JawaPos.com – Perselingkuhan dalam suatu hubungan sulit dimaafkan, apalagi jika terjadi berulang kali.
Rantai pengkhianatan dan kepercayaan yang tidak pernah berakhir ini dapat menghancurkan ikatan yang susah diperbaiki.
Menurut psikologi, ada beberapa alasan umum mengapa seseorang berubah menjadi tukang selingkuh.
Baca Juga: Ingin Dapat Promosi dan Naik Jabatan di Tempat Kerja? 5 Soft Skill Ini Perlu Anda Kuasai, Catat!
Untuk mengetahui lebih lanjut, dikutip dari Times of India, Selasa (3/9), berikut penjelasannya.
Mereka impulsif
Apakah pasangan Anda terus-menerus berselingkuh dan merasa bersalah setelahnya?
Jika dia tidak dapat menahan diri untuk tidak melakukan perilaku tersebut, ini menunjukkan sifat impulsif.
Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara impulsivitas seksual dan perilaku seksual orang dewasa yang bermasalah.
Orang-orang seperti ini tidak berpikir dua kali sebelum mendapatkan kepuasan seksual langsung tanpa menyadari dampaknya pada hubungan yang mereka jalani.
Mereka yang berpikir dan berhenti sejenak sebelum mengambil tindakan apa pun cenderung tidak berselingkuh jika dibandingkan dengan mereka yang impulsif.
Baca Juga: Bak Raja Penguasa, Inilah Weton-weton yang Disebut Sakti Mandraguna Menurut Primbon Jawa
Impulsivitas dalam banyak kasus juga dipicu oleh penyalahgunaan zat atau kondisi seperti gangguan bipolar.
Mereka narsisis
Ketika Anda memergoki seorang narsisis berselingkuh, dia tidak akan pernah mengakui perbuatannya, apalagi menjelaskan alasan di baliknya.
Orang-orang ini biasanya tidak merasa bersalah dan dapat membuatnya menjadi penipu ulung.
Baca Juga: Anies Wacanakan Bentuk Parpol Baru, HNW: Tidak Otomatis Bisa jadi Presiden
Mereka sangat menarik dan mementingkan diri sendiri ini tidak akan berpikir dua kali sebelum terlibat dalam perselingkuhan karena sering gagal memperhitungkan emosi orang lain dan dampak terhadap kehidupan pasangannya.
Kesenjangan emosional
Pasangan yang intim secara emosional cenderung tidak melakukan perselingkuhan karena tidak ingin menyakiti perasaan orang tercinta.
Namun, kesenjangan emosional dengan pasangan meninggalkan kekosongan yang mendorong orang lain untuk mencoba dan mencari hubungan lebih memuaskan.
Mereka punya harga diri yang rendah
Beberapa orang menjalin banyak hubungan untuk mendapatkan validasi eksternal.
Jika mereka tidak memiliki rasa percaya diri yang kuat dan harga diri rendah, berselingkuh satu atau dua kali dapat membuatnya merasa diinginkan oleh banyak orang.