← Beranda
Hindari Minum Vitamin Ini di Pagi Hari: 6 Suplemen yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Bangun Tidur
Akhmad Iqbal FirmansyahSenin, 16 Maret 2026 | 15.00 WIB
Ilustrasi suplemen vitamin untuk tubuh. (Freepik)

JawaPos.com – Vitamin memang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun, jika terlalu berlebihan atau dikonsumsi di waktu yang tidak pas justru dapat berdampak buruk pada tubuh.

Banyak orang yang terbiasa mengkonsumsi vitamin saat pagi hari, dan itu dianggap memberikan dampak baik untuk tubuh.

Baca Juga: 10 Gejala Kekurangan Vitamin B12 pada Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

Selain itu, mengkonsumsi vitamin saat bagi seringkali karena alasan mudah diingat atau waktu terbaik untuk memulai hari.

Menariknya, tidak semua vitamin cocok dikonsumsi saat pagi hari atau saat setelah bangun tidur.

Beberapa jenis vitamin justru menyebabkan masalah seperti gangguan lambung, penyerapan nutrisi tidak maksimal, dan mengurangi manfaat vitamin itu sendiri.

Baca Juga: Sariawan hingga Kulit Kering, Intip 6 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin Esensial

Ahli kesehatan menjelaskan bahwa mengkonsumsi vitamin yang kurang tepat justru mempengaruhi kesehatan tubuh.

Terutama saat pagi hari, karena kondisi perut masih kosong, terbiasa minum kopi, dan makan terburu-buru.

Dilansir dari Very Well Health, inilah enam vitamin yang perlu dihindari untuk dikonsumsi di pagi hari setelah bangun tidur.

1.     Zat Besi

Zat besi merupakan mineral penting yang membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.

Namun, mengkonsumsi suplemen zat besi pada pagi hari sering kali tidak efektif karena banyak orang minum kopi atau teh saat sarapan.

Ini karena suplemen tersebut mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi hingga sekitar 45 persen.

Selain itu, zat besi juga bisa menyebabkan mual atau kram perut jika dikonsumsi saat perut kosong.

Oleh karena itu, agar zat besi dapat sangat bermanfaat untuk tubuh, sebaiknya dikonsumsi di antara waktu makan atau bersama makanan yang mengandung vitamin C.

2.     Zinc

Zinc berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka, serta menjaga kesehatan kulit.

Memang vitamin ini sangat bermanfaat, tapi zinc sering menyebabkan mual dan iritasi lambung jika diminum tanpa makanan.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar zinc dikonsumsi setelah makan, misalnya saat makan siang atau makan malam.

Cara ini dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan sekaligus membantu penyerapan mineral tersebut.

3.     Magnesium

Magnesium dikenal sebagai mineral yang membantu relaksasi otot, menjaga kesehatan saraf, dan meningkatkan kualitas tidur.

Namun, Banyak orang mengkonsumsi magnesium untuk membantu mengatasi insomnia yang justru berdampak buruk pada tubuh.

Meskipun vitamin ini memiliki efek menenangkan pada sistem saraf, tapi magnesium lebih cocok dikonsumsi pada malam hari.

Dan jika diminum di pagi hari, sebagian orang bisa merasa mengantuk atau kurang fokus dalam beraktivitas.

Oleh sebab itu, waktu terbaik untuk mengkonsumsi magnesium adalah setelah makan malam atau sekitar 30–60 menit sebelum tidur.

4.     Kalsium

Kalsium merupakan nutrisi yang sangat penting dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Namun, beberapa jenis suplemen kalsium terutama kalsium karbonat justru lebih mudah diserap tubuh jika dikonsumsi bersama makanan.

Ini karena saat makan produksi asam lambung dapat meningkat sehingga membantu proses penyerapan kalsium menjadi lebih efektif.

Selain itu, tubuh juga menyerap kalsium lebih baik dalam jumlah kecil, sekitar 500 mg per dosis.

Jadi, saat kita mengkonsumsi suplemen kalsium dalam dosis besar, sebaiknya dibagi menjadi beberapa waktu konsumsi dalam sehari.

5.     Vitamin A, D, E, dan K

Vitamin A, D, E, dan K termasuk vitamin yang larut dalam lemak agar dapat bekerja lebih maksimal.

Ini berarti, tubuh kita memerlukan lemak dari makanan agar vitamin ini dapat diserap dengan baik.

Jika vitamin ini diminum di pagi hari saat perut kosong atau hanya bersama minuman seperti kopi, maka penyerapan nutrisi menjadi kurang optimal.

Oleh karena itu, vitamin ini sebaiknya dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak sehat seperti telur, alpukat, kacang-kacangan, atau yogurt.

6.     Vitamin C Dosis Tinggi

Vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang bermanfaat dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, vitamin ini memiliki sifat asam sehingga dapat mengiritasi lambung jika dikonsumsi dalam dosis tinggi saat perut kosong.

Beberapa orang bahkan bisa mengalami mual, sakit perut, atau refluks asam setelah mengkonsumsi vitamin C di pagi hari tanpa makanan.

Jadi agar menghindari dampak tersebut, kita sebaiknya mengkonsumsi vitamin C setelah makan atau dibagi menjadi beberapa dosis kecil sepanjang hari.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho