JawaPos.com - Yogyakarta bukan cuma terkenal dengan budaya dan wisatanya yang ikonik, tapi juga surga bagi para pecinta kuliner.
Setiap sudut kota ini seolah punya cerita rasa yang berbeda, mulai dari makanan tradisional legendaris hingga tempat makan kekinian yang viral di media sosial.
Menariknya, kuliner di Jogja bukan sekadar soal enak atau tidak, tapi juga pengalaman makan yang unik.
Ada yang dimasak dengan cara tradisional, ada yang menawarkan suasana pedesaan, hingga yang tampil modern dan instagramable.
Nah, buat kamu yang ingin eksplorasi wisata kuliner di Jogja, berikut ini 10 rekomendasi kuliner viral yang wajib kamu coba dilansir dari akun Instagram @tripkulineran.
1. Bakmi Jawa Pak Pele
Kalau bicara soal bakmi Jawa, nama Bakmi Jawa Pak Pele hampir selalu masuk daftar teratas.
Bakmi Jawa Pak Pele dikenal dengan rasa autentiknya yang khas—gurih, sedikit manis, dan punya aroma smokey yang menggoda karena dimasak menggunakan anglo (arang).
Menu andalannya seperti bakmi godhog (rebus) dan bakmi goreng yang selalu jadi favorit.
Lokasinya yang dekat kawasan Alun-Alun Utara Yogyakarta membuat tempat ini selalu ramai, terutama saat malam hari. Cocok banget buat kamu yang ingin menikmati suasana Jogja sambil kulineran.
2. Warung Gasotang
Warung sederhana ini membuktikan bahwa rasa tetap jadi juara. Meski tampil tanpa konsep mewah, Warung Gasotang justru viral karena masakan rumahan yang autentik dan bikin kangen.
Porsi yang besar dengan harga terjangkau jadi nilai plus. Cocok buat mahasiswa, backpacker, atau siapa pun yang ingin makan enak tanpa bikin kantong jebol.
3. Lumpia Samijaya
Berada di kawasan Malioboro, Lumpia Samijaya jadi salah satu jajanan legendaris yang tak pernah sepi pembeli.
Lumpia gorengnya terkenal dengan kulit renyah dan isian padat yang gurih. Cocok dinikmati sebagai camilan saat jalan-jalan malam. Banyak wisatawan yang rela antre demi mencicipi kelezatan lumpia satu ini.
4. Kedai Tjeria 90
Buat kamu yang suka tempat makan estetik, Kedai Tjeria 90 wajib masuk list. Mengusung konsep retro klasik, tempat ini punya banyak spot foto menarik yang instagramable.
Menu yang ditawarkan pun beragam, dari makanan berat hingga camilan kekinian. Perpaduan suasana dan rasa membuat tempat ini cepat viral di kalangan anak muda.
5. Bebek Mbah Mangoen Soemarto
Kuliner legendaris yang satu ini terkenal dengan olahan bebeknya yang empuk dan kaya bumbu. Proses memasak tradisional membuat rasa bumbunya meresap hingga ke dalam daging.
Tak heran jika banyak pengunjung rela antre demi menikmati sajian khas ini. Sensasi makan di sini terasa seperti kembali ke cita rasa masakan Jawa tempo dulu.
6. Warung Sadeyan
Warung Sadeyan dikenal dengan menu ayam kampungnya yang dimasak dengan bumbu sederhana namun penuh cita rasa.
Dipadukan dengan sambal pedas yang nendang, hidangan di sini terasa semakin istimewa. Tempatnya sederhana, tapi justru itu yang membuat pengalaman makan terasa lebih autentik.
7. Moufu Ramen
Ingin mencoba sesuatu yang berbeda di Jogja? Moufu Ramen bisa jadi pilihan. Tempat ini viral karena menyajikan ramen dengan cita rasa yang cukup autentik namun tetap disesuaikan dengan lidah lokal.
Kuahnya kental, toppingnya melimpah, dan penyajiannya menarik. Cocok untuk kamu yang ingin rehat sejenak dari kuliner tradisional.
8. Pawon Tempuran
Kalau kamu mencari pengalaman makan dengan suasana alam, Pawon Tempuran adalah jawabannya.
Terletak di area yang asri dengan pemandangan pertemuan sungai, tempat ini menawarkan suasana tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota. Menu yang disajikan pun khas Jawa dengan rasa yang otentik.
9. Warung Kinasih
Warung Kinasih sering disebut sebagai hidden gem di Jogja. Tempat ini menyajikan berbagai menu rumahan dengan rasa yang sederhana namun mengena di hati.
Bagi kamu yang ingin merasakan masakan khas Jogja seperti di rumah sendiri, tempat ini sangat layak untuk dikunjungi.
10. Kopi Klotok
Kopi Klotok bukan hanya tempat makan, tapi juga pengalaman. Terkenal dengan kopi tradisionalnya yang diseduh menggunakan arang, tempat ini juga menyajikan menu rumahan seperti sayur lodeh, telur dadar, dan tempe goreng.
Suasana pedesaan yang kental membuat siapa pun betah berlama-lama di sini. Tak heran jika Kopi Klotok selalu ramai pengunjung, terutama saat akhir pekan.