← Beranda
Minim Akses Kesehatan Gigi di Sejumlah Daerah, Perluasan Klinik Terus Dilakukan
Rian AlfiantoSelasa, 14 Juli 2026 | 01.24 WIB
Ilustrasi perawatan gigi di klinik gigi. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pembaruan layanan kesehatan gigi di Indonesia mulai mengarah ke wilayah yang selama ini masih minim akses dokter gigi. Sejumlah penyedia layanan kini tidak hanya memperluas jaringan klinik di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah yang fasilitas kesehatan giginya masih terbatas.

Salah satu langkah tersebut disampaikan CEO dan Founder FDC Dental Clinic Ita Lestari. Dia menegaskan komitmen perusahaan untuk memperluas akses layanan kesehatan gigi dan mulut, terutama di luar Pulau Jawa. Pernyataan itu disampaikan di sela kegiatan turnamen Mother of Padel yang digelar bersama Perserasi.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui gaya hidup aktif. "Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kesehatan, olahraga, dan lifestyle saling berkaitan. Kami ingin mendukung perkembangan ketiga hal tersebut," ujar perwakilan FDC.

Baca Juga: Menkes Budi Sadikin Dorong Industri Plasma Farmasi Nasional Tumbuh

Perluasan layanan tidak hanya menyasar kota-kota besar, tetapi juga daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap dokter gigi. Sukabumi menjadi salah satu wilayah yang baru dibuka setelah perusahaan melihat masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi.

Menurut FDC, keputusan membuka klinik di Sukabumi berawal dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan FDC Foundation di kawasan Ciptagelar. Dari kegiatan tersebut, ditemukan masih banyak warga yang belum memperoleh layanan kesehatan gigi secara memadai.

"Berawal dari kegiatan sosial itu, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas," kata dia.

Baca Juga: Mayoritas Anak Belum Mendapat Sarapan Berkualitas, Pakar Soroti Dampaknya bagi Kesiapan Belajar Anak

Selain Sukabumi, perusahaan juga menyiapkan pembukaan klinik di Serang, Lampung, Padang, serta beberapa daerah lain sebagai bagian dari pengembangan jaringan layanan kesehatan.

Di luar pengembangan layanan medis, FDC Foundation juga menjalankan program tanggung jawab sosial di bidang pendidikan, seni, dan budaya. Salah satu program terbaru berupa bantuan renovasi fasilitas belajar dan mengajar di SMK Negeri 1 Yogyakarta.

Sekolah tersebut dipilih karena memiliki rekam jejak prestasi di bidang seni, termasuk mengirim sekitar 250 siswa bersama 30 pendamping untuk mengikuti ajang Pesta Kesenian Bali.

Melalui bantuan tersebut, FDC Foundation berharap para siswa memiliki sarana belajar yang lebih baik untuk mengembangkan kreativitas. Sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya di tengah perkembangan era digital.

Di bidang layanan digital, perusahaan juga terus mengembangkan aplikasi yang telah diunduh lebih dari 1,5 juta kali. Aplikasi tersebut memungkinkan pasien melakukan reservasi, memilih dokter, memberikan penilaian, hingga menyampaikan ulasan setelah menjalani perawatan.

Menurut perusahaan, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan, mengurangi waktu tunggu pasien, serta mendukung transparansi dalam pelayanan kesehatan gigi.

Baca Juga: Mewaspadai Hernia pada Anak: Benjolan Bisa Hilang-Timbul, Jangan Diabaikan

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah