sebagai antioksidan bermanfaat melindungi folikel rambut dari kerusakan yang disebabkan efek radikal bebas tadi.
- Mengurangi selulit
Kondisi jaringan lemak yang terdorong ke atas dan menembus serat sampai ke permukaan kulit disebut selulit. Kulit akan terlihat bergelombang dan teksturnya tidak rata.
Untuk mengurangi selulit dari dalam tubuh, bisa menggunakan kolagen yang mampu merangsang percepatan proses perbaikan dan regenerasi sel-sel kulit di bagian jaringan kulit yang bermasalah.
- Meningkatkan massa otot dan menjaga kesehatan sendi
Manfaat kolagen berikutnya yaitu bisa meningkatkan massa otot, karena kolagen sebagai salah satu komponen utama dalam perkembangan jaringan otot.
Selain meningkatkan massa otot, melalui asupan kolagen juga bisa mengurangi gejala peradangan kronis di sendi dan nyeri sendi, sehingga dapat menjaga kesehatan sendi.
- Membantu penyembuhan luka
Manfaat kolagen lainnya adalah membantu proses penyembuhan luka dengan cara menarik sel-sel kulit baru ke area kulit yang terluka, maka jaringan kulit baru akan lebih cepat pulih dan kuat.
Tak hanya itu, kolagen juga bermanfaat untuk membentuk jaringan di beberapa bagian tubuh, seperti tendon, dan otot yang mengalami cedera.
Dikutip JawaPos.com dari ciputra hospital bahwa dalam tubuh, kolagen secara alami bisa diproduksi tetapi seiring bertambahnya usia seseorang, jumlah kolagen bisa menurun. Hal ini akan berakibat pada fungsi fibroblas yang akan menghambat produksi kolagen.
Tak sampai disitu, akibat yang ditimbulkan lainnya yaitu hilangnya protein elastin yang mengakibatkan tanda-tanda penuaan, misalnya kerutan atau kulit kendur. Oleh karenanya, tidak sedikit yang ingin meningkatkan produksi kolagen dengan mengkonsumsi suatu makanan atau minuman tertentu.
Produk kolagen bisa berbentuk topikal, seperti krim wajah yang dipakai untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dan menjaga kelembaban kulit. Kolagen bisa dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau pun berbentuk cairan yang dijual di apotik atau supermarket.
Mengkonsumsi produk kolagen, bisa juga dibarengi dengan yoghurt, ataupun oatmeal. Akan tetapi, kolagen dapat menimbulkan efek samping jika tidak sesuai takaran yang dianjurkan.
Berikut beberapa efek samping minum suplemen kolagen yang bisa berpotensi akibat dosis yang tidak sesuai:
- Timbul jerawat
Resiko minum kolagen dengan dosis yang tidak tepat, bisa ditandai dengan benjolan kecil berwarna merah dan rasa nyeri, sehingga menyebabkan jerawat. Tetapi penyebabnya bukan hanya karena konsumsi suplemen, bisa juga karena perubahan hormonal dan stres.
- Fibrosis hati
Apabila mengkonsumsi kolagen pemutih terlalu banyak, akan bisa meningkatkan risiko fibrosis hati. Hal ini terjadi ketika jaringan hati yang sehat menjadi rusak dan tidak bisa berfungsi dengan baik.
Pada perawatannya, bisa diobati dan disembuhkan dengan perawatan medis yang tepat, namun apabila tidak ditangani dengan baik maka bisa menyebabkan kanker hati secara bertahap.
- Memicu hiperkalsemia
Hiperkalsemia ialah penumpukan kalsium yang berlebihan. Keadaan seperti ini, bisa menimbulkan gejala sering buang air kecil, mudah merasa lelah, dan nyeri tulang.
Kalsium yang berlebihan akibat minum kolagen, sering berakibat pada jantung tidak normal. Pengobatannya tergantung pada penyebab dan seberapa buruh kondisi yang dialami.
- Batu ginjal
Apabila mengkonsumsi kolagen terlalu banyak dapat menyebabkan batu ginjal, yang dapat menimbulkan beberapa gejala seperti mual, muntah, adanya darah dalam urin, dan nyeri parah pada kedua sisi punggung bawah.
Gejala tersebut bisa berkembang dengan cepat, sehingga membutuhkan penanganan medis dengan cepat. Apabila kondisinya sudah terlalu parah, bahkan sampai membutuhkan operasi bedah.
- Sembelit
Efek samping selanjutnya dari minum kolagen berlebih yaitu mengalami sembelit. Adapun gejala yang bisa dirasakan seperti nyeri saat buang air besar, feses kering, dan perasaan rektum (bagian besar usus) tersumbat.
Selain itu, efek samping kolagen juga memicu sakit bagian ulu hati, nafsu makan berkurang, dan perut kembung. Hal ini karena adanya zat kimia dalam suplemen.
Itulah beberapa manfaat dan efek samping kolagen bagi tubuh. Apabila ingin meningkatkan jumlah kolagen bisa dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kolagen di dalamnya.
Akan tetapi, perlu digaris bawahi bahwa kadarnya harus tepat dan tidak berlebihan untuk menghindari efek samping yang tidak ingin dirasakan.