← Beranda
Jilati Wajah Tiap Jam 2 Pagi, Ternyata Anjing Ini Selamatkan Nyawa Majikannya
Ryandi ZahdomoJumat, 31 Juli 2026 | 16.00 WIB
Ilustrasi anjing. (Photo by Chevanon Photography/Pexels)

JawaPos.com - Seorang pemilik anjing di platform Reddit membagikan pengalaman luar biasa, setelah keputusannya memasang kamera pengawas di kamar tidur mengungkap fakta medis yang menyelamatkan nyawanya. 

Sang pemilik yang awalnya merasa terganggu karena selalu dibangunkan oleh anjing campuran Shih Tzu dan Maltese miliknya setiap pukul dua pagi, justru menemukan bahwa hewan peliharaannya sedang melakukan tindakan penyelamatan darurat.

Melalui rekaman CCTV tersebut, terungkap bahwa sang anjing secara instingtif menjilati wajah majikannya secara agresif setiap kali napas sang pemilik terhenti di tengah tidur.

Respons cepat anjing kecil ini memaksa sang majikan terbangun dan kembali bernapas normal.

Baca Juga: Penting untuk Kesehatan, 6 Tips Menjaga Tensi Tetap Normal Setiap Hari

Tanda Bahaya Sleep Apnea yang Terdeteksi Insting Anjing

Dikutip dari Your Tango, fenomena henti napas saat tidur secara medis dikenal sebagai sleep apnea.

Terdapat dua jenis utama kondisi ini, yaitu Obstructive Sleep Apnea yang disebabkan oleh tersumbatnya saluran napas atas, serta Central Sleep Apnea yang terjadi akibat gangguan sinyal neurologis dari otak ke otot pernapasan.

"Begitu dengkuran saya berhenti dan suasana mendadak hening, dia langsung melompat dari tempat tidurnya dan menjilati saya dengan penuh semangat," tulis pemilik anjing.

Jika dibiarkan tanpa penanganan medis, sleep apnea tidak hanya menyebabkan kelelahan kronis dan penurunan kualitas tidur, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke.

Dalam kasus ini, pendengaran tajam dan peka sang anjing terhadap suara terengah-engah menjadi alarm alami yang sangat krusial.

Baca Juga: Mengatasi Insomnia! 6 Makanan yang Bisa Dikonsumsi Sebelum Tidur

Keajaiban Penciuman Anjing dalam Dunia Medis

Kejadian ini semakin memperkuat bukti ilmiah mengenai kepekaan insting dan penciuman anjing dalam mengendus gangguan kesehatan manusia.

Penelitian menunjukkan bahwa anjing mampu mendeteksi berbagai jenis penyakit berbahaya sebelum gejala klinis muncul secara jelas.

- Deteksi Kanker: Studi medis mencatat anjing ras German Shepherd memiliki tingkat akurasi hingga 90 persen dalam mengendus keberadaan sel kanker, bahkan melampaui keandalan beberapa tes medis standar.

- Pemantauan Diabetes & Parkinson: Anjing sanggup mendeteksi perubahan kadar gula darah penderita diabetes melalui bau keringat atau napas, serta mengenali pola penyakit Parkinson sejak dini.

- Sinyal Kejang & Migrain: Anjing terlatih juga kerap dimanfaatkan untuk memberikan peringatan dini (early warning) sebelum serangan migrain atau kejang saraf terjadi pada pasien.

Baca Juga: Bisa Jadi Tambah Berat Badan, 5 Perubahan Pada Tubuh saat Anda Tidur Larut Malam atau Begadang

Meskipun netizen di sosial media berseloroh bahwa sang pemilik kini sudah memiliki alat bantu napas alami atau "C-PUP" (plesetan dari alat medis C-PAP),

para ahli tetap menyarankan penderita indikasi sleep apnea untuk segera berkonsultasi ke dokter spesialis guna mendapatkan terapi medis yang tepat.

 

EDITOR: Bayu Putra