← Beranda
Kuliner Banyuwangi, Uniknya Rujak Soto Banyuwangi Plus Segarnya Sego Cawuk yang Bikin Nagih untuk Sarapan
Shania Vivi Armylia PutriSabtu, 27 Juni 2026 | 03.19 WIB
Ilustrasi rujak soto/YouTube @riasukmawijaya   

JawaPos.com-Banyuwangi, menjadi surganya Kota di paling ujung Timur di Pulau Jawa.

Banyuwangi terkenal karena keindahan pantai dan pesona alamnya. Seperti hutan Djawatan sampai pesona alam Taman Nasional Baluran. 

Namun, tahukah anda? Dibalik itu Banyuwangi juga menyimpan beragam kuliner khas yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain.

Baca Juga: Menyusuri Jejak Rasa di Pasar Klojen Malang, 5 Kuliner Legendaris yang Bikin Lidah Bernostalgia

Salah satunya adalah rujak soto. Perpaduan kesegaran rujak dengan hangatnya soto berbumbu kaldu sapi, menciptakan sensasi kuliner yang khas dan menggugah selera.

Tidak hanya itu,masih banyak hidangan lain khas Banyuwangi yang tidak kalah unik dan patut untuk dicoba.

Berdasarkan informasi dari kanal YouTube @riasukmawijaya, berikut kuliner khas Banyuwangi yang wajib anda coba saat berkunjung ke sana. 

  1. Rawon Bik Ali

Rawon menjadi salah satu makanan khas di Jawa Timur. Saat di Banyuwangi, jangan lewatkan untuk mencicipi rawon Bik Ali berlokasi di Jl. Adi Sucipto No. 76, Sobo. Warung rawon ini buka mulai pukul 06.00-21.00. Satu porsi rawon di sini dibanderol dengan harga Rp 30.000-an. Rawon Bik Ali akan semakin lengkap jika anda menambahkan telur asin dan tempe goreng.

  1. Rumah Makan Pecel Ayu

Selain rawon, Banyuwangi juga memiliki kuliner unik bernama pecel rawon. Salah satu yang teri Jl. Adi Sucipto No.76, Sobo. warung pecel rawon ini buka mulai jam 06.00-21.00. Seporsi pecel rawon terdiri dari empal, tempe, sayur rebus berupa kacang panjang,tauge rebus, serundeng, bakwan jagung, peyek udang, ditambah sambal pecel,  dan peyek kacang. Kuliner yang satu ini memadukan dua cita rasa hidangan Jawa Timur yang lezat.

  1. Rujak Soto Mbok Mbret

Terdengar tidak biasa. Namun rujak Soto Mbok Bret menjadi salah satu kuliner khas Banyuwangi yang wajib dicoba. Seporsinya terdiri dari rujak dengan isian lontong, kangkung rebus, kacang rebus, tauge, tahu goreng, dan sambal petis, yang kemudian disiram kuah soto lengkap dengan irisan daging sapi. Perpaduan rasa segar dari rujak dan gurihnya kuah soto menciptakan rasa yang khas. Satu porsi Soto Mbok Bret dibanderol dengan harga Rp 20.000. Jangan lupa untuk menambah es dawet Rp 5.000 agar semakin nikmat. 

  1. Nasi Segok Cawuk Bu Mantih

Nasi segok menjadi menu sarapan paling populer di Banyuwangi. Salah satu yang wajib anda coba adalah nasi segok Cawuk Bu Mantih di Jl. KH. Wahid Hasyim, Pancoran Kulon. Warung ini sudah buka mulai pukul 06.00-12.00. Seporsinya berisi nasi jagung, urap, krecek, sambal, ikan pindang, ikan sambal belimbing wuluh dan serai, dan telur rebus, lalu disiram dengan tiga macam yakni kuah trancam (kelapa parut), kuah pindang, dan kuah bumbu rujak.  

Perpaduan tiga kuah dengan nasi jagung menjadi ciri khas yang membuat segok cawuk berbeda dari kuliner lainnya. Satu porsinya dibanderol dengan harga  Rp 20.000.

  1. Ayam Kesrut

Ayam kesrut merupakan makanan asli suku osing. Ayam kesrut ini memiliki rasa segar karena dimasak dengan belimbing wuluh dan bunga kecombrang. Satu porsi ayam kesrut dibanderol dengan harga Rp 65.000. Selain itu, di sini juga tersedia jamur goreng, sayur, dan sambal. Bahkan anda juga bisa memesan tradisional seperti cucur dan pisang goreng dengan harga Rp 10.000 satu porsinya.

  1. Seafood bakaran

Banyuwangi terkenal dengan pantai yang cantik dan hasil laut yang melimpah. Saatke Banyuwangi, jangan lewatkan untuk mencicipi aneka seafood dan bakaran. Salah satu menu yang wajib anda coba adalah udang saus pedas manis yang dibandrol dengan Rp 80.000, dan juga ikan kakatua bakar seharga Rp 75.000. Seafood di Banyuwangi menggunakan hasil tangkapan segar setiap hari, karena mengandalkan tangkapan nelayan lokal hari itu juga, sehingga menunya bervariasi sesuai ikan yang tersedia.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho