← Beranda
5 Asupan Perburuk Kualitas Tidur, Segera Hentikan Kebiasaan Buruk Ini Tiap Malam Hari
Juwanda Olivia SyafitriSenin, 25 Mei 2026 | 01.30 WIB
ilustrasi makanan kaya gula. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Menjaga kesehatan fisik sangat bergantung pada asupan gizi setiap harinya.

Dalam dunia lifestyle atau gaya hidup, pola makan malam sangat memengaruhi kondisi tubuh. 

Efek langsungnya akan terasa pada kualitas istirahat di malam hari.

Kebiasaan mengonsumsi makanan perburuk kualitas tidur sering terjadi pada larut malam.

Banyak orang menganggap semua hidangan aman dimakan sebelum waktu istirahat tiba.

Padahal, sistem pencernaan membutuhkan waktu khusus untuk memproses makanan secara optimal.

Kebiasaan ini juga sering muncul setelah salat Tarawih pada bulan Ramadhan.

Mempertahankan lifestyle makanan perburuk kualitas tidur bisa membuat tubuh sangat lemas esok paginya. 

Berikut daftar makanan yang pantang dikonsumsi sebelum tidur, dilansir dari NDTV, Selasa (27/2).

1. Bahaya Makanan Pedas Malam Hari

Makanan pedas kerap memancing nafsu makan secara cepat saat malam tiba. Sayangnya, sajian ini bisa memicu rasa panas di dada secara tiba-tiba. Gangguan pencernaan pun munculmdan menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

Gejala perih ini makin parah saat tubuh mulai berbaring di kasur. Akibatnya, rasa gelisah terus muncul saat mencoba memejamkan mata. Tubuh pun mengalami kesulitan untuk terlelap pulas sepanjang sisa malam.

Oleh sebab itu, pilihlah menu makan malam yang ramah bagi lambung. Hindari tambahan cabai atau saus pedas beberapa jam sebelum istirahat. Pilih opsi sajian yang rasanya jauh lebih ringan dan netral.

2. Dampak Buruk Gorengan dan Olahan

Aneka gorengan memang terlihat sangat menggiurkan di meja. Namun, jenis makanan ini sangat sulit dicerna oleh tubuh dengan cepat. Proses pencernaan yang melambat akan langsung memicu rasa begah.

Tumpukan lemak jenuh memaksa organ dalam bekerja ekstra keras tanpa jeda. Kondisi ini membuat sistem pencernaan tetap aktif pada jam istirahat malam. Hal tersebut dipastikan merusak ritme tidur alami yang dibutuhkan tubuh.

Menghindari sajian berat ini adalah langkah paling tepat untuk menjaga kesehatan.

Menggantinya dengan lauk utuh tanpa proses pengolahan panjang sangat disarankan. Sayuran segar atau protein tanpa lemak bisa menjadi pilihan hidangan aman.

3. Lonjakan Gula dari Makanan Manis

Camilan manis sebelum terlelap memang terasa sangat memuaskan di lidah. Namun, asupan ini justru memicu lonjakan gula darah secara drastis. Efeknya bisa langsung mengganggu siklus sirkadian alami dalam tubuh.

Gula berlebih dalam darah akan segera diubah menjadi cadangan energi baru. Sel-sel tubuh kembali aktif saat seharusnya bersiap untuk masuk fase tidur. Rasa kantuk yang sudah datang justru perlahan menghilang begitu saja.

Mencari alternatif camilan alami menjadi solusi yang jauh lebih baik. Potongan buah segar sangat cocok menemani waktu santai di malam hari. Semangkuk kecil yogurt tawar juga tetap aman untuk sistem pencernaan.

4. Waspadai Minuman Tinggi Kandungan Kafein

Kopi seduh sudah dikenal luas sebagai minuman penahan kantuk yang ampuh. Meminumnya dekat waktu tidur akan langsung mengacaukan jam biologis harian. Tubuh akan terus terjaga meski mata sudah terasa lelah.

Minuman berenergi dan teh malam hari juga memiliki efek stimulan serupa. Zat di dalamnya memaksa detak jantung tetap berpacu lebih cepat. Kewaspadaan otak pun terus menyala tanpa bisa dicegah secara alami.

Beralih ke seduhan hangat bebas stimulan terbukti jauh lebih menenangkan. Teh herbal murni merupakan contoh terbaik untuk mulai dibiasakan. Minuman ini perlahan membantu mengantar tubuh menuju fase lelap.

5. Efek Semu Relaksasi Minuman Alkohol

Segelas alkohol sering dianggap ampuh untuk membantu melepas ketegangan otot. Awalnya minuman ini memang terasa memberi efek menenangkan pada pikiran. Kenyataannya, kandungan di dalamnya merusak fondasi istirahat yang sehat.

Kualitas tidur akan terfragmentasi akibat kebiasaan minum pada malam hari. Seseorang bisa sering terbangun mendadak tepat di pertengahan malam. Fase tidur paling dalam pun tidak akan pernah bisa dicapai.

Secangkir air putih jauh lebih direkomendasikan sebelum naik ke kasur. Susu hangat juga bisa menjadi pengganti yang jauh lebih aman. Jangan lupa berikan jeda waktu cukup antara makan dan tidur.

EDITOR: Hanny Suwindari