JawaPos.com – Banyak orang memulai hari dengan perasaan lelah, kabut otak atau sering disebut brain fog, dan kurang motivasi meskipun baru saja terbangun dari tempat tidur.
Rasa kantuk yang menetap ini sering kali membuat produktivitas menurun dan ketergantungan pada kafein meningkat secara berlebihan.
Namun, kelelahan kronis di pagi hari sebenarnya bisa diatasi dengan mengubah ritual atau pola hidup setelah terbangun.
Rutinitas pagi yang tepat bukan sekadar tentang bangun lebih awal, melainkan tentang bagaimana kita mempersiapkan sistem biologis tubuh untuk menghadapi hari.
Baca Juga: Maret 2026 Banjir Rezeki! 4 Shio Ini Seolah Disiram Uang Besar di Tahun Kuda Api
Melansir dari laman YourTango pada Selasa (03/03), terdapat beberapa kebiasaan pagi yang terbukti secara sains dapat menghilangkan rasa lelah dan meningkatkan kesehatan mental secara signifikan.
Berikut pola hidup sehat yang dapat dicoba untuk menghindari kelelahan dan menjaga energi tetap stabil:
- Hidrasi segera setelah bangun setelah tidur selama 7 sampai 8 jam.
Tubuh berada dalam kondisi dehidrasi ringan, meminum segelas air putih segera setelah bangun membantu mengaktifkan organ internal dan memicu metabolisme.
Air membantu mengencerkan darah sehingga oksigen lebih cepat sampai ke otak, yang secara instan mengurangi rasa kantuk.
Baca Juga: Kakorlantas Polri Pimpin Langsung TFG Operasi Ketupat 2026, Buat Rencana Antisipasi Mudik Lebaran
- Paparan cahaya matahari alami cahaya matahari adalah pengatur utama jam biologis atau ritme sirkadian manusia.
Paparan cahaya alami di pagi hari menekan produksi melatonin atau hormon tidur dan memicu pelepasan kortisol yang sehat untuk memberikan energi.
Sinar matahari pagi meningkatkan pelepasan serotonin, yang membantu anda merasa tenang namun fokus.
- Hindari membuka ponsel di jam pertama langsung memeriksa email atau media sosial memicu lonjakan dopamin yang tidak sehat dan stres instan.
Hal ini memaksa otak masuk ke mode reaktif, yang menguras energi mental lebih cepat sebelum hari benar-benar dimulai.
- Praktikdeep breathingatau meditasi singkat mengambil napas dalam-dalam membantu meningkatkan saturasi oksigen dalam darah.
Teknik pernapasan sadar dapat menurunkan kadar stres dan membantu otak keluar dari kondisi setengah tidur dengan lebih tenang dan terkendali.
- Sarapan tinggi protein.
Sarapan dengan makanan tinggi protein, makanan dengan kandungan karbohidrat yang terlalu tinggi gula atau tepung dapat menyebabkan lonjakan insulin yang diikuti oleh penurunan energi drastis atau sugar crash di siang hari.
Dengsn mengkonsumsi makanan tinggi protein di pagi hari dapat membantu menjaga rasa kenyang dan stabilitas energi yang lebih tahan lama.
- Melakukan gerakan tubuh ringan tidak perlu olahraga bera.
Sekadar peregangan atau jalan cepat selama 10 menit sudah cukup untuk meningkatkan sirkulasi darah.
Gerakan fisik memicu pelepasan endorfin yang bertindak sebagai penambah energi alami.
- Menunda konsumsi kafein para ahli menyarankan untuk menunggu 60 sampai 90 menit setelah bangun sebelum meminum kopi.
Hal ini memungkinkan tubuh membersihkan sisa adenosin atau senyawa pemicu kantuk secara alami, sehingga anda tidak akan mengalami penurunan energi di sore hari.
- Membuat daftar prioritas
Mengetahui dengan jelas apa yang harus dicapai hari ini mengurangi beban kognitif. Fokus pada tiga tugas utama mencegah kelelahan mental akibat terlalu banyak berpikir (overthinking) tentang tumpukan pekerjaan.
Para pakar kesehatan menekankan bahwa konsistensi adalah kunci. Tubuh sangat menyukai rutinitas yang teratur untuk menjaga keseimbangan hormon.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini, tubuh tidak hanya terhindar dari kelelahan fisik, brain fog, tetapi juga mendapatkan ketajaman mental yang lebih baik.
Jika kelelahan ekstrim tetap berlanjut meskipun sudah memperbaiki pola pagi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengecek kemungkinan adanya gangguan seperti anemia atau masalah tiroid.