JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi membatalkan izin edar tiga produk obat bahan alam (OBA) dengan klaim penambah stamina pria. Ketiganya berjenama EXIE, YUBOKKI, dan DURAMAX.
Langkah tegas ini diambil setelah BPOM mengidentifikasi kandungan bahan kimia obat (BKO) jenis baru bernama pyrimidenafil pada ketiga produk buatan PT Bintang Kupu-Kupu, Tangerang tersebut. Sesuai hasil pengawasan periode Juli 2026, pyrimidenafil merupakan senyawa BKO yang bekerja memblokir enzim fosfodiesterase-5 (PDE5).
Cara kerja ini serupa dengan obat gangguan ereksi seperti sildenafil. Sehingga mampu meningkatkan aliran darah dan memicu efek peningkat fungsi seksual secara instan.
Penemuan pyrimidenafil menandai pergeseran pola penyalahgunaan BKO. Pelaku usaha nakal kini beralih dari senyawa populer seperti sildenafil atau tadalafil ke senyawa turunan baru dengan struktur kimia berbeda.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan, temuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM. Karena zat ini merupakan jenis BKO yang baru pertama kali kami identifikasi dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia. Kemunculan senyawa ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan konsumen.
"Penggunaan senyawa yang berbeda dari BKO yang selama ini umum ditemukan diduga merupakan salah satu modus operandi pelaku yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui pengawasan dan pengujian produk," ujar Taruna Ikrar pada Selasa (15/9).
Langkah deteksi ini merupakan peningkatan kemampuan analisis laboratorium BPOM dalam merespons perkembangan modus adulterasi (pencampuran BKO) pada jamu dan OBA.
Temukan 35 Produk Ilegal Lainnya
Selain kasus pyrimidenafil, pengawasan BPOM pada Juli 2026 juga menjaring 35 produk OBA tanpa izin edar (TIE) yang positif mengandung BKO berisiko. Zat berbahaya yang terdeteksi di antaranya sildenafil, sibutramin, deksametason, hingga parasetamol.
Bahaya utama BKO tak terdaftar terletak pada ketiadaan informasi dosis, cara pakai, hingga potensi interaksi obat yang memicu efek samping fatal bagi organ tubuh.
Selain pembatalan izin edar bagi EXIE, YUBOKKI, dan DURAMAX, BPOM memproses 35 produk TIE sesuai ketentuan hukum serta memperketat pantauan di pasar luring maupun e-commerce.
Cara Cek Keaslian Produk Legal
BPOM mengimbau masyarakat agar tidak tergiur klaim berlebihan seperti "stamina instan" atau "pegal linu hilang sekejap". Selalu pastikan keamanan produk herbal melalui langkah berikut:
- Cek Izin Edar: Akses portal resmi cekbpom.pom.go.id atau gunakan aplikasi BPOM Mobile.
- Pantau Informasi Resmi: Cek pembaharuan publik berkala di situs pom.go.id.
- Beli dari Sumber Tepercaya: Hindari membeli jamu atau obat tradisional dari penjual yang tidak jelas legalitasnya.
Berikut daftar lengkap 38 obat bahan alam yang dinyatakan berbahaya dan dilarang beredar oleh BPOM:
1. EXIE (Mengandung pirimidenafil)
2. DURAMAX (Mengandung pirimidenafil)
3. YUBOKKI (Mengandung pirimidenafil)
4. DODOL JAMU PUSAKA AYAH (Mengandung sildenafil)
5. FIREFOX WOMAN SUPPLIES (Mengandung sildenafil, parasetamol, tadalafil)
6. MACHOCAN PLUS (Mengandung tadalafil, sildenafil)
7. KUAT LELAKI DAYAK (Mengandung sildenafil)
8. STRONG MAN COFFEE (Mengandung desmetil carbodenafil)
9. NEW TANGKUR GANAS (Mengandung sildenafil)
10. CHANG SAN (Mengandung sildenafil, tadalafil)
11. SUPER STUD 007 (Mengandung sildenafil)
12. KAPSUL KUAT & TAHAN LAMA PAJEROX (Mengandung sildenafil)
13. GENTELL-MAN OBAT KUAT (Mengandung sildenafil, parasetamol)
14. LANANG SEJATI (Mengandung sildenafil)
15. KAPSUL STAMINA & TAHAN LAMA SINGA JANTAN GINSENG & SANREGO (Mengandung sildenafil, parasetamol)
16. BORNEO (Mengandung deksametason, meloksikam, parasetamol)
17. PE-GAT (Mengandung kafein, parasetamol)
18. TUPAI (Mengandung parasetamol, deksametason, natrium diklofenak)
19. NEW CAPSUL ELANG (Mengandung parasetamol)
20. ASAM URAT FLU TULANG (Mengandung deksametason)
21. SARAF MERAH PAK SLAMET (Mengandung betametason)
22. EXTRA BINAHONG (Mengandung natrium diklofenak)
23. RAJA ENCOK (Mengandung parasetamol)
24. GOLINU (Mengandung parasetamol)
25. PALU SAKTI OBAT SAKIT GIGI & SAKIT KEPALA (Mengandung parasetamol)
26. DUA COBRA SAKIT GIGI (Mengandung parasetamol)
27. PEGAL LINU HUSADA (Mengandung parasetamol)
28. BUAH MERAH KUNIR PUTIH MAHKOTA DEWA (Mengandung natrium diklofenak)
29. MINYAK URUT DAYAK (Mengandung metil salisilat)
30. PENGGEMUK BADAN HERBAL (Mengandung deksametason, siproheptadin)
31. BODYFAT (Mengandung deksametason, siproheptadin)
32. OBAT DIET FAT LOSS - 4U SLIM & BEAUTY (Mengandung orlistat)
33. LBT LANGSING BY TII (Mengandung sibutramin)
34. JAMU HERBAL PELANGSING (JHP) (Mengandung sibutramin)
35. PELANGSING HIJRAH (Mengandung sibutramin)
36. PELANGSING PELAKOR PREMIUM SUPER STRONG 2 (Mengandung sibutramin)
37. SARI DUKUH GATAL-GATAL/EKSIM (Mengandung prednisolon)
38. QU FE SU WEI LIN DAN (Mengandung famotidin)