JawaPos.com - Secara umum banyak orang introvert yang mencintai sifat yang dimiliki tanpa peduli pendapat orang lain. Salah satunya membenci panggilan telepon.
Namun, perjalanan menjadi seorang introvert tidak selalu mulus. Masih ada tantangan besar, terutama menghadapi orang-orang yang tidak memahami introversi, yang suka menghakimi, atau bahkan bersikap tidak ramah.
Dari berbagai hambatan yang muncul, ada satu yang paling menyulitkan: kebencian mereka terhadap telepon.
Menurut orang introvert, telepon bukan alat yang membantu komunikasi. Berikut beberapa alasannya, dikutip dari Introvert Dear, Senin (16/12).
1. Sumber introvert
Bagi banyak introvert, telepon justru menjadi sumber frustrasi yang luar biasa. Pertama, suara dering yang keras sering kali mengejutkan dan mengganggu, memecah konsentrasi atau ketenangan mereka tanpa peringatan.
Bahkan, rasa terganggu ini bisa terasa begitu intens hingga menimbulkan ketidaknyamanan fisik.
2. Tidak memberikan solusi untuk introvert
Masalah berikutnya adalah telepon tidak memberikan “jembatan” yang diperlukan oleh introvert.
Saat mereka berbicara dengan seseorang secara langsung, meskipun ada rasa gugup, mereka masih bisa mengandalkan ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan kontak mata untuk memahami lawan bicara.
Isyarat visual ini membantu mereka merespons dengan tepat, menciptakan semacam jembatan komunikasi.
Namun, berbicara di telepon menghilangkan semua itu. Tanpa petunjuk visual, mereka merasa seolah-olah berusaha menyeberang jurang tanpa jembatan. Situasi ini sangat tidak nyaman.
3. Komunikasi email lebih aman
Sebaliknya, orang introvert menganggap bahwa komunikasi melalui email atau pesan teks terasa lebih aman.
Media ini memberi mereka waktu untuk berpikir dan menyusun jawaban dengan cermat. Tidak ada tekanan untuk merespons secara langsung, dan itu jauh lebih sesuai dengan ritme mereka sebagai seorang introvert.
Karena alasan ini, mereka jarang menjawab panggilan telepon, apalagi jika dilakukan secara mendadak.