← Beranda
Cara Mengasah Kecerdasan Intelektual di Usia Dewasa agar Otak Tetap Aktif dan Tidak Mudah Jadi Pelupa
Oliviea Novrimada ZahraSelasa, 2 September 2025 | 16.48 WIB
Ilustrasi menjaga kesehatan sperma.(Freepik)

 

 

JawaPos.com – Pernah merasa otak tiba-tiba seperti 'meredup'? Tiba-tiba lupa di mana meletakkan kunci, susah fokus saat bekerja, atau bahkan mengulang kalimat tanpa sadar. 

Fenomena ini ternyata jauh lebih umum daripada yang kita kira.

Namun kabar baiknya, ada cara sederhana dan efektif untuk menjaga agar ingatan tetap tajam dan otak terus aktif sepanjang waktu. Yuk, simak rahasianya!

Rutin Belajar dan Tantang Otakmu

Menurut situs Harvard Health, menjaga otak tetap aktif adalah kunci utama merawat kecerdasan. Beberapa cara yang mereka sarankan meliputi:

  1. Terus belajar seperti mengambil kursus singkat, baca buku baru, atau pelajari bahasa asing.

  2. Gunakan semua indramu saat belajar seperti belajar dengan melihat, mendengar, maupun mencium (misalnya memasak sembari memperhatikan aroma bahan) membantu otak menyimpan informasi lebih kuat.

  3. Percaya bahwa kemampuanmu dapat berkembang (growth mindset). Orang dewasa yang yakin bisa meningkatkan ingatan biasanya memang tampil lebih tajam secara mental.

 

Tetap Aktif secara Jasmani dan Sosial

Mayo Clinic menyarankan aktivitas fisik, tidur cukup, dan terlibat sosial sebagai pilar utama menjaga ingatan dan kemampuan kognitif, terutama seiring usia bertambah.

Olahraga ringan seperti jalan cepat atau yoga meningkatkan aliran darah ke otak dan mencegah penurunan fungsi mental. 

Interaksi sosial juga punya efek protektif terhadap pikun dan stres emosional.

Ketika berbicara dan terlibat dalam kegiatan bersama, otak mendapat ‘latihan’ kehidupannya sendiri. 

Latih Otak dengan Game dan Aktivitas Kreatif

Membangun ‘cadangan kognitif’ penting untuk menunda penurunan fungsi mental akibat usia.

Harvard Health mencatat bahwa membaca, bermain alat musik, atau menyelesaikan teka-teki seperti sudoku atau puzzle bisa meningkatkan cadangan ini secara signifikan. 

Sementara itu, situs Mayo Clinic merekomendasikan aktivitas seperti menggambar peta dari ingatan, belajar alat musik, atau memakai tangan nondominan untuk menantang fungsi otak dan memperkuat memori kerja serta fungsi eksekutif.

Tidur Berkualitas & Diet Otak Sehat

Tidur cukup  selama 7 hingga 9 jam per malam penting agar otak dapat mengonsolidasikan memori dan ‘membersihkan racun’ yang menghambat fungsi mental.

Mayo Clinic menyebut tidur buruk bisa memperburuk daya ingat.

Harvard Health juga menjelaskan diet berperan penting terhadap kesehatan otak.

Pola makan ala Mediterania seperti banyak sayur, buah, biji-bijian, ikan, dan minyak zaitun terbukti mendukung kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia. 

Cek Gaya Hidup yang Mengganggu Fokus

Menurut Times of India, istilah brain rot dipicu oleh paparan digital berlebihan dan gangguan konsentrasi.

Coba lakukan digital detox, misalnya membatasi penggunaan layar malam hari atau disabling notifikasi yang mengalihkan perhatian.

Selain itu, rutinitas sederhana seperti menulis tangan, baca buku, atau langkah boring seperti jalan tanpa HP bisa melatih fokus mental. 

Times of India juga merekomendasikan lima kebiasaan harian yang bisa memperkuat otak:

  1. Meditasi di pagi hari untuk meningkatkan fokus dan fungsi keputusan.

  2. Olahraga harian agar aliran darah ke otak optimal.

  3. Interaksi sosial untuk kecerdasan emosional dan stimulasi mental.

  4. Membaca setiap hari agar kosa kata dan pemahaman tetap tajam.

  5. Tidur 7–8 jam demi konsolidasi memori optimal. 

Tidak ada kata terlalu terlambat untuk mengasah kecerdasan. Setiap kebiasaan kecil mulai dari belajar hal baru hingga cara tidur yang lebih baik akan menciptakan efek kumulatif panjang untuk mencegah lupa.

Kecerdasan bukan hanya soal IQ, tetapi juga tentang kemampuan mempertahankan fokus, belajar, beradaptasi, dan memendam memori kuat.

Kombinasikan berbagai pendekatan belajar, olahraga, tidur, makan sehat, tidak kecanduan layar, dan terhubung dengan orang lain.

Itulah resep modern untuk otak dewasa agar terus berfungsi optimal.

Menjaga kecerdasan dan memori di usia dewasa sebenarnya sederhana yaitu dengan meningkatkan aktivitas mental, fisik, dan sosial secara seimbang.

Tambahkan tidur cukup, pola makan baik, serta kebiasaan bebas digital.

Dengan begitu, kecerdasan intelektualmu bisa tetap aktif, bukan hanya tidak mudah lupa, tetapi juga siap menghadapi tantangan hidup dengan penuh energi.

EDITOR: Novia Tri Astuti