JawaPos.com - Sebanyak 89 juta Jiwa telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung sejak 10 Februari 2025. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan 130 juta jiwa memanfaatkan program ini di akhir tahun 2026.
"Hingga pertengahan 2026, lebih dari 89 juta penduduk telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis," ujar Juru Bicara Kemenkes Widyawati dalam keterangannya, Sabtu (12/9).
Ia menerangkan, program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Saat ini, Widyawati menyebut bahwa optimalisasi yang saat ini tengah digencarkan merupakan bentuk tindak lanjut konkret dari evaluasi komprehensif yang telah dilakukan secara berkala sepanjang 2025.
Baca Juga: Fokus Pulihkan Mental Siswa Korban Bencana, Mendikdasmen Kerahkan Tim Trauma Healing
Evaluasi tersebut mencakup kesiapan infrastruktur, ketersediaan alat kesehatan, hingga integrasi sistem pencatatan data kesehatan berbasis digital.
"Dengan sistem layanan yang kini semakin mumpuni dan terintegrasi, Kementerian Kesehatan menetapkan target terukur pada 2026 untuk menjangkau hingga 130 juta jiwa atau mencakup sekitar 46% dari total populasi Indonesia," ucap Widyawati.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.