JawaPos.com – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi kecap manis secara berlebihan karena dapat memicu hipertensi. Pasalnya, kecap manis mengandung natrium tinggi.
Menurut Budi, banyak orang menganggap kecap manis aman dikonsumsi dalam jumlah banyak karena rasanya yang manis dan tidak terasa asin. Padahal, kandungan natrium di dalam kecap manis cukup tinggi dan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebihan.
“Sadar atau tidak, kita sering terjebak oleh rasa makanan. Kecap manis memang manis, tetapi yang perlu diwaspadai bukan kandungan gulanya melainkan kadar natriumnya,” katanya dikutip dari Instagram resminya, Senin (22/6).
Baca Juga: Michael Jackson dan Winnie Harlow Jadi Bukti Penyandang Vitiligo Bisa Berprestasi
Ia menjelaskan, satu sendok makan kecap manis mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batas konsumsi natrium maksimal 2.000 miligram per hari.
Artinya, apabila seseorang menambahkan empat sendok makan kecap manis ke dalam satu porsi makanan, asupan natrium hariannya hampir mencapai batas maksimal yang dianjurkan.
Budi menilai bahwa kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar menambahkan kecap pada berbagai makanan, seperti soto, penyetan, bacem, gudeg, hingga sambal kecap, berpotensi meningkatkan konsumsi natrium tanpa disadari.
“Kecap manis sering menipu lidah karena tidak terasa asin. Padahal efeknya sama bahayanya. Natrium berlebih bukan soal rasa asin, melainkan sifatnya yang menahan air di tubuh sehingga tekanan darah meningkat dan jantung harus bekerja lebih keras,” jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat meningkatkan risiko hipertensi apabila berlangsung dalam jangka panjang, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko atau riwayat tekanan darah tinggi.
Karena itu, Budi mengimbau masyarakat untuk mulai membatasi penggunaan kecap manis dalam makanan sehari-hari. Ia menyarankan penggunaan kecap secukupnya, sekitar satu sendok makan untuk satu porsi makanan.
Sementara bagi penderita hipertensi, ia mengingatkan agar lebih memperhatikan asupan natrium harian dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengontrol tekanan darah secara rutin.
“Mulai sekarang kecap boleh, tetapi harus ditakar. Bagi yang sudah memiliki hipertensi, jadikan ini pengingat untuk memeriksakan diri ke dokter,” pungkas Budi.