← Beranda
Deretan Nutrisi yang Harus Dipenuhi Pasien Campak agar Cepat Pulih
Rabbany WanadrianiKamis, 12 Maret 2026 | 22.18 WIB
Ilustrasi makanan kaya nutrisi. (freepik)

 

JawaPos.com – Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan sering menyerang anak-anak.

Virus campak menyebar melalui droplet pernapasan dan ditandai dengan ruam yang khas.

Gejala biasanya muncul sekitar 14 hari setelah terpapar dan kemudian menyebar dari kepala ke ekstremitas bawah.

Meskipun sebagian besar orang pulih dari campak tanpa komplikasi serius, terkadang penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang parah.

Adapun bagi pasien campak perlu memperhatikan nutrisi dan istirahat yang cukup untuk mempercepat proses pemulihan.

Pola makan yang sehat dan terencana dengan baik sangat penting untuk pemulihan dari campak.

Guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh tubuh dan mencegah penyakit, sangat penting untuk mengonsumsi makanan kaya vitamin dan mineral.

Sertakan buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, sumber protein tanpa lemak, dan lemak sehat dalam menu makanan.

Dilansir netmeds, berikut nutrisi yang perlu dipenuhi selama masa pemulihan dari infeksi campak.

1. Vitamin A

Vitamin A penting untuk melawan infeksi dan dapat mengurangi keparahan penyakit campak.

Sertakan wortel, lele, susu, telur, ubi jalar, bayam, dan brokoli dalam menu makan.

2. Protein

Protein sangat penting untuk penyembuhan dan pemulihan.

Sertakan daging tanpa lemak, unggas, ikan, telur, produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan dalam makanan.

3. Seng

Seng penting untuk fungsi kekebalan tubuh dan dapat memperpendek durasi penyakit campak.

Sertakan makanan seperti tiram, daging merah, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh dalam menu.

4. Vitamin C

Meskipun tidak ada bukti langsung yang menghubungkan vitamin C dengan pemulihan dari campak, vitamin ini penting untuk fungsi kekebalan tubuh.

Sertakan makanan seperti jeruk, stroberi, paprika, dan kiwi dalam menu.

5. Hidrasi yang baik

Minumlah banyak cairan, termasuk air putih, teh herbal, dan kaldu bening untuk mencegah dehidrasi, terutama jika demam.

Di sisi lain, terdapat makanan yang harus dihindari selama masa pemulihan dari campak, sebagai berikut:

Makanan manis/olahan: Makanan ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memperpanjang masa pemulihan.

Makanan berlemak dan gorengan: Makanan ini sulit dicerna dan dapat memperburuk gejala gangguan pencernaan.

Makanan pedas: Makanan ini dapat mengiritasi tenggorokan dan mulut, memperburuk gejala seperti batuk dan sakit tenggorokan.

Minuman kafein: Minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti