JawaPos.com - Tentram dan damai dalam menjalani hidup adalah dambaan bagi setiap manusia, tapi kehidupan selalu disertai masalah dan ujian.
Sejatinya tidak ada orang yang ingin hidup bermusuhan, dendam, memfitnah, saling menghasut, apalagi saling membunuh. Melainkan semuanya ingin tentram dan damai.
Melansir dari laman Artikel UIN Malang, Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda dan kita tidak bisa meminta dilahirkan dari agama atau suku manapun. Semuanya telah ditentukan oleh Dzat yang maha menciptakan.
Dengan banyaknya perbedaan, disitulah kita harus bisa memiliki pola hidup yang menimbulkan rasa tentram dan damai, dan semua itu mulai dari pola pikir.
Mengutip dari laman Artikel Harley Therapy pada (26/07), ubah pola pikirmu dengan lakukan 7 cara ini supaya tentram dam damai dalam menjalani hidup, diantaranya :
1. Berhenti Mengkhawatirkan Omongan Orang Lain
Dalam diam atau geraknya manusia, tak akan luput dari omongan orang lain baik dalam hal pujian atau cacian.
Jika kamu terlalu khawatir akan omongan orang lain, batin akan terasa lelah dan tidak ada habisnya.
Kamu harus berani mencoba hal yang menurutmu baik tanpa harus mendengar pandangan orang lain, sehingga akan mendapat kepuasan tersendiri.
2. Fokus Pada Orang yang Mendukung
Perubahan hidup bisa menimbulkan kekacauan yang besar, bahkan saudara atau teman sejatimu bisa saja menjauhi saat tertimpa masalah.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Libra 26 Juli 2024 Mulai dari Karier, Kesehatan, Keuangan Hingga Percintaan
Cobalah untuk fokus menemui orang lain yang dapat mendukungmu dalam situasi apapun, termasuk konselor atau psikolog yang bisa membantu dalam mengubah sudut pandang kehidupan dan cara mengatasi masalah yang menimpa.
3. Lakukan Hal Positif Saat Memulai Kehidupan yang Baru
Kita tak bisa menerapkan kebiasaan lama yang kurang bermanfaat dalam kehidupan yang baru, misalkan saat pikiran tenang semua aktivitas seperti nonton film atau nongkrong terasa lebih menyenangkan.
Namun ketika ditimpa masalah, cobalah untuk memulai berolahraga, datang ke tempat ibadah, atau berpartisipasi menjadi relawan bisa menyeimbangkan kehidupan yang dijalani dan itulah ketenangan sejati.
4. Membuka Lingkaran Sosial
Jika sebelumnya kita menarik diri dari lingkungan sosial, maka tak ada salahnya untuk bertemu teman lama yang mungkin dulu sempat konflik atau berjarak.
Mencoba untuk "life update" dengan rekan kerja lama, sehingga kamu akan lebih mudah merasakan tentram dan damai untuk terkoneksi kembali dengan mereka dan menunjukkan dirimu yang sudah berubah menjadi versi terbaik.
5. Berhenti untuk Pura-Pura Bahwa Kamu "Baik-Baik Saja"
Seringkali kita menutup kondisi hati dari orang lain dan selalu berkata "baik-baik saja" agar tidak membuatnya khawatir atau penasaran.
Ketika kamu sedang marah, sedih, atau kecewa, sebaiknya diluapkan saja. Karena pembersihan emosi sangat diperlukan untuk mengembalikan semangat dalam diri.
6. Hilangkan Perbandingan
Kita hidup diantara milyaran manusia yang memiliki jalan yang berbeda, berhenti untuk membandingkan diri dengan orang lain karena hanya akan membuatmu stres dan tidak bersyukur.
7. Pilihlah Waktu yang Cukup untuk Pemulihan Diri
Ketika kita ditimpa musibah kesedihan karena kehilangan orang tercinta, harta benda, atau lainnya, orang sekitar seringkali meremehkan "waktu" dengan bertanya "Inikan sudah setahun berlalu, kenapa masih sedih?."
Padahal setiap manusia memiliki jangka waktu yang berbeda untuk penyesuaian diri, pilihlah waktu yang menurutmu cukup untuk pemulihan diri sehingga pada akhirnya kamu akan merasa tentram dan damai.