JawaPos.com - Wisata kuliner memang selalu menjadi bagian paling menyenangkan ketika kita menjelajahi sebuah kota.
Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas yang unik dan sarat cerita budaya. Hal inilah yang membuat perjalanan terasa semakin berkesan.
Jika sedang berkunjung ke Kota Tangerang, ada satu hidangan tradisional yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta kuliner, yaitu Laksa Tangerang.
Baca Juga: Laksa Singapore Gurih dan Kaya Rempah, Resep Kuah Udang yang Menggoda
Makanan khas ini memiliki sejarah yang menarik karena merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Melayu yang telah hidup berdampingan sejak lama di kawasan tersebut.
Sekilas, tampilan laksa Tangerang mungkin terlihat sederhana. Namun jangan tertipu oleh penampilannya.
Di balik semangkuk laksa tersebut tersimpan perpaduan rasa gurih, harum rempah, dan kuah santan yang khas.
Rasanya bahkan tidak kalah nikmat dibandingkan berbagai kuliner khas Banten lainnya yang sudah lebih populer.
Bagi kalian yang ingin merasakan kelezatan laksa autentik di Tangerang, berikut ini lima rekomendasi laksa legendaris yang terkenal enak dan wajib masuk daftar kuliner kalian seperti dilansir dari YouTube 10 BEST ID.
1. Laksa Benteng Pak Masitar
Salah satu penjual laksa paling terkenal di Tangerang adalah Laksa Benteng Pak Masitar.
Penjual legendaris ini sudah berjualan selama kurang lebih tiga dekade, sehingga tidak heran jika namanya sangat dikenal oleh warga lokal maupun wisatawan.
Lapaknya berada tepat di depan Kelenteng Boen Tek Bio di kawasan Pasar Lama Tangerang. Lokasi ini memang dikenal sebagai pusat kuliner yang selalu ramai dikunjungi.
Yang membuat laksa Pak Masitar berbeda dari kebanyakan laksa lainnya adalah konsepnya yang vegetarian.
Kuah laksa di sini tidak menggunakan kaldu ayam sama sekali. Sebagai gantinya, Pak Masitar memanfaatkan sari kacang hijau dan santan untuk menciptakan rasa gurih yang khas.
Meskipun tanpa daging, semangkuk laksa ini tetap terasa nikmat karena dilengkapi dengan tahu dan telur sebagai sumber protein. Di atasnya juga ditaburi daun kucai yang memberikan aroma segar sekaligus memperkaya cita rasa.
Hal menarik lainnya, bihun yang digunakan dibuat sendiri sehingga teksturnya terasa lebih kenyal dan autentik. Kuahnya juga dikenal lebih kental dan kaya rempah, sehingga sangat cocok disantap saat masih panas.
Karena rasanya yang terkenal enak, tempat ini hampir selalu ramai pengunjung. Jadi jika ingin mencobanya, sebaiknya datang lebih pagi agar tidak kehabisan.
Alamat: Depan Vihara Boen Tek Bio, Pasar Lama Tangerang
Jam buka: 07.00 – 14.00
Harga: mulai Rp15.000
2. Laksa Bihun Cie Ikim
Rekomendasi berikutnya adalah Laksa Bihun Cie Ikim, salah satu laksa yang cukup populer di kalangan masyarakat Tangerang.
Gerobaknya cukup mudah ditemukan karena berada tepat di seberang Kedai Jus Kode yang terkenal di kawasan Sukasari. Lokasi yang strategis membuat tempat ini selalu ramai pembeli.
Seporsi laksa di sini berisi berbagai bahan yang cukup lengkap. Mulai dari bihun lembut, tauge segar, telur rebus, dan suwiran ayam. Yang paling menarik adalah taburan ebi goreng di atasnya.
Ebi tersebut memberikan sensasi rasa gurih dan asin dengan tekstur renyah yang membuat pengalaman makan menjadi semakin nikmat.
Tidak hanya itu, laksa ini juga dilengkapi dengan emping, daun kemangi, dan bawang goreng yang membuat aromanya semakin menggugah selera.
Kuah santannya cenderung lebih ringan dibandingkan laksa lainnya. Hal ini membuat rasanya tidak terlalu berat sehingga tetap nyaman dinikmati meskipun dalam porsi besar.
Jika masih merasa kurang kenyang, pengunjung juga bisa meminta tambahan lontong sebagai pelengkap.
Agar rasanya semakin segar, jangan lupa menambahkan sambal dan perasan jeruk limau sebelum menyantapnya.
Alamat: Jl. KH Hasyim Ashari / KH Saleh Ali No. 89, Sukasari, Tangerang
Jam buka: 10.00 – 16.00
Harga: mulai Rp25.000
3. Laksa Bang Bewok
Nama berikutnya yang juga sangat terkenal adalah Laksa Bang Bewok. Penjual laksa ini sudah berjualan sejak tahun 2000, sehingga pengalaman soal rasa tidak perlu diragukan lagi.
Popularitasnya terlihat dari jumlah bahan yang digunakan setiap hari. Dalam sehari saja, Bang Bewok bisa menghabiskan sekitar 10 kilogram beras untuk membuat laksa.
Seporsi laksa di sini terdiri dari mie putih kenyal, parutan kelapa sangrai, dan kacang hijau, yang kemudian disiram dengan kuah santan kental yang kaya rasa.
Sebagai pelengkap, terdapat pula potongan kentang kecil yang memberikan sensasi tekstur unik saat dikunyah.
Pengunjung juga bisa menambahkan berbagai topping seperti ayam, hati ampela, atau telur rebus sesuai selera.
Agar semakin nikmat, laksa ini disajikan dengan taburan daun kucai, seledri, dan bawang goreng yang membuat aromanya semakin menggoda.
Salah satu kelebihan Laksa Bang Bewok adalah jam operasionalnya yang buka 24 jam. Jadi bagi kalian yang tiba-tiba ingin menikmati laksa di tengah malam, tempat ini bisa menjadi pilihan terbaik.
Alamat: Jl. Muhammad Yamin, dekat Lapas Wanita Tangerang
Jam buka: 24 jam
Harga: mulai Rp10.000
4. Laksa Bang Gondrong
Meskipun hanya berjualan menggunakan gerobak sederhana di pinggir jalan, Laksa Bang Gondrong memiliki banyak pelanggan setia.
Bang Gondrong sudah berjualan selama belasan tahun dan dikenal karena konsistensi rasanya yang tidak berubah sejak dulu.
Kuah santan di sini memiliki karakter yang kental dan gurih. Yang membuatnya unik adalah adanya kacang hijau rebus di dalam kuahnya.
Kacang hijau tersebut memberikan sensasi rasa dan tekstur yang berbeda dari laksa pada umumnya.
Porsi yang disajikan juga cukup banyak sehingga membuat siapa saja yang menyantapnya merasa kenyang.
Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan jika ingin mencicipi laksa ini, yaitu jam bukanya sangat singkat.
Alamat: Jl. Haji Embang Raya No. 24, Tangerang
Jam buka: 06.00 – 09.00
Harga: mulai Rp10.000
5. Laksa Pak Openg
Rekomendasi terakhir adalah Laksa Pak Openg, yang sudah berdagang sejak tahun 2003.
Meskipun hanya menempati gubuk sederhana di pinggir jalan dekat rel kereta, tempat ini selalu dipadati pelanggan.
Setiap hari Pak Openg mampu menjual sekitar 100 porsi laksa, dan sering kali dagangannya habis sebelum jam tutup.
Laksa di sini dikenal memiliki kuah yang gurih, pedas, dan kaya rempah. Aromanya begitu kuat sehingga langsung menggugah selera sejak pertama kali disajikan.
Tekstur bihun berasnya juga sangat pas—tidak terlalu lembek dan tidak terlalu keras.
Pengunjung bebas memilih berbagai topping seperti telur, ayam, atau ati ampela sesuai selera.
Banyak pelanggan yang mengatakan bahwa rasa laksa Pak Openg memiliki sensasi seperti masakan rumahan, sederhana tetapi sangat memuaskan.
Alamat: Jl. Taman Makam Pahlawan No. 8, Taruna, dekat rel kereta Tangerang
Jam buka: 06.30 – 09.30
Harga: mulai Rp10.000
Laksa Tangerang, Kuliner Tradisional yang Wajib Dicoba
Laksa Tangerang memang menjadi salah satu kuliner khas yang patut dibanggakan. Makanan ini memiliki karakter rasa yang berbeda dari laksa di daerah lain seperti laksa Betawi maupun laksa Bogor.
Ciri khas utamanya terletak pada kuah santan yang medok, aroma rempah yang kuat, serta tambahan kacang hijau dan kelapa sangrai yang memberikan tekstur unik.
Perpaduan rasa gurih, sedikit pedas, dan aroma harum membuat hidangan ini mudah disukai siapa saja.
Tidak heran jika banyak orang yang mengaku ketagihan setelah mencobanya sekali.
Jika suatu saat kalian berkunjung ke Tangerang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner legendaris ini.
Dari lima tempat yang sudah disebutkan tadi, kira-kira laksa mana yang paling ingin kalian coba lebih dulu?