← Beranda
5 Tips Memastikan Anak Tak Keracunan Makan di Rumah
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 7 Juli 2026 | 06.53 WIB
Ilustrasi anak makan. (Freepik)

JawaPos.com – Orang tua perlu memastikan makanan yang dikonsumsi anak aman untuk mencegah keracunan makanan. Setidaknya ada lima langkah sederhana yang dapat diterapkan di rumah, mulai dari menjaga kebersihan tangan hingga memastikan peralatan masak selalu higienis.

Keracunan makanan terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, atau bahan berbahaya. Gejalanya dapat berupa mual, diare, hingga muntah berkepanjangan. Karena itu, masyarakat diajak menerapkan kebiasaan sederhana agar makanan tetap aman dikonsumsi keluarga, terutama anak-anak.

Berikut adalah beberapa tips menjaga anak dari keracunan makanan dari BPOM:

Baca Juga: Kerugian Ekonomi Akibat Blackout Ditaksir Sentuh Rp 5 Triliun, Kortas Tipidkor Polri Janjikan Usut Tuntas

Langkah pertama yang ditekankan adalah mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bahan makanan, terutama setelah menyentuh daging mentah. Menurut Instagram BPOM, kuman dan bakteri dapat berpindah dari tangan ke makanan sehingga meningkatkan risiko keracunan.

BPOM menyarankan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 20 detik agar tangan benar-benar bersih. Kebiasaan ini disebut sebagai langkah utama saat menyiapkan makanan.

Langkah kedua ialah memastikan makanan dimasak hingga matang sempurna. Hal ini terutama berlaku untuk daging, ayam, dan telur karena pemanasan yang cukup dapat membunuh bakteri berbahaya.

"Pastikan makanan terutama daging, ayam, dan telur, dimasak hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri berbahaya," tulis Instagram BPOM, dikutip Senin (6/7).

Baca Juga: Komdigi Siapkan Internet Tambahan di Huntara Aceh Tamiang Korban Banjir, Pendidikan Anak Jadi Prioritas

BPOM mencontohkan daging ayam sebaiknya dimasak hingga mencapai suhu internal 75 derajat Celsius. Memasak dengan suhu yang tepat dinilai mampu mencegah keracunan makanan sekaligus memastikan makanan aman dikonsumsi.

Langkah ketiga adalah memisahkan bahan makanan mentah dengan makanan matang atau siap saji. Bahan mentah seperti daging dan ikan berpotensi membawa bakteri yang dapat berpindah ke makanan matang apabila ditempatkan bersama.

Untuk mencegah kontaminasi silang, BPOM mengimbau masyarakat menggunakan wadah dan talenan yang berbeda antara bahan mentah dan makanan yang sudah matang.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mengonsumsi makanan yang telah melewati masa kedaluwarsa atau menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. Perubahan warna, tekstur, maupun aroma menjadi indikasi bahwa makanan kemungkinan sudah tidak aman untuk dikonsumsi.

"Lebih baik mencegah daripada menyesal, pastikan makanan yang dikonsumsi dalam kondisi baik dan aman," tulis Instagram BPOM.

Baca Juga: Diduga Ngebut, Pengendara Palisade Tabrak 3 Kendaraan di Kediri, Satu Orang Tewas

Langkah terakhir adalah menjaga kebersihan peralatan masak. Pisau, talenan, dan peralatan lain perlu dicuci menggunakan sabun dan air panas, terutama setelah digunakan untuk mengolah bahan makanan mentah.

Peralatan masak yang bersih akan membantu mencegah penyebaran bakteri sehingga makanan yang disajikan kepada keluarga, termasuk anak-anak, menjadi lebih aman.

EDITOR: Bintang Pradewo