JawaPos.com - Tulungagung merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur. Tulungagung memiliki beragam destinasi wisata alam dan situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Terdapat pantai yang indah dan candi yang bersejarah di kota ini. Selain sektor pariwisata, Tulungagung juga terkenal sebagai sentra kerajinan marmer di Indonesia.
Tidak hanya itu, batik dan aneka produk marmer asal Tulungagung juga telah menjadi produk andalan karena bentuknya yang unik dan motif batiknya yang khas.
Saat berlibur ke kota Tulungagung ini, Anda juga tidak boleh melewatkan beragam kuliner khasnya.
Mengutip dari kanal YouTube @BansosPedia, ini dia 12 makanan khas Tulungagung dengan cita rasa autentik, yang bisa menjadi buah tangan manis Anda setelah pelesiran ke kota ini.
1. Kue Sagon
Kue sagon adalah oleh-oleh yang berbahan dasar dari tepung sagu, tepung ketan, dan kelapa. Kue sagon ini dicetak menggunakan cetakan lingkaran. Proses memasaknya yang dipanggang membuat aroma parutan kelapa lebih harum dan menggugah selera.
2. Enting-Enting
Enting-enting merupakan camilan manis dengan tekstur chewy. Enting-enting terbuat dari gula merah, kacang, dan wijen sangrai. Permen ini menjadi favorit banyak orang. Permen ini kemudian dibiarkan sampai mengeras dan dikemas ke dalam plastik.
3. Gethuk Pisang
Gethuk pisang berbahan dasar pisang ambon. Gethuk ini kemudian dibungkus seperti lontong menggunakan daun pisang. Gethuk pisang memiliki tekstur lembut dengan rasa manis legit yang khas.
4. Kopi Cethe
Budaya minum kopi di Tulungagung melahirkan tradisi unik bernama kopi cethe. Cara ini dilakukan dengan melukis rokok dengan ampas kopi agar rasanya jauh lebih kuat dan nikmat. Saat berada di Tulungagung, Anda bisa mencoba kuliner khas ini.
5. Ledre
Ledre merupakan sejenis crepes dengan isian pisang dan gula. Ledre kemudian digulung memanjang. Oleh-oleh yang satu ini memiliki rasa manis dengan tekstur yang sangat renyah. Cocok dijadikan camilan dan teman minum teh.
6. Kletek
Kletek menjadi oleh-oleh khas Tulungagung yang berbahan dasar singkong. Kripik kletek kemudian digoreng sampai teksturnya krispi. Kletek memiliki rasa pedas dan aroma daun jeruk yang kuat. Rasa pedas ini berasal dari campuran cabai saat proses pembuatnya.
7. Batik
Batik Tulungagung juga bisa menjadi buah tangan yang khas. Batik Tulungagung memiliki motif tersendiri yang berbeda dari daerah lain. Motif batik Tulungagung antara lain adalah Baronggung, Gajah Mada, Satrio Manah, Kalang Kusumo, dan Lurik Bhumi Ngrowo.
8. Sredek
Sredek merupakan ketela yang diparut kemudian dikukus sampai melunak. Setelah itu, sredek dicampur dengan gula jawa dan parutan kelapa. Kombinasi rasa manis dan gurih membuat sredek menjadi jajanan lokal yang menjadi favorit orang tulungagung.
9. Kemplang
Kemplang adalah jajanan tradisional yang berbahan dasar tepung ketan. Kemplang dimasak dengan cara digoreng ke dalam minyak. Jajanan yang satu ini memiliki perpaduan rasa gurih dari ketan dan kelapa, kemudian rasa manis dari taburan gula halus.
10. Kerupuk Rambak
Kerupuk rambak juga bisa menjadi oleh-oleh khas Tulungagung. Kerupuk rambak ini memiliki rasa gurih dan asin. Kerupuk rambak sendiri, terbuat dari kulit sapi atau kerbau, yang dikeringkan lalu digoreng. Kerupuk rambak bisa menjadi camilan ataupun pendamping saat menyantap nasi.
11. Jenang Syabun
Jenang syabun berbahan dasar dari tepung beras ketan. Jenang syabun lalu ditambahkan gula merah supaya rasanya manis dan legit. Tekstur kenyalnya yang membuat jenang ini menjadi nagih untuk disantap lagi dan lagi.
12. Patung Marmer
Terakhir, Tulungagung juga terkenal dengan pengrajin batu marmer. Oleh-oleh marmer yang paling sering diburu antara lain vas bunga, guci, asbak, lampu, dan meja hias.
Baca Juga: Membawa Cita Rasa Nusantara, Kopi Jadi Oleh-Oleh Khas Indonesia yang Mendunia