← Beranda
Tes Kepribadian: Genre Musik Favorit Ungkap Sifat Anda Sebenarnya, Pecinta Musik Pop Dikenal Mudah Gugup!
Rabbany WanadrianiMinggu, 7 Juli 2024 | 21.09 WIB
Ilustrasi tes kepribadian lewat genre musik. (Jagran Josh)

 

JawaPos.com - Musik telah dipercaya dapat meningkatkan suasana hati dan menjadi sumber hiburan.

Musik juga seringkali digunakan dalam ritual keagamaan, kegiatan budaya, dan perayaan.

Namun saat ini, kebanyakan dimanfaatkan untuk bersenang-senang.

Penelitian mengungkapkan bahwa selera musik seseorang merupakan indikator yang baik untuk kepribadiannya.

Dikutip dari Jagran Josh, Minggu (7/7), ikuti tes kepribadian ini dan pilihlah genre musik kesukaan Anda, mulai dari rock, rap, pop, klasik, jazz, hingga EDM guna mengenali sifatmu yang sebenarnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gaya Khas Tanda Tangan Bisa Ungkap Sifat Tersembunyi Seseorang, Nomor 2 Paling Umum

Rock

Rock merupakan salah satu genre musik tertua dan terpopuler, berawal pada tahun 1940-an sebagai rock and roll, kemudian melahirkan soft rock, surf rock, alternative, dan punk rock.

Tidak mengherankan bahwa musik rock masih digemari hingga saat ini dan penyuka jenis musik ini memiliki ciri kepribadian yang unik.

Para pecinta musik rock cenderung mempunyai sifat pemberontak, suka berpetualang, pendiam, tertutup, dan artistik.

Mereka sering kali ekstrovert, tetapi juga bisa menjadi introvert dengan ketertarikan untuk menjelajahi hal-hal baru.

Hip-hop dan Rap

Rap dan hip-hop muncul secara terpisah pada akhir abad ke-20, dicirikan oleh fokus kuat pada lirik, rima, dan ketukan ritmis.

Penyuka rap dan hip-hop umumnya muda dan energik. Mereka memiliki harga diri tinggi dan selalu aktif.

Orang-orang ini mendambakan interaksi sosial dan petualangan. Secara keseluruhan, pecinta rap dan hip-hop dikenal ekstrovert sejati, meskipun selalu ada pengecualian.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Cokelat Favorit Anda Mengungkapkan Ciri Kepribadian Anda yang Sebenarnya

Pop

Pop bisa dibilang merupakan genre musik paling populer saat ini. Pop telah banyak berkembang sejak awal kemunculannya di akhir tahun 50-an.

Penggemar musik pop juga sebagian besar ekstrovert. Mereka memiliki harga diri tinggi dan pekerja keras.

Namun, penelitian telah mengaitkan penyuka pop dengan tingkat kreativitas yang rendah dan kecenderungan mudah gugup.

Meskipun perempuan dan generasi muda lebih menyukai musik pop kontemporer, musik ini memiliki daya tarik universal.

Klasik

Musik klasik tak lekang oleh waktu dan masih dinikmati hingga saat ini, sekaligus dapat mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian seseorang.

Pecinta musik klasik sebagian besar sebagai individu yang berkelas dan memiliki standar tinggi.

Mereka agak tertutup, tetapi memiliki harga diri dan puas dengan kehidupan. Mereka juga lebih cerdas dan cenderung menjalani kehidupan yang mandiri dan unik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Cokelat Favorit Anda Mengungkapkan Ciri Kepribadian Anda yang Sebenarnya

Heavy Metal

Penggemar musik metal sering dikaitkan dengan aliran sesat, satanisme, dan kekerasan, tetapi ciri-ciri kepribadian mereka sangat berbeda.

Menurut psikolog musik, penggemar musik metal dan pecinta musik klasik memiliki ciri-ciri kepribadian yang hampir sama, tetapi penggemar musik metal lebih banyak terdiri dari kaum muda.

Penggemar musik metal sangat intuitif, tertutup, lembut, dan kreatif. Mereka seperti kebalikan dari penyuka musik pop.

Trap dan EDM

Trap dan EDM jadi genre musik kontemporer yang bagi penggemarnya merupakan musik paling merdu dan menakjubkan yang pernah ada.

Trap dan EDM dicirikan oleh lagu-lagu yang ditujukan untuk pesta dan festival. Sebagian besar DJ diasosiasikan dengan genre ini.

Karena itu, penggemar trap dan EDM juga dikatakan antusias dan supel. Mereka senang berpesta sekaligus pandai bersosialisasi.

Pencinta EDM dan trap juga karismatik dan kreatif, namun harus mengorbankan fokus dan kelembutan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Rasa Es Krim Favorit Anda akan Mengungkapkan Karakter yang Tersembunyi

Jazz dan Soul

Jazz dan soul jadi genre musik yang berasal dari komunitas Afrika-Amerika di Amerika Serikat. Sementara soul lebih menekankan pada vokal dan ritme, jazz berorientasi pada harmoni dan berjiwa bebas.

Baik penggemar jazz maupun soul, bahkan penggemar reggae, memiliki sifat ekstrovert dan sangat kreatif.

Orang-orang ini mendambakan pengalaman baru dan terbuka terhadap perubahan. Penggemar jazz dan soul juga memiliki harga diri yang tinggi dan cerdas.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti