JawaPos.com – Nasi dianggap sebagai makanan pokok Indonesia, dikenal karena keserbagunaan dan manfaatnya.
Nasi dapat diolah dengan berbagai cara untuk menjaga kesehatan usus dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Namun, orang-orang sering berdebat apakah lebih sehat mengonsumsi nasi hangat atau nasi dingin untuk pencernaan yang lebih baik, kadar gula darah, dan kesehatan.
Untuk mencari tahu, dilansir English jagran, mari simak manfaat dan efek samping dari nasi hangat dan nasi dingin di bawah ini!
Baca Juga: Atasi Gejala PCOS dengan 6 Makanan Sehat Ini, Wanita Harus Tahu
Manfaat nasi hangat
Nasi yang baru dimasak tidak hanya enak rasanya tetapi juga lebih mudah dicerna. Kandungan pati di dalamnya berada dalam bentuk alami, yaitu gelatin.
Karena mudah dicerna, nasi hangat memberikan energi cepat dan baik untuk orang yang membutuhkan ketersediaan glukosa yang cepat.
Efek samping nasi hangat
Selain manfaat, nasi hangat dapat menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dan memiliki lebih sedikit serat seperti pati.
Meskipun sehat, nasi hangat tidak ideal untuk pengidap diabetes, resistensi insulin, atau yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Baca Juga: Ahli Gizi IPB Bagikan Tips Sehat Konsumsi Nikmati Makanan Lebaran, Jangan Sampai Salah Pola Makan!
Manfaat nasi dingin
Nasi dingin dianggap lebih sehat. Hal ini karena ketika nasi yang sudah dimasak didinginkan selama beberapa jam, misalnya 8-12 jam, sebagian karbohidratnya berubah menjadi pati resisten.
Pati resisten ini dicerna secara perlahan, mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Selain itu, pati resisten juga berfungsi seperti serat, bantu menjaga perut tetap kenyang dan memberi makan bakteri baik, yang menghasilkan asam lemak rantai pendek, mendukung pencernaan dan kekebalan tubuh.
Efek samping nasi dingin
Jika nasi dibiarkan pada suhu ruangan setelah dimasak, bakteri Bacillus cereus dapat berkembang biak, yang dapat menyebabkan mual, muntah, diare, atau kram perut.
Nasi hangat vs nasi dingin: mana yang lebih sehat?
Meskipun kedua jenis nasi aman dan sehat, pilihan antara nasi hangat dan dingin bergantung pada preferensi pribadi.
Nasi hangat memiliki dampak gula darah yang lebih tinggi dan lebih mudah dicerna, sedangkan nasi dingin lebih baik untuk penurunan berat badan, pengendalian gula darah dan kesehatan usus.