← Beranda
Bukan Cuma Faktor Umur! Ini 5 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda dan Cara Mengatasinya
Zalfa Hanifatul WafaRabu, 17 September 2025 | 07.56 WIB
Ilustrasi rambut yang sudah beruban (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Perubahan warna rambut dari hitam menjadi putih atau abu-abu adalah fenomena alami yang umumnya terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, tidak sedikit orang yang mengalami munculnya uban di usia relatif muda, bahkan di bawah 30 tahun. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebabnya.

Uban terjadi ketika sel-sel melanosit, yang bertanggung jawab memproduksi melanin, mulai berkurang atau berhenti bekerja sama sekali. Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada rambut, kulit, dan mata. Ketika produksi melanin menurun, rambut akan kehilangan warnanya dan tampak putih atau abu-abu. Proses ini normal dalam penuaan, tetapi pada beberapa orang dapat terjadi lebih cepat.

Menurut Dr. Bergfeld dari Cleveland Clinic, penuaan bukanlah satu-satunya faktor yang membuat rambut beruban. Orang muda bisa mengalaminya lebih cepat karena beberapa faktor lain:

1. Stres

Stres dapat menghabiskan sel-sel penghasil melanin di rambut dan menyebabkan uban dini. Efek ini terkait dengan norepinefrin yang diproduksi sebagai bagian dari respons alami tubuh "fight-or-flight" terhadap situasi stressful. Hormon stres ini dapat merusak stem cell yang bertanggung jawab untuk regenerasi melanosit dalam folikel rambut. Selain itu, ketika seseorang mengalami stres berat, maka dapat mempercepat proses penuaan sel secara keseluruhan, termasuk sel-sel penghasil pigmen rambut.  

2. Faktor Genetik

Jika orang tua kamu mengalami rambut beruban lebih awal, jangan terkejut melihat hal yang sama terjadi pada dirimu. Sebuah penelitian terhadap orang-orang dengan uban prematur menemukan bahwa hampir 40% memiliki riwayat keluarga dengan kondisi yang sama. Gen-gen yang mengatur produksi melanin dan siklus hidup melanosit diturunkan dari orang tua kepada anak. Maka, faktor genetik ini menentukan seberapa cepat aktivitas melanosit menurun seiring bertambahnya usia.

3. Merokok

Kebiasan merokok dapat membuat rambut berubah menjadi abu-abu lebih cepat. Para peneliti menemukan bahwa merokok dapat memicu uban dini, yang mana kemungkinan besar karena perubahan kimia yang merusak sel-sel penghasil melanin tubuh. Zat-zat toksik dalam rokok seperti nikotin dan benzopiren dapat menyebabkan kerusakan DNA pada melanosit. Selain itu, merokok juga mengurangi aliran darah ke folikel rambut, sehingga mengganggu pasokan nutrisi yang diperlukan untuk produksi melanin.

4. Kekurangan Nutrisi

Ketika kadar vitamin B12 dan zat besi dalam tubuh rendah, ini akan membuat seseorang mengalami risiko uban prematur. Kedua nutrisi ini berperan penting dalam kesehatan rambut. Vitamin B12 diperlukan untuk sintesis DNA dan pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke folikel rambut. Sedangkan zat besi berperan dalam transportasi oksigen dan metabolisme sel, termasuk sel-sel penghasil melanin.

5. Penyakit Autoimun

Kondisi seperti alopecia dan vitiligo dapat mengakibatkan rambut abu-abu atau putih karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel penghasil melanin. Pada kondisi ini, sistem imun keliru menganggap melanosit sebagai benda asing yang harus dihancurkan. Akibatnya, produksi melanin terhenti dan rambut kehilangan pigmennya. Adapun penyakit autoimun lain seperti penyakit tiroid yang juga dapat mempengaruhi produksi hormon yang mengatur aktivitas melanosit.

Cara Mengatasi Uban Dini

Meskipun uban di usia muda bisa menimbulkan kekhawatiran, kondisi ini sebenarnya dapat dicegah dan diatasi dalam beberapa kasus. Hello Sehat memberikan beberapa saran yang bisa dilakukan:

  • Menjalani Terapi dan Konsumsi Vitamin

Jika masalah tiroid menjadi penyebab uban, maka kamu bisa menjalani terapi hormon untuk meningkatkan pigmentasi rambut. Selain itu, kamu juga perlu menambah asupan vitamin B12 untuk memperbaiki kekurangan vitamin ini dan meningkatkan kesehatan folikel rambut serta mengembalikan warna alami rambut.  

  • Mewarnai Rambut

Kamu juga bisa mengambil opsi untuk mewarnai dengan cat rambut, meskipun pewarna rambut tidak menembus kutikula dan dapat hilang seiring waktu. Pewarna rambut tidak hanya membantu menyamarkan uban tetapi juga melindungi rambut dari kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, dengan mewarnai rambut, kamu dapat meningkatkan kepercayaan dirimu lagi.

Walaupun bisa menutupi uban dengan cat rambut atau menjalani terapi, ada baiknya kamu memulai gaya hidup sehat untuk mencegah kemunculan uban sejak dini. Dimulai dari berhenti merokok dan memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari dapat menjadi langkah awal untuk hari esok yang lebih baik.

EDITOR: Candra Mega Sari