JawaPos.com - Banyak orang masih bingung ketika harus memilih antara sunblock atau sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Meski sekilas terdengar mirip, keduanya ternyata memiliki kandungan, cara kerja, dan manfaat yang berbeda.
Hal ini membuat muncul pertanyaan penting. Sunblock atau sunscreen mana yang lebih baik untuk menjaga kulit tetap sehat dan terhindar dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV)?
Agar tidak salah pilih, mari simak penjelasan lengkap mengenai 4 perbedaan utama sunblock dan sunscreen, serta mana yang lebih ampuh melindungi kulit Anda dari bahaya sinar matahari.
Perbedaan Sunscreen dan Sunblock
Melansir dari laman Alodokter, berikut empat perbedaan utama antara sunscreen dan sunblock:
1. Kandungan
Sunscreen umumnya mengandung bahan aktif seperti avobenzone, oxybenzone, hingga para-aminobenzoic acid (PABA) yang berfungsi menyerap sinar UV.
Sebaliknya, sunblock biasanya diformulasikan dengan mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang bekerja dengan cara memantulkan sinar matahari.
2. Cara Kerja
Sunscreen melindungi kulit dengan cara menyerap sinar ultraviolet, kemudian melepaskannya kembali dalam bentuk panas sebelum sinar tersebut menembus lapisan kulit lebih dalam.
Sunblock bekerja secara berbeda, yaitu membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit yang berfungsi sebagai perisai untuk memantulkan sinar UV.
3. Cara Pemakaian
Penggunaan sunscreen dan sunblock juga memiliki perbedaan tersendiri. Agar sunscreen bekerja optimal, produk ini perlu digosok hingga meresap ke dalam kulit, karena membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit sebelum memberikan perlindungan maksimal.
Sedangkan sunblock cukup dioleskan secara merata pada permukaan kulit yang terpapar sinar matahari, dan perlindungannya bisa langsung bekerja.
4. Tampilan Akhir di Kulit
Sunscreen biasanya memberikan hasil akhir transparan, sehingga tidak meninggalkan bekas pada kulit.
Di sisi lain, sunblock cenderung meninggalkan lapisan putih atau white cast setelah digunakan.
Lebih Baik Sunblock atau Sunscreen?
Baik sunblock maupun sunscreen sama-sama berfungsi melindungi kulit saat terpapar sinar matahari. Keduanya dapat membantu mencegah kulit terbakar, memperlambat tanda penuaan dini, sekaligus mengurangi risiko kanker kulit.
Namun, ada sedikit perbedaan dalam efektivitasnya. Dilansir dari laman Cleveland Clinic, menurut dr. Khetarpal, sunblock atau sunscreen mineral memberikan perlindungan lebih optimal karena bekerja dengan cara memantulkan sinar UV.
Meski begitu, sebagian orang tetap memilih sunscreen berbahan kimia karena teksturnya lebih ringan, menyerap lebih cepat, dan tidak meninggalkan bekas putih di kulit.
Itu sah-sah saja, sebab sunscreen juga sangat efektif dan tentu jauh lebih baik dibanding tidak menggunakan tabir surya sama sekali.
Jika Anda masih bingung harus memilih sunblock atau sunscreen, sebenarnya tidak perlu khawatir.
Kini banyak produk tabir surya yang menggabungkan bahan mineral dan kimia sekaligus, sehingga bisa memberikan perlindungan ganda.
Selain lebih nyaman dipakai, produk kombinasi ini juga mengurangi efek white cast yang biasanya ditinggalkan oleh sunblock murni.
Pada akhirnya, jawaban dari pertanyaan sunblock atau sunscreen mana yang lebih baik sangat bergantung pada kebutuhan dan jenis kulit masing-masing orang.
Sunblock dengan kandungan mineral cocok untuk perlindungan ekstra di bawah sinar matahari terik, sementara sunscreen dengan formula kimia lebih nyaman dipakai sehari-hari karena ringan dan transparan.
Yang terpenting, jangan pernah melewatkan penggunaan tabir surya, apa pun pilihannya, karena perlindungan kulit dari paparan sinar UV adalah langkah utama untuk menjaga kesehatan dan mencegah penuaan dini. (*)