Jawapos.com - Memasuki kawasan kuliner di kota-kota besar Turki seperti Istanbul terasa seperti menjelajahi surga makanan yang tidak ada habisnya.
Bagi kamu yang berencana liburan atau baru pertama kali tiba di sana, menyiapkan anggaran kuliner yang matang akan membantu kenyamanan perjalananmu.
Melansir Turknesia dan The Island Girl Adventures, harga jajanan kaki lima di Turki tergolong sangat ramah di kantong wisatawan Indonesia, dengan kisaran harga mulai dari 5 TL (sekitar Rp10.000) hingga 20 TL (sekitar Rp40.000) per porsinya berdasarkan basis kurs penukaran normal.
Dengan variasi harga yang terjangkau tersebut, kamu sudah bisa memanjakan lidah dengan berbagai hidangan lezat. Berikut adalah 10 rekomendasi kuliner khas Turki yang wajib kamu coba:
1. Kebab (İskender & Adana), Jauh Lebih Kompleks dan Lembut
Kebab di Turki memiliki variasi yang jauh lebih kompleks dan kaya rasa dibandingkan dengan versi yang sering dijumpai di Indonesia. Salah satu varian populer adalah İskender Kebab, yang menyajikan olahan daging berbumbu berpadu siraman mentega panas, saus tomat, serta tambahan yogurt segar untuk memperkuat rasa gurihnya. Selain itu, ada Adana Kebab yang dibuat dari daging cincang bertekstur lembut dan lezat yang sangat pas dipadukan bersama hidangan pokok lokal. Menikmati potongan daging panggang orisinal ini langsung di daerah asalnya memberikan sensasi kuliner malam yang sangat memuaskan.
2. Bulgur Pilaf, Alternatif Nasi yang Gurih dan Bernutrisi
Bagi wisatawan Indonesia yang sering kali sulit melepaskan diri dari konsumsi nasi saat berada di luar negeri, hidangan Bulgur Pilaf hadir sebagai solusi pengganti yang sempurna. Makanan pokok yang sangat populer di Turki ini terbuat dari gandum kasar yang diolah bersama pasta tomat, pasta cabai, serta bumbu khusus hingga menghasilkan bulir kenyal berwarna oranye kemerahan yang gurih. Memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi serta kalori yang lebih rendah dari nasi putih, kuliner sehat ini biasanya disajikan sebagai pendamping daging ayam panggang atau kebab di berbagai rumah makan tradisional Turki (lokantasi).
3. Baklava, Dessert Manis Warisan Kerajaan Ottoman
Baklava merupakan hidangan pencuci mulut (dessert) paling ikonik dari zaman warisan Kerajaan Ottoman yang memiliki tekstur renyah dan kaya rasa. Kue kering panggang ini terbuat dari beberapa lapisan adonan phyllo super tipis yang diisi dengan kacang cincang, kenari, atau madu manis. Versi autentik di Turki umumnya menggunakan isian kacang pistachio berkualitas tinggi dan paling ideal dinikmati sebagai teman bersantai bersama secangkir teh hangat atau kopi lokal. Kelezatan manisnya yang legit membuat Baklava selalu menghiasi etalase toko oleh-oleh premium di berbagai sudut kota.
4. Pide, Pizza Khas Turki yang Berbentuk Perahu
Sering kali dijuluki sebagai pizza khas Turki, Pide menawarkan sensasi menyantap roti gandum renyah yang dibentuk memanjang menyerupai sebuah daun atau perahu. Berbeda dengan varian pizza asal Italia, adonan lembut Pide tidak menggunakan dasar saus tomat, melainkan langsung diberi aneka pilihan topping gurih seperti daging domba cincang, keju lokal yang meleleh, sosis, hingga paprika. Hidangan populer yang dipanggang tradisional menggunakan oven batu bersuhu tinggi ini menghasilkan tekstur luar yang renyah namun tetap kenyal di dalam, serta sering disajikan sebagai menu berbuka puasa.
5. Börek, Pastry Panggang Berlapis dengan Isian Gurih
Börek adalah sejenis cemilan pastry atau kue kering panggang berlapis dari adonan tipis phyllo yang sangat populer di wilayah Turki dan negara-negara Balkan. Hidangan ini menyajikan kombinasi tekstur kulit luar yang renyah dengan beragam variasi isian aman di dalam seperti daging cincang, keju putih, kentang, hingga sayur bayam. Karena sifatnya yang cukup padat dan mengenyangkan, masyarakat lokal kerap menjadikan Börek sebagai menu sarapan praktis di pagi hari yang bisa dengan mudah dibeli di berbagai toko roti tradisional sebelum memulai aktivitas.
6. Gözleme, Sajian Sarapan Roti Pipih Mirip Martabak
Selain roti biasa dan buah zaitun, Gözleme menjadi salah satu menu sajian sarapan tradisional di Turki yang terhitung sangat ramah di lidah dan mengenyangkan perut. Dari segi tampilan dan rasa, kudapan gurih ini sekilas memiliki kemiripan dengan martabak tipis khas Indonesia. Lembaran roti pipih khas Turki ini berfungsi membungkus aneka macam isian toping yang bervariasi di dalamnya seperti bayam segar, kentang tumbuk, keju lembut, hingga tumisan daging cincang yang gurih, menjadikannya pilihan praktis untuk mengisi energi.
7. Lokum (Turkish Delight), Manisan Permen Kenyal yang Menggoda
Dikenal luas di dunia internasional dengan nama Turkish Delight, Lokum adalah manisan tradisional bertekstur gel lembut dan kenyal yang sudah diproduksi sejak akhir abad ke-18 pada masa Ottoman. Penganan manis berbentuk kubus ini terbuat dari pati dan gula yang diberi perasa aroma kelopak mawar, lemon, hingga delima, serta diberi taburan gula putih bubuk agar tidak lengket. Di dalamnya sering kali ditambahkan isian premium berupa kacang pistachio, walnut, atau krim kental yang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai suguhan tamu maupun oleh-oleh wajib.
8. Balık Ekmek / Balık Dürüm, Roti Isian Ikan Panggang Segar
Menikmati olahan ikan laut yang dibungkus dengan roti bukanlah hal yang asing bagi masyarakat İndonesia, sehingga kuliner Balık Ekmek atau Balık Dürüm sangat direkomendasikan. Hidangan ini berupa ikan makarel segar yang dipanggang sempurna, kemudian disajikan di dalam belahan roti sandwich atau digulung menggunakan selembar roti tipis (wrap). Ditambah dengan sayuran segar seperti selada, potongan bawang bombay, serta kucuran perasan jeruk lemon, perpaduan rasa gurih, manis, dan asam segarnya biasa dijajakan di kawasan pasar tepi laut seperti Eminönü dan Kadıköy.
9. Dondurma, Es Krim Ikonik yang Kenyal dan Elastis
Dondurma atau es krim khas Turki menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan sangat menghibur berkat atraksi jahil dari para penjualnya yang mengenakan pakaian tradisional. Perbedaan mendasar antara Dondurma dengan es krim biasa terletak pada teksturnya yang sangat kenyal, elastis, tebal, serta tidak mudah meleleh karena dibuat menggunakan campuran susu kambing, gula, dan bubuk akar anggrek (salep). Tersedia dalam berbagai varian rasa populer seperti coklat, stroberi, hingga pistachio, jajanan menyegarkan ini sangat mudah ditemukan di sepanjang jalanan sibuk kawasan Istiqlal atau Fatih.
10. Turkish Coffee, Kopi Unik yang Dimasak di Atas Pasir Panas
Bagi para pecinta kopi, mencicipi Turkish Coffee merupakan sebuah agenda wajib karena memiliki metode pembuatan dan cara penyajian yang sangat unik di dunia. Biji kopi yang telah digiling dengan sangat halus ditempatkan ke dalam sebuah teko tembaga kecil bernama cezve, kemudian dipanaskan di atas hamparan pasir pantai panas guna mendapatkan distribusi suhu yang konsisten. Menghasilkan aroma kopi yang sangat kuat dan pekat, ritual meminum kopi ini telah menjadi bagian erat dari budaya sosial masyarakat Turki yang tidak boleh dilewatkan.