JawaPos.com - Influenza tipe A menjadi salah satu penyakit yang umum terjadi, namun dapat menimbulkan masalah serius apabila tidak ditangani dengan tepat.
Virus ini dapat ditularkan ketika penderita mengalami batuk, bersin atau melalui kontak langsung dengan sekresi seperti ludah, air liur, dan ingus.
Influenza tipe A lebih mudah menular di lingkungan komunitas, tempat ramai, ruangan tertutup, serta permukiman padat penduduk.
Selain itu, menurut informasi dari laman /rsrw.go.id influenza tipe A ini juga lebih berisiko menyerang kelompok rentan seperti lansia usia 65 tahun ke atas, anak-anak, ibu hamil, penderita penyakit kronis, obesitas, dan petugas kesehatan yang lebih sering terpapar virus.
Influenza tipe A cenderung sulit dikenali sejak awal, karena gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba. Penyakit ini dapat muncul tanpa didahului dengan sakit selama beberapa hari sebelumnya.
Oleh karena itu, risiko penularannya perlu diwaspadai, terutama saat berada di ruang terbuka, fasilitas umum, maupun lingkungan kantor.
Melansir informasi dari laman bblabkesmasmakassar.go dan /rsrw.go.id pada (22/9) berikut cara mencegah risiko penularan virus influenza tipe A baik di rumah, tempat kerja, maupun di tempat umum.
-
Lakukan vaksinasi influenza
Vaksin influenza pada umumnya diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ana-anak usia 6 bulan-5 tahun, penderita penyakit kronis, dan para petugas kesehatan. Vaksin influenza ini dapat diberikan sesuai rekomendasi yakni sebanyak dua kali dalam setahun.
Kelompok berisiko ini perlu mendapatkan perhatian agar terlindung dari influenza tipe A, terutama saat berada di tempat umum yang ramai atau fasilitas kesehatan dengan risiko paparan penularan yang lebih tinggi.
-
Perhatikan etika pernapasan
Selain melindungi diri dari penyebaran virus, penderita influenza tipe A juga perlu memperhatikan etika pernapasan supaya virus tidak mudah menyebar kepada orang lain.
Etika pernapasan dapat dilakukan dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lipatan siku bagian dalam saat batuk dan bersin.
Tisu bekas perlu segera dibang, kemudian cuci tangan anda dengan benar. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci karena virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh melalui rongga-rongga bagian tersebut.
-
Cuci tangan
Cuci tangan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penularan penyakit influenza tipe A. cuci tangan dapat dilakukan setiap kali selesai bersin, membuang ingus, atau batuk, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh benda di tempat umum, setelah melakukan kontak dekat dengan penderita, dan setelah menyentuh wajah.
Cuci tangan yang benar dilakukan menggunakan air mengalir dan sabun setidaknya 20 detik. Kemudian, jika tidak tersedia air di tempat umum, maka gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60%.
-
Pakai masker
Masker menjadi salah satu pelindung yang penting terutama saat anda mengunjungi tempat ramai, ruang publik, kantor, atau tempat dengan risiko penularan tinggi.
Masker juga perlu digunakan oleh penderita influenza untuk membantu mengurangi penyebaran virus, terutama saat berada di tempat umum atau berinteraksi dengan kelompok-kelompok rentan.
-
Jaga daya tahan tubuh
Pencegahan juga perlu diimbangi dengan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Konsumsi makanan dan minuman bergizi serta mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral dapat membantu menjaga daya tahan tubuh sehingga tubuh tetap memiliki kemampuan untuk melawan infeksi, termasuk virus influenza tipe A.
-
Perhatikan sirkulasi udara
Ruangan tertutup dan sirkulasi udara yang tidak lancar dapat meningkatkan risiko penyebaran virus influenza tipe A. tempat dengan ruangan tertutup seperti kantor atau lokasi belajar perlu memiliki sirkulasi udara yang baik untuk membantu mengurangi risiko penularan virus.
-
Jaga jarak dengan penderita
Saat berada dalam situasi yang memungkinkan, sebisa mungkin hindari kontak dengan penderita influenza.
Jika hal tersebut tidak emmungkinkan, tetap terapkan pola hidup sehat, rutin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan supaya risiko tertular influenza tipe A dapat diminimalkan.