← Beranda
Char Koay Teow Malaysia: Mi Goreng Legendaris dengan Aroma Wok Hei yang Lezat
Jelita Indriana PutriSelasa, 9 September 2025 | 23.29 WIB
Char Koay Teow, mi goreng ikonik yang mendunia (Dok. The Smart Local)

JawaPos.com - Siapa yang tak kenal Char Koay Teow, mie goreng khas Malaysia yang mendunia? Hidangan jalanan ini dibuat dari mie beras pipih yang ditumis dengan api besar, dipadukan bersama udang, sosis, kucai, tauge, serta telur. Ciri khasnya adalah aroma smokey dari teknik masak api besar yang dikenal dengan istilah wok hei.

Dilansir dari laman Wok and Skillet, Char Koay Teow memiliki beragam versi di Malaysia dan Singapura. Namun, racikan khas Penang sangat istimewa karena cenderung lebih kering, bumbunya berani, dan aroma gosong yang khas.

Jejak Sejarah dan Akar Budaya

Menurut Michelin Guide, asal-usul Char Koay Teow tak bisa dilepaskan dari sejarah migrasi masyarakat Teochew dari Tiongkok selatan pada abad ke-19. Kala itu, Dinasti Qing mengalami masa sulit usai kekalahan dalam Opium Wars melawan kekuatan Barat. Kota pelabuhan Shantou pun menjadi salah satu wilayah yang dibuka sebagai konsekuensi perjanjian.

Baca Juga: Goong Ten: Kuliner Jalanan Thailand dengan Sensasi yang Tidak Biasa, Berani Coba?

Gelombang perantau Teochew bermigrasi ke berbagai kawasan Asia Tenggara, mulai dari Siam, Singapura, Malaya, hingga Indochina. Mereka membawa serta budaya, bahasa, dan tentu saja warisan kuliner. Orang Teochew dikenal menyukai masakan ringan dengan banyak bahan laut seperti kerang, kucai, lobak asin, sosis, tauge, hingga telur bebek. Tak ketinggalan, mie beras pipih atau koay teow menjadi bahan pokok.

Di Penang, komunitas Teochew yang besar melestarikan cita rasa kampung halaman mereka dengan menghadirkan hidangan ini. Dari situlah lahir Char Koay Teow gaya Penang yang kini ikonik.

Seni Memasak di Atas Wok

Meracik sepiring Char Koay Teow Penang bukan perkara mudah. Diperlukan keterampilan tangan dan penguasaan api yang presisi. Prosesnya dimulai dengan menumis bawang putih cincang dan lobak asin dalam minyak babi panas hingga harum. Setelah itu, mie koay teow dimasukkan, lalu diaduk cepat dengan gerakan memutar.

Bahan lain ditambahkan sesuai urutan tingkat kematangan, kucai terlebih dahulu, kemudian tauge, lalu saus rahasia. Biasanya campuran kecap asin, saus ikan, saus tiram, gula, dan bumbu lainnya. Masing-masing penjual punya racikan berbeda.

Noodles yang setengah matang akan digeser ke sisi wok. Di bagian tengah, minyak baru dituangkan, udang segar ditumis cepat, lalu digabung kembali dengan mie. Hasilnya adalah paduan tekstur lembut, renyah, dan aroma khas wok hei.

Rekomendasi Penjual Char Koay Teow di Penang

Salah satu penjual yang paling terkenal di Penang adalah Lorong Selamat Char Koay Teow. Dikutip dari laman The Smart Local, kios ini menempati gerobak di depan Heng Huat Cafe. Ikonnya adalah sang juru masak perempuan dengan topi ember merah yang selalu fokus mengaduk wok besar di atas tungku arang.

Seporsi kecil Char Koay Teow di sini dihargai RM12, ditambah biaya parkir RM4 di dekat lokasi. Meski terbilang mahal untuk porsi sederhana, pengunjung biasanya tetap puas begitu melihat udang besar mengisi piring mie.

"Setiap suapan terasa aromatik dengan aroma wok hei, extra gurih dengan telur orak-arik, dan renyah berkat taburan tauge. Salah satu kekurangan char koay teow Lorong Selamat adalah tekstur berminyak dari hidangan andalannya, yang awalnya lezat, tetapi kemudian berubah menjadi rasa yang berat menjelang akhir." tulis laman The Smart Local. 

Selain Lorong Selamat, ada pula No. 5 Char Koay Teow yang dianggap sebagai permata tersembunyi di George Town. Kios ini terletak di Jalan Macalister, berdampingan dengan penjual durian dan berada di area hawker sederhana di dalam lahan parkir.

Bagi yang terburu-buru, perlu ekstra sabar karena pengunjung di sini harus menunggu lama. Seporsi kecil di sini dihargai RM10. Menurut The Smart Local, cita rasa No. 5 begitu mengejutkan. Mie-nya harum, sebagian pinggiran mie terbakar renyah, sementara udang dan kerang tetap juicy serta tidak overcooked. Kucai dan tauge pun segar dan crunchy.

Kekurangannya, rasa gurih semakin menonjol di setiap suapan hingga ada kesan agak asin. Namun, secara keseluruhan, No. 5 disebut sebagai salah satu sajian Char Koay Teow terbaik yang wajib dicoba saat berkunjung ke Penang.

Baca Juga: Menjelajah 4 Kuliner Tradisional Kota Solo yang Penuh Cerita dan Kenangan, Cocok untuk Teman Ngopi

EDITOR: Candra Mega Sari